Jika kamu hancur hancuran ekonomimu maka hakikatnya kamu sedang dipersiapkan. Kamu orang yang terpilih. Simak Orang yang Takdir Hancur Ekonominya Sebenarnya Calon Orang Kaya.
SANTAPAN ROHANI, PERCAYALAH KAMU YANG EKONOMINYA HANCUR KARENA SIHIR CALON ORANG KAYA
pikiran suka terganggu dan ngebleng ustadz.. sya dan istri juga sering cekcok.. sya sma istri saat ini msh ikut org tua blum punya rumh sndiri.. mklum ustadz kmi org biasa org sederhana bukn org berada.. msh dibilang msh serba kkurangan dalm hal ekonomi dlsb..
Jawab: Ketika anda kena sihir lalu membuat ekonomimu ancur sebenarnya anda bakat kaya. Atau bahasa lainnya anda dipersiapkan menjadi orang kaya. Cuma karena kamunya nggak sadar sadar akhirnya nggak kaya kaya juga.
Ketika anda sudah kenal dengan "Al Ghoniyyu atau Yang Maha Kaya" maka semua pasti akan terbuka selebar lebarnya. Anda tidak perlu kerja keras, sebab semua didatangkan melalui jalan dan cara yang tidak akan pernah anda duga sebelumnya. Amazing.. Tidak ada kata kata yang bisa menggambarkan betapa hebat jalan dan caraNya.
Nah karena ini santapan rohani bacalah dengan qalbumu ya? Pinggirkan dulu pengetahuanmu, hapalanmu, ilmumu, dalilmu, hujjahmu dll. Sebab kalau kamu membawanya akan membuatmu ker4cunan. Termasuk mohon maaf pemahamanmu tentang amalan memperlancar rezeki yang selama ini kamu pelajari baik dari baca kitab, ikut kajian atau mendengarkan ceramah pinggirkan dulu. Selesai membaca tulisan ini, silahkan boleh diambil lagi.
Btw sahabat yang kena sihir yang menghancurkan ekonomi kudu paham ayat ini.
Artinya: Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS Ath Thalaq: 3)
Sebelum kita membahas makna ayat diatas, ijinkan saya cerita dulu. Cerita sederhana menurutmu tetapi percayalah mengandung hikmah yang besar. Singkat cerita saya hampir kehabisan kayu bidara yang biasa saya pakai untuk campuran garam ruqyah atau semprotan. Ndilalah ada tetangga yang menebang pohon bidara didepan rumahnya. Lalu kayunya saya minta. Diwaktu yang lain saya hampir kehabisan kayu kelor. Ndilalah pohon kelor punya pak RT roboh ketiup angin saat hujan. Akhirnya saya minta kayunya yang cukup untuk stok setahun ke depan.
Percayalah saya punya seribu satu cerita lain yang menakjubkan, baik besar atau kecil. Saya share cerita yang simpel saja supaya mudah dipahami. Judul ceritanya adalah ndilalah. Ketika kamu mengalami kisah ndilalah dapat kayu kelor gratis, maka anda juga akan mengalami kisah ndilalah bisa punya rumah sendiri, ndilalah bisa lunas hutang, ndilalah bisnisnya berkembang pesat dll.
Ndilalah itu bahasa jawa sebagai ekspresi kaget karena mendapatkan sesuatu pada waktunya. Kalau bahasa arabnya Biidznillah atau dengan ijin Allah. Dan anda harus mampu melihat dengan mata hatimu mekanisme ndilalah adalah bagian dari desain dari Yang Maha Sempurna. Mulailah belajar dari yang kecil kecil dulu. Misalnya saat lagi pengin bakso, eh ada tetangga yang ngantar. Saat sedang kehausan, eh teman kerjaan bawa es teh. Lihatlah secara pandangan mata hati itu semua perbuatan Allah.
Ternyata untuk meyakini semua dari Allah nggak gampang loh? Lisanmu saja fasih mengatakan semua dari Allah, tapi kalau sudah praktek dilapangan kebanyakan dustanya. Percayalah untuk meyakini hal ini dalam hati perlu proses bertahun tahun dan harus melewati dinamika yang mengharu biru. Kalau tidak percaya tanya saja korban sihir yang hancur ekonominya. Percayalah mereka akan mengatakan sangat tidak mudah sekali meyakini rezeki dari Allah. Tidak mudah beriman bahwa semua dari Allah dan akan kembali kepadaNya.
Makanya diawal saya menulis, anda korban sihir yang hancur ekonominya sebenarnya calon orang kaya, cuman belum nyadar. Mengapa demikian? Sebab harta bendamu benar benar diambil semua mua lalu kamu kesulitan untuk sekedar mencari sesuap nasi. Semua jalan rezeki seakan ditutup rapat rapat. Memang secara lahiriah jalan rezekimu ditutup oleh sihir, tetapi hakikatnya Allah sedang mengujimu.
Saat anda kena sihir diri, jiwa dan nafsumu dikerahkan sedemikian rupa untuk mempertahankan ekonomi yang hancur. Anda berusaha mati matian untuk mempertahankan bisnis dan pekerjaan. Apalagi itu adalah satu satunya keran rezeki yang selama puluhan tahun anda bangun bersusah payah. Lalu coba suntik modal, ganti strategi dan berbagai upaya mempertahankannya namun berakhir dengan kebangkrutan. Sudah bangkrut plus menyisakan hutang yang menumpuk.
Ketika pekerjaan utama sudah tidak mampu lagi dipertahankan kemudian korban sihir akan berusaha mencari sumber penghasilan lain. Paling tidak untuk sekedar menyambung hidup. Akan tetapi semua seperti tertutup. Meskipun anda sudah berusaha keras sekali tetap saja hasilnya zonk. Ada sih hasilnya tapi sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup, apalagi membayar sekolah anak atau nyicil utang. Palingan hanya cukup untuk beli beras seliter sama kerupuk.
Saya dahulu sampai ngocek, nguli dan bahkan ngemis untuk bisa seekdar makan. Mungkin bagi anda yang membaca tulisan ini biasa saja, tapi saya yang ngerasain bagaimana sulitnya saat itu. Benar benar menyesakkan jiwa dan raga. Disisi lain istri saya sering terduduk di ujung dapur dengan berlinangan air mata karena tidak ada apapun yang bisa dimasak. Dan ini berlangsung beberapa tahun lamanya.
Saat itu saya gak butuh diceramahi tentang kesabaran, apalagi dikasih dalil. Gue nggak peduli dengan dalilmu sebab yang saya butuh saat itu adalah makan. Bagaimana anak anakku bisa makan hari itu. Terkadang saya harus meninabobokkan si kecil yang merintih kelaparan.
Sampai pada satu titik akhirnya saya menyerah.. Ketika semua daya upaya dikerahkan namun tidak merubah keadaan akhirnya saya menyerah dengan keadaan (takdir). Yang terjadi terjadilah, saya sudah tidak terlalu ambil pusing. Memang menyerah kepada takdir belum merubah keadaan untuk beberapa waktu lamanya, akan tetapi paling tidak beban berat yang selama ini membelenggu sudah aku lepaskan sehingga bisa menjalani hidup dengan lebih ringan.
Apa beban berat itu? Yaitu merasa bisa dan kuasa. Ternyata saat kena sihir mau berusaha sehebat apapun hasilnya tetap saja zonk. Meskipun sebelumnya saya seorang pebisnis ulung tetap saja berakhir dengan kebangkrutan. Akhirnya saya melepaskan ilmuku, kecerdasanku, kepintaranku, kehebatanku dll untuk kemudian menyerahkan diri kepada takdir.
Dan terjadilah keajaiban. Ajaib menurutku, tapi menurutmu bisa jadi biasa saja. Ajaib sebab setelah saya menyerah justru untuk urusan makan ada saja jalannya. Selama beberapa bulan saya mencoba menggunakan rasio atau logika, mungkin karena sesuatu yang kebetulan saja. Misalnya saat kepengin nasi bebek, tiba tiba ada tetangga yang nganter, katanya dapat dari kantornya. Tapi mau dilogika seperti apapun tetap saja tidak masuk akal. Mengapa demikian? Sebab kejadian kecil seperti ini tidak hanya terjadi sekali dua kali melainkan terus menerus tidak ada putus putusnya.
Sehingga pada satu titik aku mengakuinya, "Iya kami mengakui, ini semua dari Mu ya Allah, Engkau Yang Mencukupkan". Dan sejak pengakuan itu, saya mulai belajar tawakal sampai dituduh istri saya sedang stress. Mosok hari ini nggak pegang duit sama sekali jawaban saya, "tenang ini lagi nunggu Allah". Dan ternyata bukan cuma istri saya yang menuduh demikian, sebab beberapa netizen juga menuduh saya orang yang stress (baca sesat).
Masalahnya adalah yang ditunggu selalu saja datang tepat pada waktunya. Dan selalu saja begitu nggak ada putus putusnya sampai sekarang. Sebagaimana cerita tetangga nebang pohon bidara atau pohon kelor pak RT rubuh karena hujan badai. Ndilalah ada ada saja jalannya dimana selalu saja tidak pernah disangka sangka sebelumnya. Inilah yang membuatku sangat takjub.
Sehingga sekarang ini saya menjalani hidup santai saja. Sebab semua sudah aku serahkan kepada Allah dengan penyerahan yang sebenar benarnya. Sudah tidak ada kekhawatiran lagi, sudah tidak bersedih hati lagi. Justru ketika hatiku sudah didudukkan seperti itu, semuanya dan segalanya didatangkan dari segala penjuru. Sampai sampai saya nyeletuk, "udah ya Allah, ini sudah lebih lebih". Tapi malah didatangkan lagi dan lagi dan lagi.
Apa ibroh yang ingin saya share kepadamu khususnya kepada korban sihir yang ekonominya sedang ancur ancuran?
Saya hanya ingin meyakinkanmu bahwa ujianmu adalah jalan untuk mengenal Al Ghoniyyu atau Yang Maha Kaya. Ketika kamu sudah kenal maka saya jamin anda tidak ingin berpisah lagi untuk selamanya. Buka hatimu, semua harta bendamu diambilNya supaya kamu tidak menuhankan pekerjaan dan harta. Segala ikhtiarmu ditutup supaya kamu tidak menuhankan ikhtiar. Oleh karena itu biarkanlah tuhan tuhan lain selain Allah dib1n4s4k4n.
Lemaskan hawa nafsumu. Mneyerahlah kepada takdir. Setelah itu serahkan dirimu kepadaNya. Kamu tidak perlu ngotot, belajarlah tawakal, biarkan DIA yang bekerja untukmu. Memang sangat tidak mudah menyerahkan diri, perlu proses bertahun tahun lamanya. Karena sama saja dengan tidak punya harga diri. Mana ada manusia yang mau? Tapi justru ketika kita tidak punya diri, maka diri Tuhanlah yang bekerja.
Belajarlah mulai dari hal yang kecil dan sederhana. Ketika anda belajar tawakal lalu datang apa yang anda inginkan segeralah puji Allah. Misalnya anda sudah ngojek dari pagi sampai sore tapi hanya bawa uang 20.000 ke rumah. Gpp 20.000 yang penting bisa buat beli nasi ayam sebagaimana janjimu sebelum berangkat kerja. Eh dijalan ban bocor dan harus anda tambal dengan biaya 15.000. Sisanya hanya 5.000. Lalu anda pulang dengan dada yang begitu sesak karena tidak bisa memenuhi janjimu kepada anakmu. Ditambah membayangkan anak anakmu tidur dalam keadaan lapar.
Saat sampai rumah anda kaget sebab anak anakmu sedang makan nasi ayam dengan lahapnya. Ternyata ada kerabatmu yang main sambil membelikan nasi ayam kepada anak anakmu. Maka lihat dengan hatimu itu semua perbuatan Allah. Itu semua hadiah kecil dari Allah karena kamu sedang belajar tawakal. Segera setelah itu lampiaskan rasa harumu, bahagiamu, puja pujimu kepada Allah. Jangan kepada kerabatmu. Maka percayalah pujianmu kepada Ar Rozzaq akan benar benar berkesan dalam dada.
Esok lakukan hal yang sama, yaitu bersandar hanya kepada Allah. Sebab percayalah akan terjadi keajaiban yang terus menerus tiada putus putusnya. Sampai hatimu benar benar yakin bahwa semua yang mendatangkan adalah Allah bukan mahluk. Sehingga pada satu titik engkau sudah tidak khawatir lagi menjalani kehidupan. Mengapa demikian? Sebab ada Allah, maka semua akan beres.
Dan pada suatu hari nanti ketika hutang hutangmu sudah lunas, ketika kamu berdiri diteras lantai 2 rumahmu sendiri, ketika kamu sedang membahas bisnis besar dengan klien, ketika ujian sihir sudah lama berlalu maka kamu akan sering melihat langit. Matamu memang menerawang langit dimalam yang sunyi, namun hatimu melihat betapa kemuliaan dan kebesaranNya meliputi semesta alam.
Ketika itulah anda mengerti dan sadar sesadar sadarnya bahwa musibah adalah tanda cinta dariNya. Supaya dengan itu engkau mengenal siapa sebenarnya Ar Rozak, Asy Syafii, Al Mughniyy, Al Wahhab, Al Hasib, Ar Rohman dan Ar Rohiim. Dan saat itu engkau sangat berharap semakin banyak insan yang mengenalNya lalu merindukanNya setiap waktu.
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar