Ini Dia Guru Akheratmu yang Bisa Mengantar ke Surga

Ada guru agama ada guru akherat. Keduanya harus dibedakan. Guru agama mengajarkan ilmu agama, guru akherat mengajak ke surga. SImak Ini Dia Guru Akheratmu yang Bisa Mengantar ke Surga.

 

INI DIA GURU YANG AKAN MENYELAMATKANMU DARI NERAKA

Pemahaman Ini baru masuk ke otakku,sy akui belum masuk kerelung hatiku. Mungkin perlu proses. Guru jadikan sy muridmu? Bagaimana Alloh mengajari sy?

Jawab: Kalau tulisan saya tentang santapan rohani belum bisa masuk ke relung hati, tentu saja jangan dipaksakan. Nanti malah stres. Pelan pelan saya by proses.

Dalam proses belajar ada yang namanya guru ada juga murid. Misalnya saat kita sekolah ada guru yang mengajar dan ada murid yang belajar. Belajarnya dari TK, SD, SMP, SMA, Kuliah S1, S2, S3 dan seterusnya. Artinya ada jenjang jenjang kelulusan.

Termasuk semua bidang teknologi dan sains ada gurunya masing masing misalnya belajar fisika, montir, olahraga, astronomi, bikin pesawat terbang, belajar bisnis dan lain sebagainya. Pun dengan belajar agama ada guru dan ada muridnya. Gurunya bisa disebut dengan ustadz, kyai, habib, gus, syeikh dan apapun namanya.

Untuk semua manusia yang anda jadikan guru pasti menguasai ilmunya masing masing. Misalnya guru sepakbola biasanya bekas atlet, guru montir pasti mahir memperbaiki motor, guru kedokteran pasti sudah banyak menangani pasien, guru agama pasti menguasai ilmu agama.

Dan anda harus jeli bahwa guru agama belum tentu guru akherat. Sebab yang namanya guru harus sudah menguasai bidangnya dan harus sudah pernah ke sana. Hapal banyak hadits dan ayat suci tidak jaminan sudah pernah ke akherat. Yang dimaksud guru agama adalah orang orang yang dalam pengetahuan agamanya, banyak hapalannya, tahu hukum hukum islam dll. Tapi sekali lagi tidak ada jaminan sudah pernah ke akherat.

Loh kok ke akherat? 

Sebab tema santapan rohani kali ini membahas tentang guru akherat. Yang namanya guru akherat sudah pasti pernah ke akherat dan melihat alam surga dan neraka beserta penghuninya. Kalau belum pernah ke sana lebih baik jangan mengatakan dirimu adalah "guru akherat". Katakan saja engkau adalah "guru agama".

Guru akherat biasanya disebut mursyid. Padalah guru dan mursyid artinya sama. Yaitu sosok guru yang mengawal anda, memberikan peta kepada anda untuk perjalanan menuju akherat sampai menuju Tuhan. Artinya mursyid ini hanya sekedar memberikan petanya saja, sementara anda sendiri yang harus menjalaninya.

Tapi ingat bahwa guru akherat bukanlah orang orang yang mengajarkan ilmu kebatinan biar bisa masuk alam gaib loh? Bukan orang orang yang mengajarkan kasyaf lalu ketemu wali, ketemu nabi, ketemu alam arwah, surga dan neraka. Sebab banyak orang yang belajar ilmu kasyaf malah jadi semakin jauh dari Allah. Sebab kasyaf yang mereka alami kebanyakan dari setan.

Guru akherat yang saya maksud adalah mereka yang memberikan panduan kepadamu untuk masuk ke dalam hatimu sendiri. Karena disitulah akheratmu. Disitulah kondisimu apakah sudah berada dalam surga atau malah masuk ke dalam neraka.

Jika dalam hatimu berisi kebencian, kemarahan, kesombongan dll artinya engkau sedang dalam alam kegelapan/ neraka, karena tidak mampu melihat Allah. Misalnya ketika engkau dihina lalu marah, maka ini indikasi bahwa anda memiliki keyakinan mahluk bisa memberikan mudharat. Sehingga dengannya hatimu jengkel dan dendam. Jika dalam hatimu melihat Allah dibalik makhluk niscaya engkau tidak akan marah.

Siapa yang mendatangkan orang orang yang menguji kesabaranmu? Ternyata bukan gurumu, mursyidmu atau ustad dan kyaimu. Yang mendatangkan adalah Allah. Artinya mursyid atau guru yang mengajarimu pelajaran kehidupan bukan manusia tetapi Allah. Sehingga kesimpulannya guru akherat itu bukan manusia tetapi Allah.

Sehingga pertanyaan sahabat, "Guru jadikan sy muridmu? Bagaimana Alloh mengajari sy?". Jawabannya guru dalam konteks apa? Kalau konteksnya adalah mengedukasi, memberikan peta, kasih panduan kehidupan maka semua artikel saya yang bertajuk santapan rohani bisa dijadikan acuan. Tetapi jika konteksnya adalah guru keimanan dalam hati, guru akherat dan atau guru tauhid maka gurunya Allah langsung.

Sehingga ustadz dan kyai yang sering membicarakan akherat dan atau ceramah tauhid mereka sebenarnya bukan guru yang sejati melainkan orang yang memberikan panduan atau peta. Anggap saja semacam guru les. Sementara guru yang sebenarnya adalah yang memberikan ujian kenaikan kelas kepadamu.

Dan sekali lagi saya sampaikan bahwa orang yang mengajarkan agama, ngisi kajian tentang akherat, ceramah tauhid dan semacamnya belum tentu pernah ke akherat loh ya? Mereka mengajar karena hapal. Mungkin karena pernah belajar agama selama 5 tahun di mesir apa kairo lalu mengajarkan ilmunya kepada khalayak.

Lalu siapa orang yang pernah ke akherat? Jawabannya adalah mereka yang pernah diuji kenaikan kelas oleh gurunya dan lulus. Dalam artian mereka adalah orang orang yang pernah diuji keimanannya oleh Allah dan lulus lalu mendapatkan sertifikat tauhid level pertama, kedua, ketiga dan seterusnya.

Tapi kalau lulus loh ya? Sebab yang namanya ujian ada yang lulus ada juga yang belum lulus.

Dan ujian kenaikan kelas dalam hal ini ujian tauhid biasanya bukan ujian yang kaleng kaleng. Bukan ujian yang dialami oleh kebanyakan orang tapi ujiannya khusus. Kalau ujian yang dialami kebanyakan orang misalnya tidak kunjung dapat jodoh, belum sukses/ kaya, banyak utang, belum punya rumah dll. Sementara ujian khusus adalah kehilangan dan kehancuran.

Dalam hal ini misalnya harta benda yang dikumpulkan selama puluhan tahun tiba tiba lenyap tak bersisa, rumah tangga yang dibangun belasan tahun tiba tiba kandas, pondok pesantren yang dibangun puluhan tahun tiba tiba ditinggalkan semua santrinya dan lain sebagainya. Artinya ujian khusus adalah ujian yang ugal ugalan yang memicu shock, trauma bahkan bisa gil4 karenanya.

Jika seseorang yang diuji dengan ugal ugalan lalu lulus maka dialah orang yang bisa dijadikan guru akherat. Dalam hal ini orang yang bisa memberikan peta panduan secara real untuk menuju dan selamat sampai akherat. Sementara guru sejati bukan manusia tetapi Allah sendiri.

Apa indikasi seseorang yang diberikan ujian ugal ugalan bisa lulus? Indikasinya adalah mampu ikhlas dan bersabar. Sebab dari sononya ujian ini ketika diberikan kepada manusia, pasti tidak ada yang sabar satupun. Sekali lagi ujian ugal ugalan ini jika dibebankan kepada manusia tidak ada satupun yang lulus.

Lalu mengapa diantara sekian manusia ada yang lulus? Sebenarnya pada awalnya tidak lulus, lalu Allah merahmatinya dan memberikan petunjuk. Artinya orang ini bisa ikhlas dan sabar karena mampu melihat Allah dibalik ujian. Ia bisa sabar karena pada akhirnya bersama Allah. Dalam bahasa lain dirinya lenyap lalu membiarkan Allah membuat cerita.

Mengapa ujian ini jika diberikan kepada manusia tidak ada satupun yang bisa sabar dan ikhlas? Sebab manusia diciptakan sebagai mahluk yang nggak sabaran dan nggak bisa ikhlas. Hanya Allah saja Yang Maha Sabar dan Yang Maha Ikhlas. Ketika cahaya Allah bersemayam dalam hatinya maka orang ini akan kecipratan beberapa sifat Allah dalam asmaul husna. Sehingga ketika orang ini diberikan ujian pada akhirnya bisa sabar dan ikhlas. Siapa yang sabar dan ikhlas? Sebenarnya bukan manusianya tetapi Allah sendiri.

Sehingga pada akhirnya orang ini akan benar benar paham surat Al Ikhlas. "Katakanlah Allah itu Esa". Esa itu ahad, satu satunya nggak ada duanya. Orang ini paham bahwa segala sesuatu sejatinya tidak ada yang ada hanya Allah yang Ahad. Bahkan ia bersaksi bahwa dirinya sendiri juga tidak ada, yang ada hanya Allah Yang Maha Sabar dan Maha Ikhlas yang saat itu cahayaNya sedang bersemayam dalam hatinya.

Jika anda menemukan orang ini maka bergurulah kepadanya. Sebab ia sudah pernah ke akherat, sudah melihat surga, neraka dalam hatinya. Dia akan membimbingmu untuk keluar dari neraka lalu masuk ke dalam surga. Dia sifatnya hanya membimbing, sebab yang melakukan adalah dirimu sendiri. Yang menjalani/ melaksanakan ujian adalah dirimu sendiri.

Secara lahiriah manusia seperti ini ada dan bertebaran dimuka bumi. Ia bisa saja buruh, pengemis, sodagar, orang awam, ustadz, karyawan dan bisa siapa saja. Bisa saja ia tidak pernah meninggalkan masjid, tapi bisa juga malah tidak pernah ke masjid. Sebagian Allah buka sebagian dirahasiakan. Merekalah yang disebut dengan wali Allah atau kekasih Allah.

Tapi secara pandangan ruhaniah/ keimanan dalam hati orang seperti ini nggak ada. Sebab orang orang yang sudah sampai di maqom tauhid yang seperti ini, ia tidak pernah lagi merasa dirinya ada. Karena yang ada dalam hatinya hanyalah Allah saja, tidak ada yang lain.

Anggap saja ada salah satu wali Allah atau kekasih Allah namanya pak Budi. Secara lahiriah pak Budi kerja sebagai petani, tukang ngopi dan suka makan jengkol. Pak Budi ini punya pengajian khsuus untuk orang orang OODGJ alias orang orang yang punya gangguan mental akibat trauma masa lalu. Ajaibnya satu persatu muridnya bisa sembuh dan move on. Mereka bisa ikhlas dan sabar dengan masa lalunya lalu melanjutkan hari harinya dengan bahagia.

Secara lahiriah banyak orang sembuh dari trauma masa lalunya kemudian hidup bahagia. Tapi dalam pandangan ruhaniah ada banyak manusia yang puluhan tahun tngglm dalam neraka lalu bisa keluar dari dalamnya dan masuk surga.

Pertanyaannya siapa yang bisa menyembuhkan orang OODGJ? Siapa hayo?

Jawaban yang pertama, secara lahiriah pak budi adalah guru akherat yang mampu menyembuhkan banyak orang yang trauma, lalu mereka melanjutkan hidupnya dengan bahagia.  

Jawaban yang kedua, secara pandangan ruhaniah Allah lah guru sejati dengan kasih sayangNya mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya. Atau bahasa lainnya Allah lah yang menyelamatkan manusia dari neraka untuk kemudian dimasukkan ke dalam surga.

Tapi camkan bahwa jawaban yang pertama dengan jawaban yang kedua berjalan bareng, bersma sama, beriringan. Keduanya tidak terpisah meskipun satu inchi. Tidak ada yang lebih cepat dan tidak ada yang lebih lambat. Benar benar bareng.

Bingung?

Supaya nggak bingung saya ulangi lagi pertanyaannya, siapa sebenarnya yang menyembuhkan dan menyelamatkan orang orang yang terkena penyakit mental atau OODGJ? Pak Budi atau Allah?

Silahkan diangen angen dan direnungkan dalam dalam... Tanda anda sudah menemukan jawabannya adalah engkau akan tersentak, hatimu akan terkejut..

Syukron

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

13 Rekomendasi Peruqyah Syarie Seluruh Indonesia

Anda mau diruqyah onlien maupun offline? Coba hubungi salah satu nomor peruqyah ini. Berikut ini 13 Rekomendasi Peruqyah Syarie Seluruh Indo...