Jika sudah nasibmu kena sihir maka terimalah. Dan sekali kena sihir akan sulit sekali sembuh. Kok bisa? Simak artikel Sekali Kena Sihir Santet Mustahil Bisa Sembuh Selamanya.
SEKALI KENA SIHIR SULIT UNTUK SEMBUH, KECUALI
saya ulang ulang baca pak ustadz... jd judulnya ini adalah never ending war ? sering saya rasa lelah pak ustadz.. hr hr saya dipenuhi dengan ruqyah terus kadang saya merasa masa sih hidup sy spt mantra mantra ruqyah terus setiap saat .... ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ when we will win the game pak ustadz
Jawab: Silahkan anda boleh percaya boleh juga tidak. Bahwa ketika sudah kadung kena sihir akan sulit sekali sembuh, bahkan mustahil. Artinya sudah jadi nasib anda hari hari berteman dengan Iblis bahkan sampai menutup usia.
Mungkin akan banyak yang menolak dan kontra dengan statement saya diatas. Ya silahkan saja anda kontra tidak ada masalah.... Saya hanya menyampaikan apa adanya, karena ngalami. Kalau nggak ngalami mana berani saya ngomong demikian.
Dari sekian banyak korban sihir atau santet mengatakan "saya sudah sembuh", percayalah itu bohong. Sebenarnya kalimat itu bertujuan untuk memotivasi dirinya sendiri yang sudah sangat lelah setiap hari berjibaku melawan bisikan setan.
Atau bisa jadi memang sembuh, tapi tetap saja kumat kumatan. Pasti ada waktu misalnya seminggu sekali pikirannya diserang dengan kenangan buruk masa lalu yang memicu luka lama bersemi kembali. Yaitu memicu kemarahan dan dendam.
Atau bisa jadi memang merasa dirinya sudah sembuh, tapi ia tidak paham bahwa sihir akan berpola bulanan dan tahunan. Jika tahun ini anda merasa sembuh bisa jadi tahun depan, 2 tahun lagi atau 3 tahun lagi akan kumat kembali.
Tapi yang paling banyak saya temukan adalah mereka para sahabat yang sebenarnya belum sembuh tapi sedang memotivasi diri sendiri, memperlihatkan kalau dirinya tangguh, sedang berjuang mengalihkan fokus dan semacamnya. Mereka ingin menunjukkan kepadamu bahwa mereka bisa keluar dari masalah yang rumit. Padahal aslinya mereka sedang berusaha melupakan penderitaan dengan mengalihkan fokus pikiran dengan meyakinkan diri bahwa "aku sudah sembuh"
Dan itu bagus kok.. Justru memang begitu seharusnya. Yaitu mengatakan "saya sudah sembuh" meskipun sebenarnya belum benar benar sembuh. Mereka sedang belajar kuat, sabar dan tangguh ditengah serangan yang masive.
Artinya "kesembuhan itu sebenarnya dari dirimu sendiri". Sekali lagi camkan bahwa kesembuhan itu dari dirimu sendiri bukan dari orang lain. Kalau anda berharap orang lain yang menyembuhkanmu maka harapanmu pasti akan berujung kepada kekecewaan.
Oleh karena itu sering sering aja bilang ke orang lain, "Alhamdulillah aku sudah sembuh kok". Katakan seperti itu meskipun dadanya berkecamuk setiap hari. Itu lebih baik dan lebih mampu mengantarkanmu kepada jiwa yang lebih tangguh, daripada mengatakan, "aku lelah dan capek, serangan nggak ada akhirnya, sampai kapan hidupku begini?".
"Ustadz apakah tidak ada lagi harapan sembuh sempurna seperti semula?". Tentu ada, sebab Allah Maha Penyembuh. Oleh karena itu isi hatimu dengan kalimat Allah Yang Menyembuhkan. Jangan ada sebiji sawi hatimu mengatakan "aku sembuh karena peruqyah, karena minyak ruqyah PL, karena dibantu kyai dll".
Cara prakteknya gimana? Gini... Ketika kamu diruqyah lalu merasa lebih baik dari sebelumnya katakan, "Makasih ya Allah Engkau yang membuatku lebih baik dari sebelumnya". Demikian juga ketika anda berikhtiar tapi belum juga sembuh tetap katakan, "Makasih Ya Allah, berarti kami masih harus belajar lagi". Demikian pula ketika menggunakan minyak ruqyah PL, ruqyah mandiri, dikasih air doa dll lihatlah dengan qalbumu bahwa Allah sedang memproses kesembuhanmu.
Janganlah engkau terlalu begembira ketika diruqyah lalu sembuh, karena diwaktu yang lain engkau akan kecewa ketika diruqyah tapi tidak juga sembuh. Sembuh atau tidak sembuh saat diruqyah, jika dalam hatimu hanya ada Allah tentunya engkau akan menerima dengan legowo. Karena Allah lebih tahu apa yang terbaik bagi kita.
Bahkan ketika engkau melihat pelaku sihir lalu dadamu bergemuruh kencang berisi kemarahan dan dendam katakan dalam lubuk hatimu yang paling dalam, "Makasih ya Allah, ternyata kami masih harus banyak belajar mengendalikan jiwa kami yang liar". Atau ketika mimpi diserang setan maka saat bangun katakanlah, "Makasih ya Allah, ternyata hati kami masih kotor sehingga setan setan terus menyerang kami. Ternyata kami masih harus banyak belajar membersihkan hati".
Praktekkan cara pembersihan hati sebagaimana yang saya sarankan setiap saat setiap waktu. Suatu saat nanti engkau akan paham. Entah tahun depan atau beberapa tahun lagi ketika hatimu bersih dari selain Allah, lalu bercahaya, niscaya tidak akan ada satupun mahluk yang bisa memudharatkanmu. Semua mahluk kegelapan dilangit dan dibumi pasti takut mendekati orang yang hatinya hanya ada nama Allah, tidak ada yang lain.
Saat itu bukan tidak ada serangan, tetap ada. Tapi serangan setan engkau jadikan sebagai media memperkuat hatimu lebih kuat dari sebelumnya. Engkau mempersilahkan setan setan menembus hatimu, disisi lain engkau hadapkan wajah imanmu kepada Allah seraya mengatakan, "bukan setan yang datang, tetapi Allah hendak memperkuat jiwaku". Ketika sudah ketemu klik, maka serangan setan sudah tidak akan bisa memberikan efek apapun.
Dan saat imanku dan imanmu sudah totalitas, "wajjahtu wajhiya lilladzi fathorossamaawati wal ardh" maka saat itu Iblis sekalipun tidak akan mampu memudharatkanmu. Bahkan penduduk langit yakni para malaikat akan kagum dan tunduk kepadamu atas ijin Allah...
Praktekkan ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar