Nasib Pelaku Pesugihan, Dukun dan Peminta Sihir di Alam Jin

Apa yang terjadi pada pelaku pesugihan, kesaktian, pengobatan, dukun dll di alam jin? Yang pasti mereka akan menderita. Yuk simak Nasib Pelaku Pesugihan, Dukun dan Peminta Sihir di Alam Jin.

 

NASIB DUKUN, PELAKU SIHIR & PESUGIHAN DI ALAM JIN

Bagaimana nasib orang yang dahulu pernah kerjasama dengan bangsa jin? Bagaimana nasib dukun, pelaku sihir, pelaku pesugihan? Nah saya ada cerita. Cerita ini bisa saja salah, karena dasarnya hanya dari mimpi saya sendiri dahulu saat kena sihir. Meskipun bisa jadi salah paling tidak buat tambahan wawasan saja.

Saya dahulu sering mimpi dinampakkan begini:

Orang yang dahulu kerja sama dengan bangsa jin maka saat matinya akan dijadikan pekerja kasar di negara atau kerajaan jin. Kadang dijadikan kuli bangunan, tetapi yang sering saya lihat jadikan pekerja untuk membangun jalan yang lebar. Seperti jalan tol tapi tebaaal banget lapisan semennya.

Jalan tol ini selalu saja dibangun layaknya jalan layang meskipun berada di hutan atau perkampungan. Tidak ada jalan yang benar benar menyentuh tanah.

Para pekerja disuruh kerja sebagaimana pekerja bangunan. Dari pagi sampai siang, siang istirahat, lanjut kerja sampai sore. Tapi di alam sana tidak ada malam, kecuali sekedar remang remang seperti waktu menjelang maghrib.

Para pekerja tetap dikasih makan, tapi hanya sekali sehari. Yang saya lihat makanannya hanya nasi tanpa lauk. Biasanya mereka makan pada siang atau sore hari. Setelah sore mereka istirahat tidur.

Anehnya para pekerja tidak diawasi, kecuali hanya diawasi satu atau dua penjaga saja. Praktis keadaannya lengang, hanya ada puluhan pekerja saja yang sedang bekerja membangun jalan dan jembatan. Meskipun disisi lain ada ratusan pekerja.

Karena merasa pengawasannya kurang itulah beberapa pekerja berusaha melarikan diri. Mereka ingin melarikan diri karena merasakan lelah yang luar biasa, sebab tenagannya benar benar di forsir. Biasanya para pekerja melarikan diri pada saat jam istirahat siang, atau istirahat sore hari. Karena pada saat itu para pengawas juga sedang istirahat ditempat yang berbeda.

Lalu salah satu pekerja benar benar melarikan diri menembus persawahan dan ladang. Anehnya tidak ada seorang pengawaspun yang berusaha mengejarnya. Sang pekerja terus berlari sampai disebuah perkampungan tua. Ketika sedang bersender di sebuah pohon tiba tiba terdengar suara ajg pemburu yang membuat sang pekerja kaget. Dipikirnya tidak dikejar oleh pengawas ternyata mereka mengejarnya.

Sang pekerja berusaha bersembunyi lalu masuk ke sebuah rumah warga. Pemilik rumah tahu bahwa sang pekerja adalah manusia yang dipekerjakan oleh negara jin, dan membantunya untuk bersembunyi dirumahnya barang sejenak. Bahkan dirumah tersebut sang pekerja dikasih makan dan minum.

Cuma pemilik rumah tidak berani menjamu lama lama, dan meminta sang pekerja untuk melarikan diri ke tempat yang jauh setelah keadannya aman. Setelah dirasa aman sang pekerja keluar dari rumah warga dan lari kencang seperti terbang menembus sawah, hutan dan ladang.

Ketika keadaan sudah dirasa aman sang pekerja berteduh di bawah pohon besar. Belum sempat istirahat barang sejenak tiba tiba terdengar suara seperti radar yang berbunyi. Jadi ceritanya di kerajaan jin ada radar yang memberitahukan posisi sang pekerja melarikan diri.

Beberapa detik kemudian didepannya sudah berdiri beberapa pengawas yang membawa ajg pemburu yang menggongong seram. Ketika ajg pemburu dilepas langsung berlari menuju sang pekerja yang berusaha bangkit dan melarikan diri kembali. Tapi sayang hanya beberapa langkah saja ajg pemburu berhasil menerkam tubuhnya lalu menggigit dan mencakarnya.

Tubuh sang pekerja dikoyak koyak sampai hancur memberikan rasa sakit yang luar biasa. Tapi anehnya beberapa saat kemudian tubuh sang pekerja utuh kembali tapi dalam keadaan sangat lemas. Sang pekerja yang malang dibawa kembali ke lokasi jalan tol untuk bekerja membangun jalan dan jembatan.

Karena sang pekerja melarikan diri hukumannya ditambah 2 kali lipat. Jadi ceritanya di kerajaan jin ada yang dihukum bekerja 10 tahun 20 tahun, 30 tahun bahkan ratusan tahun. Sang pekerja yang melarikan diri ini dihukum 10 tahun, namun karena melarikan diri hukumannya ditambah jadi 20 tahun. Jika suatu saat melarikan diri lagi hukumannya jadi 40 tahun. Kalau melarikan diri lagi hukumannya ditambah jadi 80 tahun.

Di kerajaan jin waktu 10 tahun itu terasa sangat lama. Apalagi disana tidak ada malam hari sehingga benar benar terasa sangat lama. Tetapi memang ketika masa hukumannya sudah selesai, misalnya waktu 10 tahun sudah habis maka sang pekerja (manusia yang dulu kerja sama dengan jin) benar benar dibebaskan.

Kemana mereka (para pekerja) setelah bebas? 

Malah lebih parah sebab hidupnya mengenaskan hanya luntang lantung dialam jin. Persis seperti gembel atau pengemis jalanan. Mereka tidak punya rumah, tidak punya makanan. Kalau makan mereka nyari nyari ditempat sampah, sampai makanan busuk saja dimakan sehingga muntah muntah.

Sampai kapan mereka menjadi gembel? Saya tidak tahu, kemungkinan sampai hari kiamat.

Makanya ada beberapa pekerja yang ingin kembali bekerja di kerajaan jin meskipun hanya dijadikan pekerja kasar. Meskipun badannya lelah tetapi dikasih makan, dikasih mess untuk istirahat, bisa mandi dll. Tapi dialam jin benar benar memegang teguh perjanjian. Kalau sudah bebas maka akan bebas selamanya dan tidak akan dipekerjakan lagi apapun alasannya. Ibaratnya mau disuap berapapun tetap tidak akan diterima.

Pesan yang ingin saya sampaikan adalah jangan sekali kali berurusan apalagi kerja sama dengan bangsa jin. Kerja sama yang saya maksud adalah menjalin kesepakatan tertentu untuk urusan dunia. Misalnya kerja sama dengan bangsa jin untuk kewibawaan, kesaktian, asihan, kharisma, penglarisan, pengobatan, kebal, santet, pelet, gendam, teluh, guna guna dll.

Saya tidak bisa menjamin mimpi saya adalah kondisi yang sebenarnya tetapi yang pasti keadaan pelaku yang kerja sama dengan jin pasti sangat mengenaskan. Bahkan konon dari orang orang yang mati suri, atau dari korban pesugihan yang sempat dibawa ke alam jin kondisinya jauuuh lebih mengenaskan dibanding keadaan dalam mimpi saya. Banyak dari mereka yang dijadikan pekerja kotor membersihkan toilet dengan badannya, ada yang dijadikan anak tangga, ada yang dijadikan bantal guling dll.

Konon mereka setiap hari disiksa bahkan dipukul sampai tubuhnya hancur tapi menyatu lagi. Setiap kali pekerja muntah karena jijik akan dipukul, lengah sedikit dipukul lagi. Bahkan mereka tidak dikasih ruang buat makan dan istirahat barang sejenak. Seram...

Sekali lagi saya menasehati jangan sekali kali menjalin perjanjian dengan bangsa jin apapun alasannya. Manfaat dan keuntungan dunia yang didapatkan sungguh tidak sebanding dengan balasan yang didapatkan. Kalau sudah kadung kerja sama dengan bangsa jin misalnya pernah pasang susuk, pernah minum gotri, pernah transfer jin, pernah mandi kembang dll segera cari cara untuk membatalkan perjanjiannya. Apalagi kerja sama dengan bangsa jin untuk urusan pengobatan, santet, pelet dll maka wajib segera berhenti atau anda akan menyesal selama lamanya.

Termasuk bagi sahabat yang kena sihir/ santet dan pernah berobat dengan praktisi (dukun) yang transfer jin ke tubuh anda dengan cara transfer tenaga dalam, mandi kembang 7 sumur, minum air mantra dll. Khsusunya yang pernah datang ke dukun untuk mengembalikan sihir sehingga orang yang anda curigai mengirim santet sakit sakitan atau meninggal dunia.

Cara membatalkan perjanjiannya gimana? Itulah saya yang tidak tahu. Kalau ruqyah hanya mengusir jin penjaga saja, tetapi stempel perjanjiannya masih ada. Mungkin caranya bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar benarnya. Dan konsekwensi taubat adalah menerima konsekwensi hidup yang berat saat di dunia. Gpp berat di dunia asalkan saat meninggal dunia, perjanjian dengan bangsa jin sudah selesai.

Sehingga saat pindah alam tidak nyasar ke alam jin tapi langsung ke alam barzakh. Yaitu sebuah alam penantian yang nyaman, tenang dan damai. 

Masalahnya khan kebanyakan manusia maunya hidup enak di dunia dengan mengabaikan akherat. Lisannya boleh saja fasih bicara akherat tapi kecenderungan hatinya kita tidak tahu. Maunya warungnya rame, suaminya kembali lagi, anaknya sehat, dihormati masyarakat dll. Sehingga ketika dunianya hancur akan melakukan berbagai cara untuk mengembalikan apa yang dianggap pernah menjadi miliknya. Termasuk menggadaikan jiwanya dengan bangsa jin.

Lalu ketika hidupnya tidak kunjung membaik selalu saja yang disalahkan orang lain, jin, pelaku dzalim, dan lain sebagainya. Setiap hari membawa bawa nama Tuhan untuk menyalahkan orang lain sampai mendoakan orang lain kena adzab. Padahal bukankah sekarang ini yang sedang kena adzab adalah diri kita sendiri?. Oleh karena itu cobalah sekali kali muhasabah diri. Saya dan anda semua belajar muhasabah diri sampai menemukan akar masalahnya. Dan seringkali akar masalahnya adalah dia yang berdiri di depan cermin.

Semoga mencerahkan

Wallaahu A'lam

Pendekar Langit



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Berjumpa dengan Allah Saat Masih di Dunia

Bisakah berjumpa dengan Allah saat masih di dunia? Bisa lah. Yang mengatakan belum bisa karena belum pernah berjumpa. Simak Cara Berjumpa de...