Tempat Orang yang Sabar Terhadap Ujian adalah Padang Hijau yang Indah

Apakah anda sedang bersedih karena ujian yang berat. Anda stress, depresi sampai nyaris gila dibuatnya. Saran saya bersabar sejenak karena tempat kembalimu adalah surga. Simak artikel Tempat Orang yang Sabar Terhadap Ujian adalah Padang Hijau yang Indah

 

TEMPATMU PADANG HIJAU YANG DAMAI

Ini sy pernah cerita, bbrp kali sy menangis beristighfar sambil bersholawat hingga tertidur sambil berdoa mohon petunjuk. Hingga ada suara”lewati saja ujianmu, nanti surga menantimu” Dimomen yg lain spt itu jg krn sedang diserang hingga tubuh kesakitan tp terus berdoa lalu sy bermimpi di padang rumput terang tp tidak ada matahari, suasananya indah damai tenang. Lalu ada yg bersuara lagi “nanti tempatmu disini. Lewati saja semuanya” Sejak saat itu sy pikir mungkin memang ujiannya disuruh sabar

Jawab: Saya percaya kisah diatas.. Saya meyakini kampung halaman sahabat diatas adalah dipadang hijau yang damai. Saya ucapkan selamat... Dan sejujurnya kami cemburu sebab tempat mudik abadi sudah ditunjukkan. Yaitu tempat yang indah damai dan tenang.

Tentu sahabat diatas tidak sendirian, tetapi boleh mengajak keluarganya, sahabat dan orang orang yang dicintainya untuk menjadi penghuni padang hijau tersebut. Kalau anda mau ngundang saya untuk mampir atau tinggal di padang hijau boleh juga... Hehehe

Saya juga punya kisah kasyaf....

Saat kena sihir dahulu saya juga melihat dengan penglihatan yang sulit untuk dijelaskan. Saya melihat sebuah pemandangan pada saat sholat jamaah dimasjid. Saat itu saya sudah berada dibibir neraka yang menyala nyala. Ketika nyaris jatuh ke dalam neraka tiba tiba ada yang menarik sehingga selamat. 

Saya tidak tahu siapa yang narik saya tetapi saat itu ada suara hati atau hati saya meyakini itu adalah "ujian berat" saat di dunia yang memberikan syafaat. Tak pelak saat sholat berjamaah dimasjid saya menangis sejadi jadinya. Sebab merasakan betapa Allah sangat menyayangi hamba hambaNya.

Sejak saat itulah kami berusaha tegar dengan ujian. Berusaha menerima dengan ikhlas dan ridho meskipun prakteknya nggak gampang.

Bayangkan coba... Saya sebelum kena sihir bukanlah penjahat. Justru sebaliknya saya (menyangka) diri saya adalah orang baik dan sholeh. Sholat jamaah dimasjid, rutin baca quran, sering sedekah, sering membantu sesama, berusha menjalankan sunnah, dll. Tapi mengapa saat itu saya melihat diri sendiri berada dibibir neraka dan nyaris terpelanting?

Saya menyangka dengan amal ibadah yang saya lakukan bisa menutup dosa dosa lalu masuk surga dengan mudah. Nyatanya persangkaanku hanya fatamorgana.

Mengapa saya sudah melakukan banyak amal ibadah tapi tetap masuk neraka? Berkali kali saya sampaikan dalam beberapa tulisan sebab saat itu saya merasa, "aku yang melakukannya". Aku merasa alim, sholeh, kaya, cerdas, berilmu, taat, ahli sedekah dll. Inilah penyakit Iblis yang jarang manusia sadari. Yaitu merasa lebih baik dan lebih suci dari orang lain lalu menjadi angkuh.

Oleh karena itu saya mewanti wanti diri sendiri dan anda semua jangan sampai "merasa aku yang....". Memang anda kenyataanya pinter tapi jangan merasa pinter lalu merendahkan orang lain. Kenyataannya anda alim tapi jangan sampai merasa alim lalu menyalahkan orang lain. Tetapi yakini bahwa semuanya karena titipan Allah dan atau karena digerakkan oleh Allah. Camkan baik baik.

.

.

Sahabt yang dirahmati Allah, khususnya anda yang kena sihir atau sedang diuji dengan ujian yang berat... Saya pikir 2 contoh diatas cukup untuk membuat hatimu lebih adem.

Ujiannya memang berat, tapi inilah satu satunya cara untuk membayar tempat kembali yang terbaik. Berat sementara tidak ada masalah yang penting saat mudik ke kampung halaman bisa mendapatkan tempat yang damai dan nyaman.

Saya yakin ujian berat yang anda alami adalah tiket surga. Yakin banget malahan. Sebab ada hadits yang shohih bila Allah mencintai hambaNya maka akan diberikan ujian (yang ugal ugalan). Dan anda akan mendapatkan janji Allah nanti pada saat mudik ke kampung halaman. Saat itu anda akan yakin kalau Allah memang mencintaimu.

Dan jika anda ikhlas dan ridho saat didunia maka anda akan melihat Allah dengan nyata dan terang. Hadits pertama mengatakan jika Allah mncintai hambaNya makan akan diuji. Kemudian ada hadits lain yang kurang lebih maknanya, jika Allah mencintai hambaNya maka DIA akan menjadi matanya saat melihat, menjadi telinganya saat mendengar, menjadi tangannya saat berbuat dan menjadi kakinya saat melangkah. Dialah wali atau kekasih Allah.

Artinya orang yang diuji dengan ujian ugal ugalan sebenarnya perintah Allah agar hambaNya pasrah. Bahasa lainnya supaya sang hamba meniadakan diri. Saat dirinya tiada maka hanya tinggal Allah Yang Ada. Sang hamba tidak merasa diirnya yang melihat, mendengar, melangkah dan berbuat. Tetapi semua karena digerakkan oleh Allah. Atau bahasa yang lebih dalam sebenarnya Yang Melihat dan Mendengar adalah Allah.

Jika saya dan anda sudah di maqom ini sepertinya tempatnya bukan padang hijau yang tenang dan damai (surga). Tetapi pindah pindah. Malah bisa jadi sering ke neraka. Untuk apa? Untuk menyelamatkan orang orang yang pernah anda kenal. Saat hari kiamat nanti anda akan menjadi orang yang paling sibuk biidznillah. 

Saat hari kiamat nanti semua mahluk akan tunduk dan patuh kepadamu. Tidak ada satupun yang berani menentangmu. Mengapa demikian? karena saat di dunia anda sudah mampu ikhlas dan ridho saat menerima ujian yang berat. Sampai disatu titiik karena saking ridhonya anda sudah merasa tidak ada, yang ada hanya Allah. Bahkan satu kedipan mata tidak merasa anda yang melakukannya tetapi Allah.

Saat hari kiamat semakin nyata anda merasa tiada yang ada hanya Allah. maka pada saat itulah semua mahluk akan tunduk patuh kepada perintahmu. Dan saat anda memerintah api neraka supaya dingin anda meyakini yang memerintah bukan dirimu tetapi Allah. Saat anda masuk neraka lalu meminta malaikat malik mengangkat teman anda, pasti Malik langsung gercep. Malaikat juga tidak berani melawan perintahmu. Mana ada mahluk yang berani menentang perintah Allah?

Tapiii.....

Jika saya dan anda belum sampai di maqom ini paling tidak berusahalah untuk tetap bertahan dengan ujian. Dijalani saja meskipun berat sekali sampai ampun ampun. Nanti akan ada titik akhir yakni pada saat kita sudah dipanggil pulang. Saat itulah pandangan matamu menajdi sangat tajam. Anda akan tersenyum karena melihat padang hijau yang tenang, adem, damai dan indah.

Bagi sahabat yang sedang menjalani ujian berat... saya ucapkan selamat ya? Anda layak mendapatkan balasan atas kesabaran anda.

Aamin yaa robbal aalamin

Syukron

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kena Sihir adalah Jalan Tol Menuju Sukses Skala Quantum

Kena sihir memang memang menghancurkanmu secara lahiriah. Tapi secara ruhaniah kena sihir satau santet justru jalan kesuksesan dunia akherat...