Suatu Saat Kamu Pasti Sembuh dari Sihir Asalkan....

Bagi sahabat yang kena sihir santet pasti bimbang apakah bisa sembuh atau tidak. Bahkan meyakini nggak akan sembuh. Percayalah kamu akan sembuh kok. SImak penjelasan Suatu Saat Kamu Pasti Sembuh dari Sihir Asalkan....

 

SANTAPAN ROHANI, PERCAYALAH SUATU SAAT KAMU AKAN SEMBUH JIKA....

Ass Bapak. Bapak di mna ini. Sy tadi liat di tiktok tapi lupa nama tiktok nya. Sy ada perlu. Aku merasa sakit hati. Bapak. Mau bikin mereka lumpuh. Sakit hati sudah mendrah daging. Udh seperti makan daging b4ngkailah. Bisa bantu kah bapak

Jawab: Awas jangan sampai kamu berpikir untuk mencelakakan orang lain dengan kirim santet ya? Karena kamu pasti akan semakin tngglm dalam penderitaan. Camkan baik baik.

Awal dari santet adalah sakit hati lalu muncul hasad. Hasad adalah tidak terima dengan karunia orang lain lalu menginginkan orang lain celaka. Artinya awal dari kiriman santet adalah hatinya tersakiti. Yang tersakiti apanya? Hatinya. Artinya hatinya sakit atau ada penyakit. Hatinya berpenyakit, disebut dengan penyakit hati.

Terlepas dari apapun alasannya itulah penanda bahwa ada penyakit dalam hatinya. Mungkin posisinya benar, mungkin mereka yang salah tetapi tetap saja intinya ada sakit hati yang memicunya untuk mencelakakan orang lain dengan alasan balas dendam. Mau dirubah istilahnya menjadi efek jera, membalas setimpal, supaya sadar atau apapun bingkainya adalah balas dendam.

Konon pada saat p3rang sahabat Ali Bin Abi Thalib mampu melumpuhkan lawannya dan hendak men3basnya. Tiba tiba musuh meludahi Ali, yang membuat Ali urung membnhnya. Musuhnya heran lalu bertanya, "mengapa anda tidak jadi membnhku?". Ali menjawab, "aku berjih4d karena Allah, ketika kamu meludahiku aku takut kalau membnhmu itu karena dorongan nafsu".

Nah kita sampai di artikel santapan rohani yang nylekit tapi menyadarkan. Oleh karena itu pinggirkan dulu akal dan nafsumu, lalu buka hatimu lebar lebar. Supaya tulisan ini tidak terasa menyakitkan buatmu.

Apa yang menghalangi kita dari melihat Allah? Atau apa yang menjadi sebab kita masuk n3raka?

Jawabannya adalah mengikuti dorongan nafsu. Ketika kita melampiaskan kemarahan (sakit hati) maka saat itulah anda sudah mengikuti dorongan hawa nafsu. Dan itulah yang membuat hijabmu semakin tebal. Itulah yang menjadi sebab pertolongan Allah semakin menjauh. Itulah penyebab kesembuhan semakin sulit teraih.

Kalau orang yang sakit hati lalu mengirimkan santet kepada orang lain itu jelas salah. Tapi korban santet yang sakit hati lalu ada dorongan balas dendam juga tidak benar, apapun alasannya. Apakah alasannya anda merasa didzalimi, dijahati, dikhianati dll tetap saja bingkainya balas dendam.

Artinya hati yang berpenyakit bukan saja milik pelaku sihir tapi juga korban sihir. Memang begitulah keinginan Iblis, yaitu menyuntikkan sakit hati antar anak Adam lalu keduanya saling mencelakakan. Endingnya keduanya sebenarnya sudah menemani Iblis dalam neraka hari itu juga. Artinya tidak usah nunggu kiamat lalu masuk neraka, sebab sekarangpun sudah dirasakan.

