Asyiknya menjadi super hero. Kalau berantem tak terkalahkan. Sakti mandraguna. Mau jadi super hero sejati? Anda Berpeluang Menjadi Syafaat/ Super Hero di Akherat, Begini Caranya
ANDA BERPELUANG MENJADI SUPER HERO DI AKHERAT
Ternyata berharap pda mhluk tuh kecwa nya ujungnya... Saya d rukyah sama perukyah... Saya yakin sakit saya kena sihir... Tp kta perukyah sakit saya penyakit hati... Saya harap saya bisa smbuh dgn d rukyah oleh nya tp tdk sesuai hrapan saya malah d suruh harus brubah pola pikir saya.... Jadi saya suka kesal sama org yg tdk tau bgaimna saya sakit kena sihir ini tp mereka bilang tdk ada apa2 dan bilang ini pnyakit hati Apakah ksus sihir itu harus membersihkn hati agar bisa smbuh? Mhon penjelsan nya ustd?
Jawab: Dari jaman baleuha juga begitu, kalau berharap kepada mahluk dijamin kecewa, nggak bisa nggak. Baru tahu ya?
Mau berharap kepada peruqyah, berharap kepada pendekar langit, berharap kepada bos, presiden, dll pasti kecewa. Mau berharap kepada pasanganmu, ustadzmu, kyaimu, guru ngajimu dll pasti kecewa. Ini sudah jaminan.
Tetapi berharaplah kepada Allah, dijamin tidak akan kecewa... Cuman saya bisa bertaruh banyak yang gagal paham makna berharap kepada Allah. Sebagaimana gagal paham tentang istilah istilah islam lainnya.
Sahabat diatas kesal karena dirinya yakin kena sihir dan berharap peruqyahnya bisa menjadi bagian dari solusi, tapi peruqyahnya bilang tidak ada sihir, yang ada adalah penyakit hati. Seakan akan pasiennya orang yang hatinya buruk dan jahat banget. Inilah yang membuatnya dongkol.
Dan kasus ini tidak hanya menimpa sahabat diatas tapi juga menimpamu dan banyak sahabat korban sihir lainnya. Mereka sangat berharap peruqyahnya mau mengerti tetapi malah menuduhnya penyakit yang dialami hanyalah masalah pola pikir. Atau mengatakan penyakit hati, lemah iman, banyak prasangka dan lain sebagainya. Jadinya kesel khan?
Maka saya jawab dua duanya betul dengan perspektifnya masing masing. Disisi lain keduanya salah ketika memandangnya dari kaca mata yang berbeda.
Betul sekali bahwa pasien kena sihir, karena sering chat denagn saya sehingga saya tahu betul masalahnya. Disisi lain peruqyahnya juga betul ketika mengatakan pasien hatinya berpenyakit. Sebab sihir itu pasti menyerang hati/ qalbu supaya penyakinya nambah.
Bahasa Qur'annya, "Fii qulubihim maradun fa zaadahumullaahu maradaa,...." Sebelum kena sihir dalam hati kita ada penyakit, lalu dengan adanya sihir ditambah lagi penyakitnya. Ketika berharap kepada mahluk (peruqyah) makin nambah sakit hatinya. Karena berharap kepada mahluk itulah kita akan kecewa. (Lihat Al Baqarah ayat 10).
Tetapi pasien salah sebab tidak merasa hatinya sedang sakit. Padahal nyata nyata sakit. Dan sihir hanya menambah rasa sakit dalam hatinya. Disisi lain peruqyah juga salah karena tidak paham bahwa sihir menyebabkan hati seseorang bisa berpenyakit. Mungkin peruqyahnya belum pernah kena sihir atau tidak paham mekanisme sihir sehingga mengatakan demikian.
Terus gimana dong ustadz?
Saran saya jangan dimasukkan ke hati meskipun nggak mudah. Tapi disisi lain akuilah kalau hatimu memang sedang sakit. Ketika anda ingin ngamuk, marah, benci, dongjkol, kecewa, sedih, takut dll itulah penyakit hati. Bukankah sihir membuat penyakit hati diatas semakin berkobar kobar?
Bersamaan dengan belajar supaya tidak bergantung kepada mahluk, akan tetapi bergantung kepada Allah. Belajar berinteraksi dan bergantung kepada Allah setiap hati setiap saat dan setiap waktu.
Dimana dan bagaimana kita belajar berinteraksi dengan Allah. Kalau anda bertanya dimana maka jawabannya "dihatimu sendiri". Kalau pertanyannya bagaimana maka jawabannya, "hatimu jangan melihat mahluk" tetapi lihatlah Allah dibalik mahluk.
Makanya sering saya tulis berrr berrr berrrrulang kali "mahluk boleh dibawa dari mata ke otak", tapi jangan sampai dibawa sampai ke hati, nanti pasti kecewa. Melihat wajah dukun yang menyebalkan cukup dimata sampai otak saja. Stop sampai disitu... Ketika meresap masuk ke hati jangan lihat wajah dukunnya. Sebab dukun itu hanya patung yang tidak bisa apa apa kalau tidak digerakkan oleh Allah. Artinya ketika sampai ke hati lihatlah dengan mata hatimu ada Allah dibalik dukun. Lihatlah dengan mata hatimu Allah datang untuk mengujimu.
Coba belajar menerapkannya dalam kehidupan sehari hari, sampai anda merasa nyaman saat berinteraksi dengan Allah. Saat ngobrol dengan pasangan, saat datang ke peruqyah, saat pakai media ruqyah pendekar langit bahkan saat makan cobalah hatimu jangan melihat mahluknya. Tetapi lihatlah Allah yang meliputi segala galanya.
Sebagai contoh ketika anda diskusi dengan pasangan yang sebelumnya menurutmu menyebalkan, maka lihatlah dengan qalbumu bahwa pasanganmu adalah ujian dari Allah untukmu. Dibalik pasangan ada Allah yang sengaja didatangkan untuk menguji kesabaranmu. Ketika anda menyadari hal ini percayalah ucapanmu akan jauh lebih terkontrol sehingga cekcok tidak terjadi.
Ketika hawa nafsu ingin memarahi pasangan, dahului hatimu yang melihat pasangan adalah cara Allah mendidikmu. Inget jangan sampai keduluan nafsu. Maka dada yang berkecamuk akan cepat sekali adem lalu anda akan berusaha melayani pasanganmu dengan servis yang terbaik. Karena pada hakikatnya ketika anda menyenangkan hati pasangan itu sama saja dengan menyenangkan Allah.
Ketika anda sudah selesai menyengangkan hati pasangan maka lapanglah dada anda selapang lapangnya. Karena merasa anda sudah menyenangkan Allah. Itulah makna dari alaa bidzikrillaahi tathmainnul quluub, ketahuilah dengan mengingat Allah hati akan lapang dan tenang.
Artinya yang dimaksud "ahli dzikir" bukanlah orang yang membaca kalimat dzikir ribuan kali setiap hari, bukan itu. Akan tetapi ahli dzikir adalah orang yang ingat akan Allah dan berinteraksi denganNya setiap saat melalui wajah mahluk sehingga membuat hati lapang dan tenang. Ahli dzikir adalah mereka sangat dekat dengan Allah lalu membuktikan sendiri janjiNya dalam sebuah peristiwa peristiwa yang amazing dan menyenangkan.
"....fas'aluu ahladzikri ingkuntum laa ta'lamuun". Kalau kamu mau bertanya maka tanyakan kepada ahli dzikir jika kamu tidak mengetahuinya. (Lihat QA Al Ambiya' ayat 7). Maksud ahli dzikir pada ayat diatas seperti yang sudah saya tulis sebelumnya. Yaitu bukanlah orang yang membaca kalimat dzikir pakai tasbih ribuan kali tapi orang yang sangat dekat dengan Allah dan sudah berinteraksi setiap detiknya.
Sekali lagi latihlah hatimu untuk tidak melihat mahluk akan tetapi lihatlah Allah dibalik mahluk. Jangan sampai keduluan nafsu yang menyusup ke dalam hati lalu menggelapkannya. Menggelapkan dari apa? Dari Allah dong. Sebab hati yang gelap tidak akan pernah mampu melihat Allah, yang dilihat selalu saja mahluk. Yang diyakini mahluk memiliki kekuatan selain Allah. Inilah sumber penderitaan.
Awal awal memang suliiiiit sekali, sebab nafsu selalu merongrong. Apalagi ditambah setan dan sihir menunggangi hawa nafsu. Hatimu sangat tersiksa ketika memaksakan diri mengingkari mahluk memiliki kekuatan. Sebab nyata nyata dalam pandangan mata mahluk memang memiliki kekuatan. Misalnya nyata nyata anda melihat bahwa dukun sudah sukses menghancurkan hidupmu. Ketika pandangan lahiriah ini masuk memantul ke hati menyebabkan hatimu tersiksa, sempit dan menderita.
Ya nggak apa apa hatimu rasanya pedih dan perih, namanya juga proses pembersihan. Namun ketika anda berkomitmen untuk kembali kepada Allah, Insya Allah pelan pelan hatimu merasa lebih adem. Semakin lama seiring dengan merasakan janji janji Allah, hati akan semakin adem. Adeeeem sekali serasa disurga. Dan memang hakikatnya anda sudah berada disurga.
Tapi bukan surga yang membuatmu adem, melainkan Allah. Ketika anda berinteraksi dengan Allah setiap saat otomatis surga akan tercipta dalam hatimu memantul keluar dalam setiap aktifitasmu.
Sehingga ketika meninggal dunia dijamin anda tidak akan buta. Anda akan tetap bersama Allah selama lamanya. Dimanapun anda berada saat pindah alam semua serasa disurga. Bukan karena anda masuk surga, tetapi memang anda sudah berada disurga sebelumnya saat di dunia.
Bahkan saat diakherat anda masuk neraka tetap berasa disurga. Sebab neraka bagi anda saat itu rasanya sejuk. Bagi para pendosa, neraka rasanya pedih tak terlukiskan tapi bagi anda sejuk dan nyaman.
Bukan karena anda kebal api neraka, tetapi karena sebelumnya sudah masuk neraka dan tidak terasa panas ketika hatimu memandang Allah dibalik neraka tersebut. Yaitu pada saat anda kena sihir lalu diserbu setan dari segala penjuru tidak membuatmu panas hati. Atau pada saat di dunia hidupmu hancur karena sihir, tidak merasa menderita. Sebab saat itu yang dilihat hatimu adlah Allah bukan mahluk.
Bayangkan saya dan anda merasa senang ketika berada dineraka yang sejuk. Seneng banget sebab bisa menyelamatkan kerabat, teman dan sodara yang sedang dibakar dalam neraka lalu membawanya menuju surga. Jika anda ingin tahu makna syafaat, ya seperti ini ceritanya. Yaitu pada saat anda menjadi super hero menyelamatkan sebanyak banyaknya manusia yang didalam hatinya masih ada iman meskipun sebesar dzarah.
Proses tarbiyah dan pendidikan langsung dari Allah untuk menjadi super hero adalah sekarang. Pendidikan ini gurunya langsung Allah. Bukankah mata anda pernah terbelalak karena tidak menyangka tiba tiba hidupmu hancur karena sihir? Tidak ada angin tidak ada hujan tiba tiba hancur lebur secara instan. Artinya Allah sendiri yang mendidikmu untuk menjadi super hero.
Saya dan anda yang kena sihir diberikan peluang menjadi super hero. Lawan hawa nafsu dalam dirimu dan ambil peluang menggiurkan ini. Siap?
Semoga mecerahkan
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar