Banyak orang yang menuduh orang lain ini syirik itu syirik. Sebenarnya apakah syirik itu? Simak pembahasan Jangankan Jimat, Garam Ruqyah dan Ayat Ruqyah Bisa Jadi Syirik Loh?.
JANGANKAN JIMAT, GARAM RUQYAH ATAU MERUQYAH BISA JADI SYIRIK LOH?
Ustad, teman saya ada yang suka nabur2 garam di tempat kerja. Apakah itu bentuk kesyirikan atau dibolehkan? Dia punya guru ya gitu cenderung ke patanormal. Itu semacam upaya penjagaan. Biasanya ditabur di gerbang pintu masuk
Jawab: Kalau membahas tentang gangguan jin dan sihir maka anda harus siap siap dengan istilah syirik. Pakai ini syirik, ngalamin itu syirik, minum air doa syirik, pakai garam syirik bahkan mengatakan ruqyah juga syirik.
Yang ngomong ini syirik itu syirik dari banyak kalangan. Misalnya kerabat korban mengatakan syirik ketika pakai garam ruqyah, minyak kasturi ruqyah, atau baca baca ayat ruqyah. Disisi lain korban juga suka ngomong syirik kepada orang yang nggak suka ruqyah, yang suka ke kuburan, yang membudayakan tradisi. Biasanya korban sihir yang merasa dirinya baru saja hijrah.
Tak ketinggalan juga para praktisi dan peruqyah berlomba lomba menuduh syirik kepada orang lain. Misalnya peruqyah dari organisasi ruqyah syariyyah mengatakan ruqyah aswaja syirik, dan atau sebaliknya. Ada juga peruqyah yang memiliki sudut pandang bahwa korbannya kena sihir karena kebanyakan amalan syirik. Misalnya wirid over dosis syirik, baca yasin syirik, sholawat nariyah syirik, baca ratib syirik dan masih banyak lagi.
Atau praktisi ruqyah yang punya sudut pandang banyak sekali kesyriikan yang dilakukan umat sehingga sihir merajalela. Misalnya ziarah kubur, masih memegang tradisi hindu, sesajen syirik, jimat syirik, ratib syirik, kyai NU syirik, gus syirik, habib syirik dan masih banyak lagi. Disisi lain ada juga praktisi kebatinan, orang pintar, ahli hikmah yang menuduh ruqyah selain mereka adalah sesat dan syirik. Rame sekali ya dunia persilatan...
Oleh karena itu bagi sahabat yang sedang kena sihir dan gangguan jin harus membiasakan ucapan syirik dari siapapun. Termasuk dari saya, hehehe. Jangan sampai niat anda berobat cari kesembuhan malah kebingungan sendiri, celakanya ikut ikutan menuduh syirik kepada orang lain.
Apa itu syirik? Kok di dunia ruqyah seperti barang dagangan yang diobral ke sana kemari?
Syirik itu dari kata serikat, yang artinya kerja sama. Maksudnya adalah anggapan atau keyakinan Allah kerja sama dengan mahluk. Atau meyakini ada kekuatan lain selain Allah. Itulah syirik.
Karena masuknya sudah ranah keyakinan maka letaknya ada di hati. Pegang dadamu disitulah letak syirik. Jika didalam dadamu ada sebesar dzarah keyakinan kalau mahluk memiliki kekuatan selain Allah maka itulah syirik. Artinya didalam hatimu (imanmu) 100 persen tidak boleh ada mahluk.
Ketika didadamu ada tuhan tuhan lain selain Allah alias syirik maka akan masuk neraka (terbakar api). Segala sesuatu selain Allah tempatnya adalah neraka. Sedangkan naar atau neraka atau api bisa anda rasakan juga didadamu. Maka pegang lagi dadamu apakah ada api disana.
Artinya kalau didadamu masih ada kemarahan, kecemburuan, kesedihan, kekecewaan, ketakutan, kekhawatiran, kecemasan, kesombongan, keangkuhan dll berarti ada api disono. Ketika didadamu masih ada api itu berarti ada syirik di sono. Pertanyaannya ketika kamu dihina orang lain masih marah nggak? Kalau masih marah mending nggak usah ceramah tentang syirik deh, sebab jarkoni namanya.
Kalau masih sebatas kepala tidak apa apa. Karena kepala adalah tempat menganalisa, memahami lalu menyimpulkan. Yaitu menyimpulkan venomena mahluk. Didalam kepalamu tidak boleh ada Allah, tapi semua karena mahluk. Mengapa tidak boleh ada Tuhan di kepalamu? Sebab Allah menciptakan otak untuk memikirkan venomena alam semesta (ciptaanNya). Dengannya dimaksudkan supaya manusia bisa mengurus bumi.
Dari kepala itulah lahir banyak ilmu pengetahuan dan teknologi misalnya ilmu fisika, matematika, biologi, astronomi, ilmu bisnis sampai ilmu sihir dan ilmu agama. Artinya ilmu sihir dan ilmu agama masih sebatas pengetahuan otak, bukan ilmu akherat. Bagaimana cara menghancurkan buhul sihir, cara melawan dukun, cara sholat, cara belajar tafsir, cara membuat air ruqyah, garam ruqyah dll masih masuk dalam ilmu pengetahuan otak.
Sehingga mau diramu seperti apapun ilmu ilmu diatas, mau dibahas dari segala sudut pandang apapun tidak akan masuk kategori syirik. Jika ada yang mengatakan syirik artinya belum paham saja.
Misalnya "kalau lapar makan nasi sebakul akan kenyang". Kalau pengetahuan ini masih sebatas akal maka mau dibahas dari sudut pandang manapun tidak akan masuk ke ranah syirik. Misalnya membahas nasi ada karbohidrat, karbohidrat inilah nutrisi yang bertanggung jawab untuk mengenyangkan.
Akan tetapi statement, "kalau makan akan kenyang" bisa masuk ke ranah syirik. Hal ini terjadi jika hatimu meyakini nasi memiliki kekuatan selain Allah untuk mengenyangkan. Artinya kalau sudah masuk ke wilayah hati sudah tidak ada nasi lagi, adanya Allah. Allah lah yang mengenyangkan.
Sama ketika kita membahas air ruqyah, garam ruqyah, minyak ruqyah dll secara bahan/ materi mereka nggak salah. Jangan tuduh bendanya adalah syirik. Demikian pula rajah, jimat, atau apapun jika masih berada diwilayah sebab akibat yang berada diotak belum masuk wilayah syirik. Yang sering kita koar koar adalah menuduh bendanya syirik. Pokoknya kalau nabur garam, pakai jimat, ziarah kubur dll syirik. Ini salah fatal.
Ketika mengerti bahwa didalam garam ruqyah ada energi ilahiyah yang mana jika ditempatkan pada lokasi yang banyak energi iblisiah maka akan terjadi gesekan energi. Ini masih masuk wilayah otak. Wilayah ini harus anda pelajari mekanismenya sampai paham, sehingga dengannya bisa mengalahkan energi iblisiyah.
Lalu kapan pakai garam ruqyah dan atau jimat masuk ke wilayah syirik?
Jawabannya sekali lagi jika keyakinannya sudah masuk ke hati. Ketika masuk ke hati masih terlihat garamnya, jimatnya, dukunnya, setannya dll artinya saya dan anda sudah syirik. Sebab hatimu masih melihat mahluk. Hatimu ada sesuatu selain Allah. Sehingga ketika masuk ke dalam hati semua bayangan benda, nama, bentuk dll harus hancur menyisakan satu wajah yaitu Allah.
Artinya pakai jimat dengan keyakinan hati bisa menolak bala itu sudha syirik. Demikian pula pakai garam ruqyah klinik pendekar langit dengan keyakinan bisa menghancurkan sihir juga syirik. Bahkan peruqyah syariyyah atau aswaja yang meyakini ayat ayat ruqyah bisa mengusir setan itu juga syirik.
Terus bagaimana supaya tidak syirik?
Sepertinya sahabat harus sering membaca tulisan bertajuk santapan rohani. Tulisan ini adalah tulisan qalbu, sehingga saat anda membacanya jangan gunakan akal dan logikamu. Jika anda sering membaca tulisan dengan tema santapan rohani Insya Allah lama lama akan paham dan mengerti.
Intinya adalah jangan jadi dajjal alias but4 sebelah mata. Jangan hanya menggunakan pandangan lahiriah saja atau pandangan batiniah saja. Tapi gunakan keduanya secara bersamaan. Misalnya saat kena sihir yang membuat hidupmu hancur pandang dengan mata lahiriahmu itu semua kelakuan dukun. Dengannya supaya anda belajar mekanisme sihir untuk kemudian bisa menghancurkannya.
Tapi disaat bersamaan ketika masuk ke hati jangan ada wajah dukun disana. Sebab kalau ada wajah dukun dalam hatimu disebut syirik. Kalau syirik akan masuk neraka. Kalau ada wajah dukun dalam hatimu otomatis dadamu penuh dendam dan kemarahan, itulah neraka. Nah sekarang ketika anda melihat dukun, pelaku sihir, pasangan, tetangga, orang dzalim dll dadamu nyesek penuh kemarahan tidak? Kalau masih mending nggak usah ngomong sirik ke orang lain deh. Lebih baik saya dan anda sama sama belajar untuk memperbaiki hati masing masing.
Ketika sudah masuk ke hati jangan ada lagi wajah mahluk. Sebab dalam hatimu hanya boleh ada wajah Allah yang meliputi segala sesuatu. Ketika sudah masuk ke hati dan dada anda mulai bergemuruh berisi kemarahan segeralah kembalikan kepada Allah. "Oooh iya lupa, semua terjadi karena Allah yang sedang mendidikku". Inilah yang disebut dengan istighfar atau taubat yang maknanya kembali menghadapkan wajahmu kepada Allah.
Inilah juga yang disebut dengan hijrah. Yaitu dirimu pindah dari memandang mahluk untuk kemudian pindah memandang Allah dibalik segala sesuatu. Inilah juga yang disebut dengan iman, yang maknanya yakin dan percaya kepada Allah. Inilah juga yang disebut dengan islam, yakni pasrah kepada segala takdir dan ketentuan Allah.
Taubat, hijrah, iman dan islam akan membentuk jiwamu menjadi lebih sabar, lebih tegar, lebih ikhlas dan kharakter terpuji lainnya. Tteap sabar dan tegar meskipun hidupmu hancur asbab sihir, sebab anda yakin Allah sedang mendidik kharaktermu. Yaitu kharakter terpuji sebagai buah iman dan islam inilah yang disebut dengan TAQWA.
Ketika hatimu sudah taqwa maka pasti masuk surga, tidak bisa tidka dan tidak pakai kata Insya Allah. Ketika hatimu sudah taqwa pasti jiwamu akan tenang, aman, damai dan bahagia selama lamanya. Mengapa demikian? Karena saya dan anda sudah menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah.
Nah bagi anda yang kebingungan dengan istilah syirik, atau anda yang mengatakan dikit dikit syirik baca sampai paham ya? Sudah paham belum?
Ketika anda sudah paham saya yakin diriku dan dirimu akan mengakui kalau ternyata selama ini "kitalah" yang syirik. Ternyata dihati kita buuuanyak sekali tuhan tuhan selain Allah yang diyakini memiliki kekuatan. Dengan pengakuan jujur inilah kita semua akan lebih fokus memperbaiki hati masing masing dibanding menuduh orang lain.
Sip?? Share
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar