Bagi anda yang sedang kena musibah pasti sering terbersit tanya, mengapa ujianku bisa seberat ini? Mustahil luka hatinya bisa sembuh. Bagaimana cara keluar dari musibah yang sangat rumit? Mengapa Ujianku Begitu Berat? Apa Salah Dosaku? Simak penjelasannya.
DIBALIK NERAKA ADA SURGA YANG KEKAL
Jadi gini pak ustadz, Setiap saya baca postingan pak ustadz Adem ayem dan mudah di pahami. Bahkan sampai pernah beberapa kali dikunjungi lewat mimpi oleh pak ustadz, Dan saya coba beli kitab penghancur sihir karya pak ustadz, Melawan semua rasa yang gak karu-karuan. Termasuk ngetik ini saya paksakan pak, Demi meraih kesembuhan. lahir dan batin
Jawab: Alhamdulillah sudah punya bukunya Kitab Penghancur Sihir. Baca pelan pelan sampai paham ya? Dan alhamdulillah lagi pernah mimpi ketemu saya, semoga pertanda baik. Btw yang ingin tahu cara melawan sihir disatu sisi, dan ingin adem hatinya disisi lain segera miliki KPS. Sudah punya belum?
Sahabat yang dirahmati Allah, ketika saya menulis dengan tema qalbu pasti memicu hatimu mak nyess, adeem. Asalkan saat membaca anda buang dulu ilmumu lalu mulailah membaca dengan hatimu yang tulus.
Supaya hatimu adem maka mulailah melihat ujian dari kacamata hati. Ini yang jarang sekali orang lakukan, yaitu melihat ujian dari sisi lain (pandangan qalbu). Kalau melihat ujian dengan pandangan mata hati berarti tidak melihat secara lahiriah melainkan lihatlah pesan dibalik kenyataan lahiriah tersebut.
Karena kebanyakan manusia hanya melihat ujian dari sisi lahiriah maka yang terjadi adalah dendam dan kemarahan yang memicu permusuhan dan perceraian (tercerai berai). Misalnya menyaksikan dengan mata kepala sendiri usaha hancur karena disantet tetangga, maka hari hari pasti dipenuhi dengan kemarahan dan dendam kesumat. Endingnya permusuhan, putus hubungan sampai saling santet satu sama lain. Inilah gambaran neraka yang nyata dan real anda rasakan.
Marah, kecewa dan terluka adalah wajar karena kita hanya manusia biasa. Saya juga mengalaminya bertahun tahun kok. Tapi cobalah dimalam yang sunyi anda bertanya kepada dirimu sendiri, "mengapa hidup saya dihancurkan? Ada pesan apa dibalik kehancuran?". Jika anda sering menanyakan hal tersebut niscaya akan diberikan pemahaman dalam qalbumu (hidayah) bahwa ujian itu tanda bahwa Allah memilihmu dan mencintaimu. (Lihat Hadits)
Hei lihat... Engkau dicintai oleh Allah. Apakah ini tidak membuatmu hatimu adem?
Artinya orang yang dicintai Allah tidak sekedar mereka yang hapalannya banyak, sholatnya rajin, sering ceramah dll tetapi orang yang terpilih adalah mereka yang hidupnya dihancurkan. Orang yang spesial di mata Allah adalah mereka yang matanya terbelalak, hatinya shock saat melihat kehancuran didepan belakang kiri dan kanan. Seakan tidak menyisakan sedikitpun kecuali hanya luka dalam kesendirian.
Oleh karena itu cobalah melihat dari sisi lain bahwa kehancuran itu bukanlah adzab, karma dan siksa. Yang hancur adalah benda materi sedangkan materi adalah sesuatu yang fana/ tidak kekal. Yang hancur sebenarnya adalah sesuatu yang selama ini engkau jadikan sandaran hati. Dalam bahasa lain yang hancur adalah sesuatu yang selama ini anda anggap sebagai tuhan selain Allah. Ketika Allah menghancurkan tuhan tuhan selainNya yang selama ini bertahta dalam hatimu apakah ini sebuah keburukan? Bukan, ini adalah tanda cinta.
Yang perlu anda lakukan adalah alihkan pandanganmu dari lahiriah kepada batiniah. Yang semula anda meyakini sihir memiliki kekuatan untuk menghancurkan kehidupanmu, geser menjadi Allah sedang menghancurkan tuhan tuhan lain selain diriNya yang menguasai hatimu. Yang semula anda melihat mahluk jahat yakni dukun, jin, pelaku dll geser pandanganmu bahwa ada Allah dibalik mahluk dan dibalik segala galanya.
Sekali lagi Allah sedang menghancurkan tuhan tuhan lain selain diriNya yang selama ini bertahta di hatimu. Teramat sangat banyak tuhan tuhan lain selain Allah yang nongkrong, nempel sampai menyatu dengan qalbumu sehingga saat dibersihkan rasa sakitnya tak terlukiskan. Jangankan meyakini sihir memiliki kekuatan selain Allah, wong meyakini makanan bisa mengenyangkan sudah menumbuhkan satu tuhan dalam hatimu. Dan inilah yang disebut dengan syirik atau menduakan Allah.
Meyakini minyak ruqyah PL adalah sakti, meyakini ayat ruqyah memiliki kekuatan, meyakini peruqyah bisa menyembuhkan dll termasuk syirik loh. Padahal selama ini anda menganggap tidak syirik khan? Maka bayangkan saja betapa banyak tuhan tuhan lain selain Allah yang memenuhi hatimu dan wajib dibersihkan dengan senjata pemusnah massal.
Cerminan dalam hatimu banyak sekali tuhan selain Allah adalah ketika mahluk/ materi dihancurkan anda ikut merasa sakit/ hancur. Misalnya ketika bisnis anda hancur memicu hatimu sedih, nglokro berkepanjangan artinya secara tidak sadar anda sudah menuhankan harta benda. Sampai pada satu titik anda menyadari yang hancur hanyalah sesuatu yang fana lalu hatimu tetap tenang maka pada saat itulah satu ruang hatimu sudah bersih dari harta yang engkau pertuhankan.
Ada sahabat yang bertanya, "Bagaimana bila sihir berhasil dan aku di keroyok pak apakah diam saja ataw balas memukul. Minggu lalu saya pernah mimpi pak ustadz slamatkan saya dari perahu kecil kemudian saya melihat sie dukun di pukulin sama org2 bnyak".
Wah lagi lagi ada yang mimpi ketemu saya ya? Jadi tenar dong.. Hehe.
Pertanyaan diatas saya permudah biar anda paham, "Apakah saat hidup kita dihancurkan oleh orang dzalim (dukun) kita hanya diam saja dengan alasan ikhlas dengan ujian Allah?". Ini pertanyaan yang bagus. Jawabannya ada beberapa tingkatan tergantung tingkat pemahaman masing masing. Maka kadang saya menjawab balikin sihirnya, kadang menjawab ruqyah saja, diwaktu yang lain saya menjawab ikhlas.
Tapi ijinkan saya membingkainya dalam satu jawaban sbb. Langkah pertama yang harus anda lakukan cobalah memandang dengan pandangan mata hati bahwa semua adalah ujian Allah lalu terima ujiannya. Artinya jangan langsung memandang secara lahiriah, "ini gara gara dukun... bla bla...". Setelah menerima kertas ujian lalu kerjakan.
Bagaimana cara mengerjakan ujiannya? Caranya ruqyah jiwa dan ragamu. Ruqyah/ bersihkan hatimu dari tuhan tuhan lain selain Allah. Bersihkan iblis dan setan yang merongrong hatimu supaya menuhankan mereka dengan cara membaca ayat ayat Allah. Ruqyah hatimu yang gelap penuh kemarahan, dendam, kesedihan dan kekecewaan dengan cahaya Allah yang berisi air kesejukan.
Jika anda mampu membersihkan hatimu dari tuhan tuhan selain Allah lalu merasa tenang maka otomatis iblis dan setannya akan pergi dengan menangis meraung raung. Dampak berikutnya si dukunnya akan sekarat bahkan bisa meninggal dunia karena iblisnya menuntut balas. Bahkan kerajaan setannya akan hancur lebur melawan satu insan yang hatinya dipenuhi cahaya keikhlasan.
Maka pada saat itulah anda akan paham sepaham pahamnya akan hikmah dibalik kehancuran yang pernah anda alami. Saya jamin anda akan berlinangan air mata karena menyaksikan cara Allah mencintai hambaNya yang terpilih begitu syahdu. Lebih syahdu dari segala drama dan sinetron karangan manusia sekolong jagad.
Terus apa yang harus dilakukan sekarang?
Sekarang cobalah menggeser cara pandangmu dari memandang lahiriah kepada batiniah. Belajar tidak melihat kehancuran yang memicu kekecewaan, tetapi lihatlah ada sesuatu yang besar dibalik kehancuran tersebut. Apa sesuatu yang besar itu? Allah.. Ada Allah yang datang dibalik ujian untuk menggadeng tanganmu seraya mengatakan, "permainan sudah selesai, pulanglah nak?"
Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku. (Q.S. Al-Fajr: 27-30)
Semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar