Mengenal Allah Lewat Ujian & Musibah

Mungkin anda meyakini bahwa mengenal Allah itu harus dengan ritual ibadah. Anda salah, bahkan Mengenal Allah Lewat Ujian & Musibah. Bagaimana ceritanya? Simak dan renungkan.

 

SANTAPAN ROHANI, DARI SD SAMPAI GEDE GIAT RITUAL IBADAH, KENAL ALLAH JUSTRU LEWAT MUSIBAH

Saya tahajud dari kls 5 SD ngga putus2 hingga sekarang Alhamdulillah pak ustadz, semua puasa dah dijalanin (puasa daud,.apalagi puasa yg level bawahnya), sedekah subuh jg rutin, baca quran rutin 1 day 1 juz dll...tapi saya benar2 ngenal Allah setelah Allah tegur dg ujian itu pengalaman sy tadz, semua penyakit hati habis setelah ujian tsb. Istilah mati sebelum mati jasad itu setelah sy nerima ujian/teguran dari Allah...setelahnya apapun yg terjadi disenyumin/disir kan aja karena ada Allah dibalik semua itu, Alhamdulillah🤲🙏

Jawab: Wah luar biasa ritualnya, lanjutkan ya? Saya sebelum kena sihir juga kurang lebih mirip. Meskipun sahabat diatas lebih giat ritualnya. Kalau saya lebih ke arah kajian dan berorganisasi yaitu organisasi Islam. 

Sebelum kena sihir saya pernah ikut organisasi dan kajian dari berbagai aliran, golongan dan manjah. Mulai dari mondok di ponpes NU ngaji kitab kuning sampai mau ngaji kitab jalalah. Kalau ditempat saya ngaji kitab jalalah itu paling tinggi karena hanya berisi 10 lembar tapi ngajinya bisa 2 tahun. Kemudian saat muda ikut organisasi semacam hizbut tahrir, ikut halaqoh tauhid dan ikut manhaj salaf. Saat pemuda saya begitu militan dan cenderung menyalahkan amaliah orang lain yang berbeda dengan pemikiran saya saat itu. Bahkan kedua orang tua, saya debat karena meyakini amaliah mereka penuh dengan bid'ah dan kesyirikan.

Seiring waktu saya ikut kajian jamaah tabligh. Beberapa kali nginep di masjid 3 hari untuk belajar sunnah. Lalu ikut jamaah tarekat syattariyah nahsyabandiyah. Kemudian seiring waktu ikut organisasi semacam pengusaha muslim. Disinilah jiwa pebisnis saya diasah sehingga bisa sukses. Keyakinan saya saat itu saya sukses menjadi pengusaha muslim yang sholeh.

Saat itu saya punya komunitas dengan anggota ribuan orang diseluruh indonesia. Ketika ada bencana alam kami kadang turun untuk memberikan bantuan. Agenda lain misalnya santunan anak yatim, donasi pakaian bekas, dan kunjungan ke sana sini. Wes pokoe sempurna sebagai seorang muslim. Udah ganteng, kaya raya, dermawan, sholeh, dihormati, dimuliakan dll, hehehe. Sehingga tidak sadar saat itu saya merasa "aku yang sholeh, aku yang kaya, aku yang dermawan, aku yang pintar, aku yang ilmunya luas dan lain sebagainya". 

Sekarang kalau ingat masa itu, saya membayangkan "aku" sebenarnya adalah Iblis yang berbaju agama. Karena saat itu saya merasa "aku lebih baik dari orang lain". Bukan merasa sebenarnya tapi faktanya memang demikian. Sebagaimana Iblis faktanya memang lebih berilmu, lebih kaya, lebih sholeh, lebih cerdas, lebih berpengetahuan dan segala kelebihan lainnya. Persis sis sis kayak Iblis tapi nggak sadar juga. Artinya saya pendekar langit sebenarnya "mantan Iblis".

Sampai akhirnya jediaaarrrrrr.. Saya kena sihir yang menjadi sebab hancurnya semua yang pernah saya miliki. Rumah tangga, bisnis, komunitas, jamaah dll hancur semua. Bahkan otakku yang pernah encer tiba tiba menjadi oon dan g0bl0g. Ilmuku, pengetahuanku, kecerdasanku dll tiba tiba tiada berguna dan tidak bisa menjadi bagian dari solusi permasalahan. Misalnya ketika bisnis hancur saya coba terapkan ilmu bisnis yang saya pelajari bertahun tahun nyatanya tidak berguna. Mau ganti strategi seperti apapun tetap saja bangkrut dan menyisakan hutang yang semakin menggunung.

Bertahun tahun saya memberontak terhadap takdir. Rasa tidak percaya mosok manusia sesholeh ini, sebaik ini, sesuci ini kok malah diberikan musibah yang tidak masuk akal?? Seharusnya yang hidupnya hancur khan orang orang dzolim. Persis seperti Iblis yang membangkang perintah Allah karena dirinya merasa lebih baik, lebih sholeh dan lebih suci daripada Adam. Karena membangkang perintah Allah itulah akhirnya Iblis dikutuk dan dilempar ke alam yang paling rendah. Semua pakaian kebesaran Azazil (nama iblis saat itu) diberedel lalu dimasukkan ke dalam neraka.

Persis sis seperti saya saat itu. Karena membangkang ketetapan Allah akhirnya saya dikutuk dan ditempatkan ditempat yang serendah rendahnya. Dari yang awalnya dicintai oleh mahluk kemudian dikhianati oleh orang terdekat, teman dan relasi. Dari awalnya suka sedekah berubah menjadi peminta minta sedekah. Dari yang awalnya dimuliakan lalu berubah jadi terhina sehina hinanya. Inilah kutukan yang Iblis alami dan juga saya alami. Yaitu dari tempat yang setinggi tingginya kemudian dihempaskan ke tempat yang serendah rendahnya.

Sampai kapan saya dan anda dihempaskan ditempat yang serendah rendahnya? Jawabannya selama kita masih membangkang kepada perintah dan ketetapan Allah maka selama itu kita akan dikutuk. Dalam bahasa lain selama kita masih memberontak kepada takdir maka selama itu pula hidup kita akan menderita. Dalam bahasa lainnya selama kita belum mampu menerima kenyataan maka selama itu hidupmu tidak akan berubah. Fix ini...

Artinya kenyataan dan realitas takdir itu sebenarnya adalah perintah Allah. Perintah Allah sudah digelar dan seluruh malaikat diminta untuk sujud meskipun perintahnya nggak masuk akal. Dalam bahasa lain kenyataannya saya dan anda kena sihir dan kita diminta untuk menerima kenyataan dengan cara sujud. Sujudkan hatimu.. Tundukkan akalmu. Dan pada akhirnya semua malaikat bersujud kecuali Iblis. Siapa iblis? Yaa aku dan kamu mosok nggak nyadar?

Yaitu aku dan kamu yang memberontak, tidak terima ketika diberikan ujian sihir lalu marah, dendam, kecewa dan sakit hati. Meskipun anda tersinggung tapi kenyataannya khan memang begitu, yaitu aku dan kamu memberontak terhadap ketetapan Allah. Iblis namanya. Meskipun anda dahulunya ustadz, kyai, habib, pengusaha, orang kaya, orang sholeh, orang dermawan, orang berilmu, orang cerdas dll kenyataannya khan anda memberontak. Iblis dahulu juga orang yang memiliki banyak sekali gelar kemuliaan kok.

Oleh karena itu berjuanglah untuk menundukkan akalmu, sujudkan hatimu. Terima ketetapan Allah meskipun ujiannya nggak masuk akal. Tenangkan dadamu lapangkan hatimu. Hanya dengan itulah saya dan anda akan bertemu Allah. Dalam bahasa lain turunkan egomu serendah rendahnya maka Allah akan datang dengan membawa kemuliaan yang setinggi tingginya. 

Caranya biarkan yang hilang jangan dicari cari, biarkan yang pergi jangan ditahan, ikhlaskan yang hancur jangan ditangisi. Sekali lagi lapangkan hatimu melihat perbuatan Allah dalam takdirmu sendiri. Maka hanya dengan cara itu engkau akan mengenal dan bertemu Allah. Dalam bahasa lain Allah akan datang ketika hatimu sudah kosong.

Bagaimana cara Allah datang? Caranya sama seperti dahulu yaitu bersama perintahNya kepada takdir. Dahulu Allah datang membawa perintah untuk mengancurkanmu. Dalam bahasa lain Allah datang menghancurkan berhala dalam hatimu. Lalu ketika hatimu sudah kosong dari mahluk maka Allah akan datang membawa surga. Bentuknya apa? Bentuknya adalah manifestasi surga dalam alam lahiriahmu. Yaitu segala sesuatu yang membuatmu puas, senang dan bahagia.

Artinya ketika akalmu tunduk dan hatimu sujud maka Allah akan datang membawa segala solusi semua permasalahanmu. Apapun masalahmu, seberat apapun maka itu semua mudah bagi Allah untuk menguraikannya. Misalnya rumah tanggamu akan harmonis kembali, rezeki mengalir lagi dan nama baik pulih kembali. Dan pada saat itulah anda sudah mengenal Allah dengan pengenalan yang sebenar benarnya.

Artinya jalan mengenal Allah bukanlah melalui ritual yang sudah bertahun tahun anda lakukan. Bisa sih bisa jika Allah mengendaki demikian. Tapi dari pengalaman saya mengenal Allah justru bukan dari gencarnya ritual ibadah yang kita lakukan akan tetapi melalui musibah yang bertubi tubi. Sebagaimana cerita sahabat kita diatas sejak SD sampai dewasa selalu tahajud, ngaji, sholat dll namun hatinya tetap kering. Ia meyakini sudah kenal Allah tapi nyatanya hatinya kering kerontang. Makin jelas kalau hatinya kering pada saat diberikan musibah yang besar.

Saat diberikan musibah yang besar dirinya berontak, hatinya penuh dengan kesedihan. Dan ternyata ritual ibadah yang selama ini dilakukan tidak mampu mengobati hatinya yang terluka. Sebab memang ritualmu itu tidak mampu untuk menjadi solusi kecuali Allah. Hanya dengan mengenal Allah saja maka semua penyakit dalam dadamu akan sembuh.

Mungkin anda tidak percaya dan menyangkal tulisan saya ini, silahkan saja. Silahkan anda berguru dengan guru agama manapun. Silahkan anda takzim dengan ustadz manapun, itu bagus sekali. Lanjutkan saja belajarnya. Saya juga sedang dan terus belajar kok. Tapi percayalah suatu saat anda akan paham bahwa yang dibutuhkan untuk mengenal Allah bukanlah hapalan hadits, fasihnya tafsir, pintarnya fikih dan lain lain akan tetapi akal yang tunduk dan hati yang sujud. Dan untuk itu diirmu harus diproses melaui ujian yang bertubi tubi. Hidupmu harus dibanting banting sampai mentok tidak ada jalan keluar. Hanya dengan itulah nafsumu akan tunduk. Dan ketika nafsumu tnduk itulah anda akan mengenal Allah dengan pengenalan yang sebenar benarnya.

Begitu kira kira...

Syukron

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

14 Langkah Ruqyah Mandiri & Download Audio Ruqyah

Anda ingin belajar ruqyah mandiri? Simak artikel 14 Langkah Ruqyah Mandiri & Download Audio Ruqyah. Jangan lupa praktekkan, save dan sha...