Bagi saya pribadi yang paling sulit dilawan adalah sihir yang menyerang ego. Ego kita dibisiki, dihasut dll. Simak Sulitnya Melawan Sihir yang Menyerang Ego/ Jiwa.
SIHIR YANG MENYERANG EGO
Aku juga waktu lihatin suami kayak org linglung .sy sempat berfikir dia mikirin wanita lain. Padahal pikirannya kacau mikirin tuntutan hidup sy dan anak2. karna sy kan korban sihir juga jadi pikiranku penuh negatif suudhon menuduh suami macam2. Itu klo lagi kumat .rasa negatif2 .buruk sangka.menuduh .benci.marah.cemburu sosial atau iri sama ya tadz.pokok rasa2 yg gak jelas muncul semua. Tp klo lagi gak kumat alias hati tenang .rasa2 negatif ilang semua. Berubah rasa2 positif.
Jawab: Dalam sihir itu yang paling susah adalah melawan diri sendiri. Yang paling berat adalah melawan ego kita sendiri. Jangankan korban sihir, bahkan semua manusia termasuk ustadz dan kyai yang sering ceramah tentang memerangi hawa nafsu.
Tidak saya, anda, mereka, ustadz, syeikh, ulama dll musuh yang nyata adalah memerangi dirinya sendiri. Jadi jangan beranggapan ustadzmu, gurumu, kyaimu dll terbebas dari godaan nafsu. Justru orang yang ilmu agamanya dalam makin berat godaannya.
Diri, ego atau hawa nafsu nama lainnya adalah sukma atau jiwa. Ketika kamu buruk sangka, benci, cemburu, iri dll itulah jiwamu, itulah dirimu. Diri yang seperti itulah yang akan kamu bawa nanti di alam akherat.
Bayangkan seekor kuda liar yang maunya berlari ke sana kemari, itulah gambaran jiwamu. Kalau dalam sihir kudamu dikendalikan setan. Kudamu diikat, dibelenggu, disuruh lari, disuruh lompat dll. Sehingga semakin sulit mengendalikan dirimu sendiri.
Karena jiwamu dibelenggu setan pada akhirnya jadi mudah marah, mudah prasangka, mudah cemburu, mudah sedih, mudah baperan, mudah nyolotan, seneng debat, seneng adu dalil, seneng pujian, seneng diberi dan masih banyak lagi.
Sehingga PR nya adalah melepaskan belenggu setan/ sihir disatu sisi, dan juga menjinakkan kuda liar di sisi lainnya. Kalau hanya salah satunya maka penanganan sihir tidak akan benar benar tuntas.
Ketika kamu diem dieman dengan suami/ istri itu bagian dari makar setan. Setannya bisik bisik, provokasi, menghasut dll sehingga kamu berprasangka buruk dengan pasanganmu. Saat berprasangka buruk itulah dadamu marah lalu mendiamkan pasangan.
Artinya "egomu" kena. Ini masalah ego. Oleh karena itu kamu harus berusaha keras menepis segala bisikan lalu menurunkan ego. Meskipun dadamu bergemuruh coba sapa pasangan dengan lembut. Bisa? Nyatanya susah khan?
Artinya apa? Artinya proses tazkiyatun nafs itu tidak semudah teori. Teorinya bisa berjilid jilid tapi prakteknya nol. Dalilnya bisa beribu ribu tapi belum mampu untuk menjinakkan jiwa yang liar.
"Terus bagaimana solusinya supaya ego kita bisa dikalahkan?"
Baca tulisan saya bertajuk santapan rohani. Insya Allah pelan pelan egomu bisa dijinakkan. Dan jangan lupa setelah membaca santapan rohani, share ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit
WA 0852-8595-6659

Tidak ada komentar:
Posting Komentar