Banyak orang yang menuduh korban santet atau sihir lemah iman. karena imannya lemah makanya mudah ditembus santet. Benarkah Korban Sihir Itu Lemah Iman dan Kurang Segala Gala? Simak jawabannya ya?
KORBAN SIHIR ITU LEMAH IMAN & KURANG SEGALA GALANYA?
Klo ada lgi taburan garam tanah binatang² knp sll kena lgi ya ustad pdhl kita udah semaksimal mungkin. Apa bnr kta mereka kita itu lemah tifis iman kurang sglnya
Jawab: Memang habis ada taburan, keluar banyak binatang dan serangga itu penanda dikirim lagi. Makanya setelah itu kumat dan oleng lagi. Oleh karena itu ketika ada tanda tanda dikirim misalnya suara ledakan, ada taburan, mimpi makan, keluar serangga dll harus waspada. Harus segera praktekkan ritual ruqyah mandiri, ruqyah rumah dll.
Gimana kalau sudah melakukan segala galanya tetap saja sakit, kumat, oleng, nglokro dll? Gpp, namanya sudah berusaha sudah bagus itu. Allah melihat dan mencatat kok. Yang penting sudah berusaha keras, masalah hasil kita belajar tawakal.
Yang kedua apakah benar kita sebagai korban sihir santet adalah orang yang lemah iman, tipis iman dan kurang segala galanya?
Ada beberapa jawaban. Jawaban pertama ya nggak segitunya. Jauh lebih banyak mereka yang kurang iman (hatinya jahat) tidak kena sihir. Artinya apa yang menimpamu bukan tentang lemah iman dan semacamnya tetapi ini ujian yang dipilihkan Allah untuk sebuah iman.
Oleh karena itu jika ada yang menuduhmu lemah iman, tipis iman dan kurang segala galanya sehingga kena sihir, maka abaikan saja. Nggak usah diambil hati. Mereka nggak ngerasain sehingga asal njepl4k aja mulutnya. Mereka asal njepl4k karena nggak tahu, nggak paham dan nggak ngalami. Kalau mereka ngalami belum tentu juga bisa sekuat dirimu.
Jawaban yang kedua semua manusia tidak sempurna imannya kecuali nabi, rosul dan orang yang dipilih Allah. Tidak ada manusia yang sempurna, kalau ada orang yang merasa diri dan imannya sempurna maka sejatinya itulah ketidak sempurnaan yang sesungguhnya.
Saya, anda, mereka, para ustadz, para kyai, ulama dan semuanya dalam perjalanan menemukan dan menyempurnakan iman dalam dadanya masing masing. Artinya semua manusia itu imannya lemah semuanya dan dalam perjalanan untuk memperbaiki diri masing masing.
Ada sahabat lain yang bertanya, "Iya ustad polanya bkin tenaga fikiran terkuras habis.... gk ada jln rasanya... cape bgt naik turun kekuatan kami. smoga orang yg dzolim kaya raya senang hidupnya spya lupa sama kdengkiannya sama kami... kami sudah cape mau 10 thn"
Jawab: Yang sabar ya? Saya paham 10 tahun adalah perjalanan yang sangat melelahkan dan menguras tenaga jiwa dan raga. Lelah dan capek luar biasa, diluar nurul. Ijinkan saya memotivasi dan meyakinkan anda bahwa sebesar dzarah kesabaranmu yang bisa dipetik dari musibah ini PASTI akan anda lihat balasannya kelak di dunia terlebih lagi di akherat. Suatu saat anda akan paham bahwa sekecil apapun kesabaran yang bisa anda petik akan berbuah dengan sesuatu yang lebih berharga dari dunia dan seiisinya. Trust me...
Terkait mendoakan pelaku hasad atau orang dengki atau pelaku sihir supaya kaya raya sehingga bisa berhenti ngirim itu bagus sekali. Tapi... Tapi jangan berharap orang yang hatinya sudah hasad akan berubah. Jangan terlalu berharap mereka yang sudah kadung benci setengah mati kepadamu akan berubah jadi cinta. Kemungkinan itu sangat kecil.
Jangan mengira orang yang hatinya ada kebencian kepadamu, siapapun mereka, lalu tersenyum dan merangkulmu seakan akan tidak ada masalah, sebenarnya hatinya tetap menyimpan kebencian. Karena memang begitu besar dampak kebencian seseorang kepada orang lain. Mereka hanya senang dan puas ketika melihatmu celaka dan hancur. Setelah itu mereka akan tertawa lalu mengatakan, "Naah apa gue bilang... Salahnya sendiri sih.. Hahahaha".
Oleh karena itu satu satunya cara adalah lawan setan dan iblis yang menyerangmu dengan selalu berusaha sekuat tenaga menghadirkan Allah dalam hati. Lawan setan yang ada diluar dirimu dan didalam dirimu sendiri. Lawan dengan ruqyah secara gigih dan powerfull.
Seiring dengan terus belajar tazkiyatun nafs.. Seperti apa tazkiyatun nafs yang saya maksud? Yaitu belajar melihat Allah dibalik ujian sehingga pelan pelan hatimu tenang dan bertambah lapang. Belajar meyakini bahwa yang menguji kesabaranmu bukanlah mahluk tetapi Allah, sehingga dengannya hatimu menjadi lebih adem dari sebelumnya. Selengkapnya pembahasan tentang tazkiyatun nafs atau pembersihan hati silahkan baca tulisan saya lainnya yang terkait dengan tema ini.
Terakhir saya ucapkan selamat berjuang. Tetap semangat apapun yang terjadi. Maju terus pantang mundur.. Dan selalu hunjamkan dalam hati sanubarimu bahwa "Allah mencintaimu". Allah care, sayang, peduli dan cinta kepadamu disaat semua manusia menyalahkan dan menyudutkanmu. Itulah mengapa hatimu dihancurkan sehancur hancurnya. Sebenarnya bukan sedang menghancurkanmu akan tetapi Allah sedang menghancurkan tuhan tuhan lain dihatimu. Supaya setelah itu hanya Allah yang bertahta dalam qalbumu, tidak ada yang lain lagi...
Demikian semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar