Artikel ini adalah serial tulisan santapan rohani yang saya tulis di FB klinik pendekar langit. Tulisan ini kalau tidak salah part 4. Untuk part 1 sampai 3 silahkan kunjungi FB ya? SImak tulisan Sudah Mabrur Meskipun Belum Berhaji ke Tanah Suci.
SANTAPAN ROHANI, SUDAH MABRUR MESKIPUN TANPA BERHAJI DI TANAH SUCI PART 3
Ketika hatimu sakit seperti diiris sembilu saat melihat hidupmu dihancurkan pegang dadamu lalu ucapkan, "Allahuakbar3x, laailaha illallaahu Allahuakbar. Allahuakbar walillaahilhamdu"
Jawab: Kalimat diatas adalah status saya sore ini. Yaitu saat nafsu anda sedang disemb3lih maka bacalah kalimat diatas. Nuansanya bukan melawan loh ya? Camkan itu. Nuansanya bukan melawan saat dirimu disemb3lih oleh takdir. Justru sebaliknya yaitu menerima. Mengapa menerima takdir yang sangat menyakitkan? Supaya kamu cepat m4ti atau tunduk hawa nafsumu. Tunduk terhadap segala ketetapan Allah.
Kalau kamu melawan maka semakin sakit rasanya. Kalau dengan bacaan itu nuansa dalam jiwamu ingin balas dendam kepada pelaku dzalim maka semakin pedih rasanya. Akan tetapi sekali lagu nuansanya menerima ketika nafsumu disemb3lih oleh takdir sehingga cepat m4tinya. Kalau nafsumu sudah mati maka tinggal DIA saja Yang Hidup.
Maka ketika hatimu pedih dan perih rasanya saat menyaksikan kehancuran didepan mata katakanlah sebagaimana yang diucapkan oleh Nabi Ibrahim alaihis salam saat menyemb3lih anaknya Nabi Ismail alaihis salam, "Allahuakbar3x, laailaha illallaahu Allahuakbar. Allahuakbar walillaahilhamdu". Setelah itu g0r0k sampai m4ti.
Ketika nafsumu m4ti maka nyatalah siapa Yang Hidup. Ketika DIA saja yang hidup dalam dirimu maka hidupmu pasti beres. Itu sudah pasti tidak bisa tidak. Mengapa demikian? Sebab DIA lah Tuhan yang sebenar benarnya sementara nafsumu adalah tuhan abal abal.
Btw santapan rohani kali ini part 3. Sahabat jangan lupa baca part 1 dan part 2 ya? Biar nyambung ceritanya.
Kemarin kemarin saya menulis bahwa Nabi Ibrahim alaihis salam wukuf di arafah lalu mendapatkan perintah untuk menyemb3lih anaknya. Pada saat melakukan perjalanan ke jabal qurban ditengah jalan didatangi dan dihasut oleh setan. Setelah Nabi Ibrahim bisa mengusir setan (lempar jumroh) kemudian beliau menyemb3lih anaknya Ismail. Ketika nyata kesabaran dan keimanan mereka berdua lalu Allah menggantinya dengan seekor domba. Dan kisah mereka diabadikan oleh Allah untuk menjadi pelajaran bagi umat setelahnya bagaimana seharusnya manusia mengabdi/ menyembah Allah.
Setelah Ibrahim alaihis salam mampu menyemb3lih keakuan dirinya maka nyatalah siapa Yang Hidup. Dalam bahasa lain ketika kita m4ti maka nyatalah bahwa hanya Allah saja yang hidup. Maka kemudian dalam ritual haji, setelah lempar jumroh kemudian menuju masjidil harom untuk melakukan thowaf mengelilingi ka'bah sebanyak 7 putaran. Ka'bah adalah baitullah atau rumah Allah. Tidak boleh didalam ka'bah ada berhala selain Allah.