Saya tidak akan membahas pelaku santet, tapi mengajak korban santet untuk melihat kondisi hatinya masing masing. Apakah hatimu tetap sehat atau sedang sakit? Apakah setelah kena sihir kamu baru menyadari ternyata banyak sekali penyakit dalam hatimu? Apakah kamu sadar kalau hatimu berpenyakit? Apakah kamu tahu bahwa neraka dihuni oleh orang orang yang ada penyakit dalam hatinya? Apakah kamu sadar bahwa sebenarnya anda sudah masuk neraka hari ini?

Saya yakin anda mulai sadar bahwa ternyata terlalu banyak penyakit dalam hatinya yang selama ini tidak disadari. Sebab selama ini penyakit hati tersebut bersembunyi dalam jiwamu yang sedang dibuai oleh dunia. Ketika hijab dunia disingkap barulah kelihatan hatimu dalam keadaan yang merana. Atau ketika duniamu hilang barulah penyakit hati terasa sangat nyata.

Hijab dunia itu apa? Yaitu segala sesuatu yang kamu anggap menjadi milikmu. Bisa berupa pasangan, anak, bisnis, karir, rumah, kendaraan, harta benda, kecerdasan, ilmu, kealiman, kehormatan, relasi, persahabatan, kekerabatan dll. Ketika satu hijab dunia diatas disingkap barulah ketahuan ada penyakit dalam hatimu. Tidak cuma satu tapi buanyyaakkkk...

Apa saja penyakit hati yang nampak ketika hijab dunia disingkapkan? Jawabannya ada penyakit hati berupa kemarahan, dendam, kekecewaan, kesedihan, kecemasan, kemasalan, ketakutan, was was, kepanikan, putus asa, dengki, iri, nglokro, patah semangat dan masih banyak lagi. Ternyata banyak ya? Ternyata banyak sekali penyakit hati yang selama ini tidak disadari. Mengapa tidak sadar? Sebab sekali lagi ditutupi oleh hijab dunia.

Ketika kamu mengakui kalau ternyata banyak sekali penyakit dalam hatimu, kira kira pantas tidak surga buatmu? Sedangkan didalam surga itu tidak ada kebencian, permusuhan, dendam, kemarahan, kekecewaan dll? Didalam surga itu adanya kebahagiaan, seneng, ridho, girang, nikmat, damai, tenang dan sejahtera. Sekali lagi kira kira surga pantas tidak buatmu dan buatku? Silahkan jawab sendiri aja. Karena jawabannya sudah gamblang sebenarnya.

"Tapi khan aku didzalimi ustadz, dia yang salah. Dia yang iri dengki lalu kirim santet, wajar dong saya dendam".

Iya memang wajar, tapi khan sudah saya tulis sebelumnya, tidak peduli alasannya yang jelas hatimu sedang sakit. Kenyataannya, faktanya, realnya ada penyakit kronis dalam hatimu. Faktanya dadamu bergejolak karena merasakan panasnya api (naar). Itulah neraka yang bisa kamu rasakan hari ini. 

Mau dirimu membuat seribu alasan, seribu dalil, seribu argumen tetap saja dadamu bergemuruh. Mau kamu membuat seribu alibi tapi nyatanya khan hatimu nyesek. Faktanya kamu menderita. Oleh karena itu tidak usah fokus kepada alasan dan dalil shohih yang kamu utarakan, lebih baik fokus kepada sesuatu yang real. Yaitu keadaan dalam hatimu yang sedang tngglm dalam api/ lahar.

Mengapa fokus kepada hati yang sedang menderita? Tentu saja fokusmu ke situ, supaya anda bisa mengeluarkan/ menyelamatkan hatimu dari kawah n3raka yang panasnya sampai relung hati. Kasihan hatimu, jangan kau abaikan. Selamatkan dia sekarang. Atau engkau akan mendekam didalamnya slama lamanya.

"Saya tidak bisa ust. Sebab saya kena sihir. Setan setan sudah mengikat saya, lalu mengendalikanku. Bagaimana aku menyelamatkan hatiku?"

Nah sekarang paham khan? Bahwa melawan iblis, setan dan teman temannya nggak mudah. Sebelum kena sihir khan kamu menganggap serangan setan itu lemah. Sekarang paham khan? Paham bahwa ucapanmu dahulu perlu direvisi.

Sekarang kamu jadi paham kalau temanmu dineraka adalah iblis dan setan. Anda jadi paham makna ayat berikut ini:

Artinya: “Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi Aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) Aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca Aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya Aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan Aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih“.[Ibrahim: 22]

"Ya sudah saya mengakuinya tadz. Saya mengakui hatiku sakit bahkan sakit sekali. Lebih sakit lagi karena pelakunya tambah sehat. Aku semakin marah dan dendam. Bahkan aku sampai berpikir kalau Allah nggak adil. Aku akui pernyataan ustadz benar bahwa iblis dan setan setan melalui sihirnya menarikku kedalam ner4ka. Dan benar juga api ner4ka sangat pedih rasanya. Aku mengakuinya dan sekarang beritahu kepadaku bagaimana mengobatinya"

Nah bagus karena sudah mengakui. Jika selama ini anda sulit mengakui karena hijab nafsumu sungguh tebal. Kamu merasa benar atau tidak salah sebab yang salah adalah pelaku dzolim. Padahal salah atau benar faktanya kamu sedang menderita. Oleh karena itu tundukkan nafsumu dan akuilah. Itu dulu...

Setelah hatimu mengakui baru lanjut ke langkah berikutnya yaitu berdoa kepada Allah. Karena DIA lah yang akan menyelamatkanmu dari n3raka dan penderitaan. Artinya bukan saya pendekar langit, peruqyah, kyai, ustadz dll yang akan menyelamatkanmu tetapi Allah. Camkan paragraf ini baik baik.

Bagaimana caranya? Caranya sudah saya tulis diatas yaitu berdoa kepada Allah. Jika anda masih bingung dengan makna doa maka saya perjelas ya? berdoalah atau serulah Allah dengan hatimu. Hadapkan wajah hatimu kepada Allah. Hadapkan wajahmu lempeng ke arah kiblat, sirothol mustaqim, tanpa tolah toleh. Tetap hadapkan wajahmu jangan menoleh ke arah wajah mahluk. 

Artinya hatimu jangan melihat wajah dukun, wajah pelaku dzolim, wajah pasangan, wajah rumah tangga yang diujung tanduk, wajah bisnis yang bangkrut, wajah badanmu yang penyakitan, wajah kehormatanmu yang diinj4k inj4k. Karena ketika anda menoleh kepada wajah mahluk maka disitulah iblis dan setan sedang menari nari. 

Artinya jangan melihat secara lahiriah. Janganlah wajah lahiriah kamu bawa ke dalam hati. Janganlah wajah dunia sampai meresap dalam hati (akherat). Karena kalau demikian kamu pasti masuk n3raka saat ini juga. Wajah lahiriah boleh melihat apa adanya, tapi ketika sampai di hati lihatlah Allah. Inilah yang disebut dengan iman.

Artinya secara lahiriah memang kamu melihat pelaku sihir yang sangat jahat. Tetapi pandangan iman mengatakan pelaku sihir tidak memiliki kekuatan apa apa tanpa ijin Allah. Pelaku sihir tidak bisa bergerak kecuali digerakkan oleh Allah. Kesimpulannya Allah lah yang mendesain demikian dalam satu kata "UJIAN". Sehingga ketika melihat atau teringat pelaku sihir, maka lihatlah Allah yang sedang menguji imanmu. Yaitu ujian, apakah kamu hanya mampu melihat pelaku sihir atau melihat Allah. Kalau kamu hanya mampu melihat pelaku sihir maka kamu pasti akan menderita. Tapi jika kamu mampu melihat Allah dibalik pelaku sihir maka pelan pelan panasnya n3raka akan berkurang lalu hilang.

"Tapi khan nyatanya yang melakukan kejahatan adalah pelaku sihir tadz?"

Iya bener secara lahiriah. Secara pandangan mata nampak demikian. Seakan akan saja ada pelaku sihir, hanya seakan akan saja. Karena yang bener pelaku sihir sebenarnya nggak ada. Pelaku sihir hanyalah akun (wayang yang dikendalikan) untuk menguji imanmu. Kalau tidak percaya lihat dirimu sendiri, apakah ada satu atom yang menjadi milikmu? Faktanya tidak ada sebesar atom yang menjadi milikmu lalu kamu gerakkan/ kendalikan.

Untuk lebih meyakinkan hatimu kalau pelaku sihir itu hakikatnya nggak ada baca artikel santapan rohani lainnya dengan tema, "Apakah Allah ada?". Dan jawabannya bukan apakah Allah ada, tapi kenyataannya mahluk yang nggak ada. Ketika kamu sudah menemukan kebenaran bahwa "bukan Allah yang nggak ada, tapi kamu yang hakikatnya tidak ada", maka saat itulah kamu sudah menemukan iman yang selama ini hilang.

Ketika kamu sadar bahwa yang menguji adalah Allah bukan mahluk, maka saat itulah terjadi p3rang yang sebenarnya. Yaitu p3rang antara Iblis dan Malaikat yang memperebutkan hawa nafsu manusia. Artinya ketika kamu sadar lalu mengakui bahwa yang menguji adalah Allah tidak serta merta kamu sembuh. Tapi harus melalui proses p3perangan yang dahsyat. 

Dalam pep3rangan itu terkadang nafsumu diserahkan kepada Iblis lalu bangkit kemarahan dan dendam. Bangkit pemberontakan terhadap takdir. Terkadang nafsumu diserahkan kepada Allah lalu kamu merasa lebih ikhlas dari sebelumnya. Dan p3rang ini bisa berlangsung lama loh? Bisa bertahun tahun. Disinilah kamu akan paham kata, "pertolongan Allah itu dekat". Paham dengan sebenar benarnya dan sedalam dalamnya. Yaitu pada saat Allah benar benar menolongmu untuk didekatkan kepadaNya.

Mengapa demikian? Sebab hamba yang kenal Allah dengan sebenar benarnya pasti akan ditolong. Kenal dengan sebenar benarnya bukan berarti hapal dalil, hapal banyak hadits, hapal beberpa juz, rajin sholat dll loh? Kenal yang saya maksud adalah qalbumu mampu melihat Allah dibalik ujian. Meskipun kenalnya hanya seujung kuku, yang penting bener bener kenal pasti akan ditolong pada saatnya.

Pada saat itulah anda akan paham hadits yang kurang lebih maknanya, "akan dikeluarkan dari neraka orang yang didalam hatinya ada iman meskipun sebesar dzarah". Anda akan paham meskipun pernah bertahun tahun dalam penderitaan, toh pada akhirnya di angkat juga dari n3raka. Atau dalam bahasa lain pada akhirnya anda akan sembuh juga lalu hidup normal kembali seperti sedia kala.

Tulisan ini bukan tulisan instan, akan tetapi pengalaman yang akan ada alami sendiri pada saatnya. Mungkin saat ini anda masih menderita karena gangguan iblis yang bermain sihir. Akan tetapi jika dalam dadamu ada sebesar dzarah iman maka pada akhirnya akan ditolong jua. Jika hatimu benar benar meyakini (meskipun sebesar dzarah) bahwa ujian yang kamu alami berasal dari Allah, suatu saat nanti akan lulus (sembuh) juga.

Demikian semoga mencerahkan, share ya?

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan Iblis

Sholawat itu dahsyat banget untuk hancurkan setan. Asalkan anda paham makna sholawat. SImak Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan ...