Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan

Apakah anda kena sihir santet dan sulit meraih kesembuhan? Coba baca ini. Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan. Simak ya

 

SANTAPAN ROHANI, KUNCI KESEMBUHAN, HANYA ALLAH YANG BISA, MAHLUK TIADA KUASA

saya gangguan karena melakukan ngelmu misalnya karena dapat ilmu laduni, bisa menghilang,dll. ....waktu awal awal saya sering sakit kepala..sampai bertahun tahun..

Jawab: Yuk kita pinggirkan dulu akanya, pengetahuannya, dalilnya, hapalannya untuk kemduian buka hati lebar lebar. Karena kita akan membahas santapan rohani atau hidangan qalbu. Jangan sampai hidangan qalbu disantap oleh akal pikiranmu karena pasti akan mendorong jiwamu untuk memuntahkannya seraya mengatakan, "ini r4cun"

Sahabat yang dirahmati Allah... 

Coba renungkan, hidup ini sebenarnya hanya antara Allah dengan hambaNya. Atau hidup ini antara kholiq dengan mahluk. Atau hidup ini antara Raja dengan rakyatnya. Atau hidup ini antara dalang dengan wayangnya. Sedangkan hamba, mahluk, rakyat atau wayang sifatnya laa haula wala quwwata illa billah. Artinya mahluk itu tidak bisa apa apa, tidak kuasa apa apa karena Yang Maha Kuasa hanyalah Tuhan seorang saja.

Artinya Yang Kuat, Yang Kuasa, Yang Kaya, Yang Hebat, Yang Sakti, Yang Penyayang, Yang Adil, Yang Menyembuhkan, Yang Berkehendak, Yang Berkeinginan dll hanya Tuhan saja. Sedangkan kehebatan mahluk, keinginan mahluk, kekuasaan mahluk dll hanyalkah secuil pemberian dari diriNya. Kalau tidak diberi tentu saja mahluk tidak bisa apa apa..

Segenap mahluk atau 99 persen mahluk semuanya hanya bisa tunduk tanpa ada pilihan. Apa yang diberikan kepadanya itulah yang akan diterimanya tanpa mampu menolak, memberontak apalagi membangkang. Batu, kucing, ikan, malaikat, api, cahaya, angin, matahari, planet, galaksi, surga, neraka dll hanya bisa menerima pemberianNya apa adanya tanpa bisa menolak. 

Kecuali... Kecuali mahluk yang bernama, iblis, jin dan manusia. Kalau iblis memang diciptakan untuk menolak, memberontak dan membangkang perintah Tuhan. Sedangkan jin dan manusia bebas memilih, apakah menerima atau memb4ngkang seperti iblis.

Semua mahluk dan alam semesta termasuk iblis, jin dan manusia diberi peran oleh Allah dengan peran dan tugasnya masing masing. Ketika itulah iblis langsung memb4ngkang karena tugasnya tidak sesuai apa yang diinginkan. Termasuk sebagian besar setan dari jenis jin dan manusia akan memberontak ketika pemberian Tuhan tidak sesuai keinginan hawa nafsunya.

Ketika itulah terjadi per4ng antara Tuhan dengan segenap mahluk pemb4ngkang yang dikomandani oleh Iblis. Meskipun sebenarnya cerita perang ini juga cerita Tuhan sendiri. Cuma masalahnya khan kita tidak diperkenankan untuk bertanya, mengapa begini dan begitu, sebab kitalah yang akan ditanya.

Singkat cerita pada jaman dahulu kala Iblis menolak perintah Tuhan untuk sujud kepada Adam. Karena iblis meyakini dirinya jauh lebih baik, lebih pintar, lebih suci, lebih alim, lebih berhak masuk surga, lebih nyunnah, lebih banyak hapalannya, lebih banyak amal ibadahnya, lebih mengetahui ilmunya dll. Iblis menganggap seharusnya adam lah yang sujud kepadanya. Adamlah yang harus tunduk, hormat, mengalah, memuliakannya, memujanya dll. Seharusnya bukan iblis yang dikutuk, tetapi harusnya Adam yang dikutuk, dihinakan, diberikan adzab, disihir, disantet, dimiskinkan, dibikin sakit, dibikin gil4 dll. "Harusnya adam bukan aku", jerit iblis.

Tetapi keinginan dan kehendak Tuhan adalah Iblis yang dikutuk bukan Adam. Inilah yang membuat Iblis tidak terima dengan kenyataan lalu menyusun rencana atau makar yang besar. Berbekal dengan keilmuwan yang selama ini dipelajari selama ribuan tahun saat menjadi panglima malaikat, iblis membuat rencana balas dendam kepada Adam. Iblis terus bertapa, ngilmu, tirakat dll untuk menyerap energi alam sebesar besarnya sehingga bisa dimanfaakna untuk berbuat kerusakan.

Kalau bahasa kita, Iblis terus tirakat agar dirinya makin sakti, makin hebat, makin kuasa, makin kuat. Misalnya semedi, puasa 40 hari, wirid, berendam dll supaya dirinya sakti dimana kesaktian ini akan dimanfaatkan untuk balas dendam. Inilah spirit iblis yang ditularkan ekpada setan setannya dari bangsa jin dan manusia. Inilah perjuangan iblis untuk membuktikan bahwa, "aku lebih baik dari dia". Aku lebih sakti, lebih hebat, lebih mulia, lebih suci, lebih berhak masuk surga dll. Dengan kesaktian ini iblis ingin melihat anak adam menjadi mahluk yang terkutuk, terhina, kena adzab, kena siks44n, jadi gembel, penyakitan dll.

Kesimpulannya ketika anda ngelmu supaya sakti, punya karomah, punya ladunni dll maka hakikatnya anda sudah tersuntik virus iblis tapi nggak sadar. Meskipun ngelmunya terkesan islami, pakai tulisan arab, pakai puasa, pakai wirid dll sama saja. Sebab dorongannya supaya anda hebat, sakti, kebal, kuat dll sehingga bisa menundukkan orang lain. Meksipun yang ingin anda tundukkan adlaah dukun atau pelaku santet sekalipun.

Mengapa demikian?

Sebab kembali kepada tulisan awal yaitu hidup ini antara hamba dengan Tuhannya. Yang namanya hamba itu harus lemah, hina, papa dll sebab yang Kuasa, Kuat, Kaya hanya Allah semata mata. Jika anda ingin kuat, kaya, kuasa dll maknanya anda hendak merampas selendang Tuhan. Jika anda diberi peran yaitu ujian kena musibah atau kena sihir lalu mendorongmu untuk memberontak maka artinya anda mulai kena virus iblis. Apalagi dengan itu mendorongmu untuk ngelmu supaya sakti sehingga bisa balas dendam. Atau paling tidak datang kepada orang yang dianggap sakti untuk minta membalaskan sakit hatinya.

Jika dorongan hati dan nafsumu demikian maka hidupmu pasti berujung kepada penderitaan yang tak berujung. Dalam bahasa lain ketika kamu memberontak atau membangk4ng terhadap keinginan dan kehendak Tuhan pasti kamu akan dikutuk sebagaimana yang dialami iblis.

"Terus gimana ustadz? Hidupku sudah hancur, rumah tanggaku kandas, ekoniomi carut marut, penyakitan, dihina sana sini, difitnah sana sini gara gara sihir. Aku nggak kuat" 

Kamu nggak kuat karena yang dipandang diri dan nafsumu yang merasa tidak layak dikasih ujian demikian. Kamu merasa lebih baik, lebih sholeh, lebih taat sehingga merasa tidak layak dikasih musibah. "Aku sudah jadi orang baik kenapa hidupku dibikin hancur begini?", nah itulah perkataan hatimu khan?. Kamu berkeyakinan yang layak kena adz4b adalah orang jahat, pelaku sihir, dukun dan setan setannya. Bukankah ini sama dengan pemb4ngkangan iblis?

Oleh karena itu saat anda diberikan musibah maka jangan terus menerus yang dilihat adalah diri dan nafsumu. Jangan kau melihat mahluk sebagai biang kerok kehancuran hdiupmu. Jangan wajah hatimu melihat iblis yang hendak mengajakmu untuk balas dendam. Jangan kau terpedaya dengan provokasi setan yang mengajakmu untuk marah, kecewa, sedih, nglokro, malas, cemas, takut dll. Akan tetapi lihatlah Allah dibalik segala kisah hidupmu. 

Ingatlah kembali bahwa saya dan anda hanya hamba yang tidak bisa apa apa. Kita ini hanya wayang yang tidak kuasa apa apa. Kita ini hanya mahluk yang sedang diberikan sebuah peran tanpa mampu kita untuk menolaknya. Sehingga langkah pertama adalah terimalah, itu dulu. Terima pemberian Tuhan apapun itu tanpa penolakan dan pemberontakan apalagi pemb4ngkangan. Hatimu harus klik dulu, "Oh ya ini pemberian Allah, saya harus bisa menerimanya".

Ketika hatimu sudah klik dengan Allah maka akan mampu meredam gejolak dalam nafsu/ jiwamu. Artinya biang kerok dirimu tidak mau menerima peran yang Tuhan berikan adalah nafsumu, egomu, dirimu. Dalam bahasa lain nafsumu ingin menjadi tuhan selain Allah yang bisa begini dan begitu. "Harusnya khan nggak begini, harusnya khan pelaku yang kena adzab, harusnya khan bukan saya. Wah nggak bener ini, aku harus ngelmu supaya bisa balas dendam". Nah inilah perkataan dan bisikan nafsu yang ditunggangi iblis yang bermain sihir. Menurutmu harusnya begini dan begitu, tapi menurut Allah nggak begitu kok? Faktanya nggak seperti itu. Ini yang harus coba anda terima.

Sehingga langkah pertama adalah, "terimalah kenyataan" tanpa ada kecenderungan untuk menilai salah benar, baik buruk dll. Penilaian itu berasal dari otak dan logikamu. Penilaian itu berasal dari dirimu yang merasa lebih pinter, lebih alim, lebih suci dll. Makanya ketika membaca artikel santapan rohani, tngglmkn itu semua supaya hatimu kebuka. Pinggirkan dulu akal dan logikamu lalu terimalah kenyataan. 

Langkah ke 2 apa? Saran saya belajarlah mempraktekkan langkah pertama saja dulu. Yaitu hatimu lapang menerima kenyataan takdir. Sebab realiatas takdir itulah kehendak Allah. Terima dulu kehendak Allah, supaya langkah ke 2 akan dibuka olehNya. Selama anda belum mampu menerima kenyataan takdir maka selama itu pula dirimu akan berjalan dalam kegelapan. Hatimu gelap, tertutup, tercover atau terkafir oleh nafsu, jiwa atau dirimu sendiri.

Apalagi anda berontak, memb4ngkang lalu merasa mampu keluar dari masalah. Lalu dengan pemberontakan ini kamu ngelmu, semedi, wirid, datang ke orang pintar, datang ke dukun bahkan datang ke peruqyah sekalipun, atau baca ayat ruqyah sekalipun, atau pakai media ruqyah klinik pendekar langit sekalipun. Maka jaminan masalahmu akan semakin rumit dan membelit. Mengapa demikian? Sebab langkahmu didorong oleh pemberontakan bukan penerimaan.

Mengapa pasti masalahmu semakin rumit dan membelit? Sebab kembali kepada tulisan awal kita ini hanya hamba, hanya mahluk, hanya wayang yang tdak bisa apa apa. Janganlah kamu merasa bisa, merasa mampu, merasa kuasa, merasa benar, merasa hebat apalagi merasa sakti. Sebab yang Maha Kuasa dan Maha Segala galanya hanyalah Allah saja tidak ada yang lain. Dudukkan hatimu pada maqom hanya Allah saja yang bisa.

Ketika hatimu dilapangkan untuk menerima ujian, lalu didudukkan pada maqom mahluk tiada kuasa, hanya Allah saja yang bisa maka yakinlah langkah ke 2 akan ditunjukkan jalannya. Apakah dengan dipertemukan dengan peruqyah, kyai, pendekar langit atau siapa saja terserah Allah. Mau ketemu siapapun tetap dudukkan hatimu pada maqom mahluk tiada kuasa, hanya Allah saja yang bisa. Insya Allah dengan itu jalan kesembuhan akan dibuka.

Siapa yang menyembuhkan? Allah asy syafii. Mahluk tiada mampu menyembuhkan, hanya Allah yang bisa menyembuhkan.

Semoga mencerahkan, share ya?

Syukron

Klinik Pendekar langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan

Apakah anda kena sihir santet dan sulit meraih kesembuhan? Coba baca ini. Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan. Simak...