Rahasia Hakikat di Balik Thowaf dan Lempar Jumroh

Artikel ini adalah serial tulisan tentang makna hakikat haji di FB klinik pendekar langit. SIlahkan follow ya? Simak penjelasan Rahasia Hakikat di Balik Thowaf dan Lempar Jumroh.

 

SANTAPAN ROHANI, SUDAH MABRUR MESKIPUN TANPA BERHAJI DI TANAH SUCI PART 2

Buat sahabat yang saat ini sedang mengalami ujian yang berat dan atau sahabat yang kena sihir sehingga hidupnya hancur wajib baca tulisan ini ya? Wajib baca dulu part 1 sebelum lanjut part 2.

Kemarin saya mengajak sahabat yang sedang mengalami ujian yang ugal ugalan untuk ambil miqat lalu berjalan ke padang arafah untuk melaksanakan wukuf. Secara kongkret ambil wudu lalu masuk ke kamarmu, atau datang ke mushola terdekat atau pergi ke tempat yang sepi jauh dari keramaian. Tujuannya apa? Muhasabah diri, refleksi, merenung dan tafakur.

Ketika melakukan muhasabah diri letakkan logika akal pikirmu. Letakkan juga ilmumu, gelarmu, hapalanmu, kefasihanmu dll. Misalnya janganlah engkau mempertanyakan, "mengapa aku didzalimi padahal aku orang baik, mengapa pelaku tega menusuk dari belakang padahal dulu sering aku bantu, mengapa pasanganku mengkhianati padahal aku sudah sangat mempercayainya, mengapa mereka memfitnahku padahal aku tokoh masyarkat dan semacamnya". Subyeknya jangan "akumu" tapi "Allah". Geser pertanyaanmu misalnya "mengapa Allah memberiku ujian seberat ini, mengapa Allah mengijinkan pelaku sihir menusuk dari belakang, mengapa Allah mentakdirkan pasanganku mengkhianati dan pertanyaan serupa. Subyeknya Allah bukan "akumu"

Jadi seperti itulah cara bertanya dan berdialog dengan Allah. Yaitu dengan cara hatimu menjadikan Allah sebagai subyek dari segala sesuatu. Ketika engkau serius bertanya kepada Allah, maka Allah pasti akan menjawabnya. Menjawab dalam hening. Makanya wukuflah atau berdiamlah ditempat yang hening supaya engkau mampu mendengar jawaban Allah. Yaitu jawaban yang bisa didengar dan dipahami oleh qalbu yang ada dalam dada.

Seperti apa jawaban Allah? Itu terserah Allah. Apakah Allah akan menghiburmu dulu sebagaimana pengalaman rohani yang dialami Nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam saat plesiran sampai langit ke 7 atau yang lain sekali lagi terserah Allah. Tapi biasanya ketika anda bertanya kepada Allah biasanya anda akan diajak untuk flashback ke belakang. Misalnya anda terkenang masa lalu saat masih kecil, saat muda, saat bekerja, saat jaya sampai detik detik ketika musibah itu datang. Ketika anda terkenang masa lalu lalu teringat dosa dosa masa lalu itulah jawaban Allah.

Apapun itu ikuti saja alurnya. Sebab pasti akan dibuka satu persatu jawaban. Esok hari lakukan hal yang sama yaitu wukuf atau menyepi dari keramaian. Lakukan terus sampai Allah memberikan jawaban yang tuntas. Dan jawaban itu tidak harus saat anda berdiam diri tapi bisa juga ketika anda sedang aktifitas. Misalnya saat jamaah sholat jumat imamnya membaca ayat yang benar benar membekas dalam hatimu. Sehingga hatimu berteriak, "ahaa inilah jawabannya"

Sebagaimana dahulu yang kami lakukan, lalu dalam satu moment muhasabah diri saya melihat diriku sendiri sedang berada dipinggir neraka dan nyaris terjatuh kedalamnya. Saya sungguh tidak percaya ternyata sholatku, ngajiku, dzikirku, sedekahku, kedermawananku dll tidak mampu menolak adzab yang pedih. Ketika tubuhku dilempar ke dalam neraka sepersekian detik ada tangan yang menarikku ke atas. Saya bertanya tanya siapa yang menarikku tadi? Lalu ada suara, "Allah yang menolongmu". Bersamaan dengan gambaran dimana diriku hancur karena sihir. Lalu pahamlah diriku bahwa Allah memberiku ujian sihir supaya ada alasan untuk mengangkatku dari neraka.

Bersamaan dengan hari itu saat saya sholat jamaah dimasjid imamnya membaca ayat ini, Artinya: ".....dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (QS Ali Imran: 103)". Sontak saya menangis sejadi jadinya karena seakan akan Allah sedang memberi tahuku alasan mengapa diriku diberikan ujian sihir yang sangat menghancurkan.

Saat itu pahamlah diriku mengapa aku masuk neraka sementara sholatku, ngajiku, dzikirku, sedekahku dll tidak bisa menolong. Sebab aku ngaku ngaku... Aku meyakini akulah yang sedekah, aku yang paling alim, aku yang paling sholeh, aku yang dermawan, aku yang kaya, aku yang mulia dan semacamnya. Padahal bukan aku yang berilmu akan tetapi Yang Maha Berilmu menitipkan sebagian ilmunya kepadaku. Karena aku merampas selendang Allah itulah kemudian aku dihempaskan ke dalam neraka.

Sehingga jawaban Allah sebenarnya sama untuk semua manusia yaitu semb3lih/ bnh keakuanmu, nafsumu atau egomu kemudian serahkan kepada Allah. Sebagaimana mimpi Nabi Ibrahim alaihis salam saat wukuf di arafah beliau bermimpi menyemb3lih anaknya nabi Ismail alaihis salam. Spiritnya adalah kita disuruh menyerahkan segala apa yang kita cintai kepada Allah. Atau kalau kita tidak mampu maka biarkan Allah sendiri yang mengambil milik_Nya. Yaitu segala sesuatu yang membuat hatimu begitu tertaut/ bersandar kepadanya.

Sehingga ketika asbab sihir lalu nyaris semua milikmu dirampas dengan kejam, itulah cara Allah mengambil sebagian milik_Nya yang membuat hatimu tertambat. Tugasmu adalah legowo atau melapangkan hatimu ketika menyaksikan kehancuran didepan mata. Jika hatimu masih sakit, masih marah dan kecewa artinya hatimu belum benar benar tunduk kepada Allah. Dalam bahasa lain engkau belum mampu meny3mbelih nafsumu, meskipun rabu lusa engkau sudah berkurban. Padahal bukan darah dan daging yang sampai kepada Allah akan tetapi ketundukan hatimu ketika nafsumu disemb3lih.

Sahabat yang dirahmati Allah...

Ketika engkau sudah wukuf/ berdiam diri lalu mendapatkan petunjuk Allah maka itu baru awal. Engkau paham sepaham pahamnya bahwa ujian yang diluar nalar adalah cara Allah untuk menyelamatkanmu dari neraka, tapi ini baru permulaan. Engkau hrus membuktikannya dilapangan. Imanmu harus dibuktikan, bukan sekecar fasihnya lisan dan atau giatnya ritual ibadah. 

Ketika dalam perjalanan/ proses untuk meny3mbelih nafsumu maka setan setan akan mencoba menghalangi. Sebagaimana kisah Nabi Ibrahim alaihis salam ketika dalam perjalanan menuju Jabal Qurban didaerah mina, mereka berdua dihalangi oleh setan setan. Maka kemudian Ibrahim mengambil batu kerikil dan melempari setan setan yang hendak menghasut. Setelah setan berhasil dipukul mundur kemudian Ibrahim benar benar hendak meny3mbelih anaknya Ismail. Setelah nyata keimanan Nabi Ibrahim alaihis salam kemudian Allah menggantinya dengan seekor domba.

Kalau dalam ritual haji ada lempar jumroh di 3 tugu yakni jumroh aqobah, jumrah ula dan jumroh wustho. Masing masing tugu dilempar dengan 7 butir kerikil. Ini adalah ritual haji yang mengandung makna yang dalam. Anda harus paham makna dibalik ritual supaya spiritnya dapat. Tidak hanya haji akan tetapi juga sholat, puasa, zakat dan hukum hukum fikih lainnya. Artinya dibalik ritual ibadah yang anda lakukan ada spirit yang harus mampu anda serap. Kalau anda selalu berdebat merasa paling benar, paling sunnah, paling lurus dll kapan dapat spiritnya? Anda harus dapat spiritnya karena spirit itulah yang akan menyelamatkan hidupmu dunia dan akherat.

Apa makna dibalik 3 tugu pada ritual lempar jumroh? Maknanya dalam diri setiap manusia ada 3 tugu sebagai tempat nongkrongnya setan setan. Tugu yang dimaksud adalah akal, jiwa dan ruh (qalbu). Disetiap tugu dilempar dengan kerikil sebanyak 7 butir maknanya adalah disetiap tugu tersebut ada 7 setan yang memiliki spesialis berbeda beda yang harus diusir. Artinya di akal ada 7 setan, di jiwa ada 7 setan dan di qalbu juga ada 7 setan yang harus anda lempari.

Akal jiwa dan ruh inilah yang biasa disebut dengan sukma. Sementara jumlah sukma manusia ada 7. Sebagaimana tingkatan langit juga ada 7. Dan disetiap langit sukmamu ada Iblisnya masing masing. Misalnya setan setan yang ada di jiwamu itu berbeda beda tingkatannya. Ada setan yang mendorongmu untuk marah, dendam, kecewa, sedih, was was, cemas, takut, putus asa, malas dan lain sebagainya. Maka lemparilah.

Pembahasan tentang 3 tugu pda manusia yakni akal jiwa dan ruh dimana masing masing ada 7 lapisan kalau dibahas bisa panjang kali lebar. Mungkin nanti saya bahas di artikel yang berbeda. Intinya adalah ketika anda berniat untuk menyemb3lih nafsumu maka setan setan akan membuat makar untuk menggagalkan usahamu. Misalnya anda nggak mau marah dan dendam lagi, maka setan akan menarikmu untuk mengingat kenangan buruk masa lalu. Misalnya tiba tiba anda teringat pelaku sihir yang menusuk dari belakang. Padahal dahulu anda sering membantunya tapi beginikah balasannya? 

Ketika terkenang masa lalu yang memicu bangkitnya kemarahan dan atau kekecewaan maka saat itulah momen melempar jumroh. Lempar setan setan yang nongkrong dalam jiwamu menyuntikkan kemarahan. Caranya dengan "ingat Allah". Atau yang biasa saya dan anda lakukan dengan cara membaca kalam kalam Allah (ayat ruqyah). Lakukan juga ketika hatimu sedih, takut, cemas dan semuanya. Indikasi setannya sudah pergi adalah muntah angin lalu anda merasa plong dan lega.

Ketika anda merasa lega maka lanjutkan perjalanamu untuk berkurban. Siapa yang dikurbankan? Memang secara dzohir ada kambing, sapi, unta dll. Tapi sebenarnya yang dikurbankan adalah dirimu sendiri. Yaitu semb3lih nafsu hewani dan nafsu syetani dalam dirimu. Caranya bagaimana? caranya dengan menyadari sesadar sadarnya bahwa semua milik Allah maka serahkan kepada_Nya. Secara kongkret hatimu harus merasa lapang ketika menerima kenyataan rumah tanggamu diujung tanduk, bisnismu hancur, harga dirimu terinjak injak dll. 

Ketika hatimu sudah lapang maka sejatinya kamu sudah bersama Allah. Saat engkau sudah bersama Allah maka itulah surga. Bagaimana rasanya? Ketika kamu sudah bersama Allah disurga maka kenikmatannya tiada terlukiskan. Ketika engkau mengalami dan merasakan surga lalu lanjut ke ritual haji berikutnya yaitu thawaf mengelilingi baitullah sebanyak 7 kali. Pertanyaannya mengapa harus thowaf? Mengapa harus 7 kali? Dimana letak baitullah? Bersambung

Share ya?

Syukron

Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rahasia Hakikat di Balik Thowaf dan Lempar Jumroh

Artikel ini adalah serial tulisan tentang makna hakikat haji di FB klinik pendekar langit. SIlahkan follow ya? Simak penjelasan Rahasia Haki...