Dalam bahasa lain kakbah adalah tugu suci yang harus dibersihkan dari selain diri_Nya. Pertanyaannya dimanakah kakbah? Pusatnya ada ditanah suci mekah, namun rumah Allah bisa juga di masjid, mushola, surau dan dimana saja. Yaitu sebuah tempat secara dzohir dimana disitu dilaksanakan aktifitas ibadah untuk menyembah Allah. Ditempat itu hati manusia tunduk kepada segala hukum dan ketetapan Allah.
Dan baitullah yang sesungguhnya ada dihatimu. Disitulah tugu/ batu dimana kita harus selalu berthawaf kepadanya. Secara dzohir tugunya berbentuk jantung tapi secara batin disebut dengan hati atau qalbu. Maka ketahuilah baitullah itu ada didalam qalbumu. Artinya sebelum thowaf bersihkan terlebih dahulu hatimu dari segala sesuatu selain Allah. Bersihkan dulu seribu nama seribu wajah yang selama ini berjejeran dalam hatimu. Sapu dan hancurkan wajah dukun, pelaku sihir, jin, Iblis, pasangan, tetangga, harta benda dll. Lalu sisakan satu nama satu wajah saja yaitu Allah.
Mengapa thowafnya 7 kali? Sebenarnya pesannya sama sebagaimana anda lempar jumroh dengan 7 kerikil pada masing masing tugu. Yaitu tuhu aqobah, tugu ula dan tugu wustho. Anda melempar 7 bagian sukmamu dari setan setan. Setelah anda lempar setannya maka 7 sifat buruk akan diganti dengan 7 sifat yang terpuji. Misalnya sabar, ikhlas, syukur, ridho, empati, tulus dan lain sebagainya.
Anda harus berhowaf dipusat baitullah sambil menyadari bahwa segalanya berasal dari Allah. Terus bertahan dalam lingkaran thowaf meskipun ada grafitasi yang hendak melempar anda dari lintasan. Ketika saat thowaf anda sampai antara rukun yamani dan hajar aswad bacalah doa sapu jagad, "Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban-naar". Maknanya adalah teruslah berthowaf karena pada saatnya anda sampai di depan hajar aswad/ batu surga.
Ketika anda sampai disisi hajar aswad bacalah bismillaahi allahuakbar. Hajar aswad adalah batu surga, maka ketika anda melihatnya bacalah bahwa itu semua berasal dari Allah. Maknanya adalah ketika engkau menemukan solusi dari segala masalah hidupmu maka itulah batu surga. Dalam bahasa lain itu semua Allah yang mendatangkan, oleh karena itu segera sebut nama_Nya.
Mungkin sahabat bisa lihat gambar terlampir.. Itulah denah dari kakbah. Dan saya mengajakmu untuk melihat itulah baitullah yang ada dalam hatimu. Itulah denah atau gambar baitullah qalbumu.
Ditengah tengah hatimu ada batu sebagai pusat thowaf. Didalam bangunan dari batu tersebut kosong alias tidak ada segala sesuatupun. Secara ruhaniah bangunan batu itulah jantungmu, hatimu atau qalbumu. Karena didalam kakbah tidak ada segala sesuatu, maknanya adalah didalam hatimu jangan ada segala sesuatu selain Allah.
Maka lakukan thowaf disekeliling baitullahmu sambil mengucapkan bismillaahi allaahuakbar. Ketika sampai di maqom Ibrahim maka sholatlah. Maqom ibrahim itu letaknya didepan pintu kakbah. Sedangkan didalam pintu kakbah adalah kekosongan. Disitulah letaknya maqom Ibrahim yaitu maqom dari hamba Yang Maha Penyayang. Karena makna ibrahim dari kata Ib yang artinya hamba dan rahim yang artinya Penyayang.
Artinya: Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud". (QS Al Baqarah: 125)
Maka ketika anda sampai di maqom Ibrahim dalam qalbumu sholatlah. Arti sholat adalah terhubung atau menyatu. Maka hubungkan hatimu kepada Allah.
.
.
Sahabat yang dirahmati Allah. Mungkin penjelasan diatas belum mampu anda pahami. Tapi ketika saya dan anda bisa menggorok n4fsu niscaya akan paham dengan sendirinya. Sebab ketika nafsumu sudah ditundukkan otomatis hatimu akan berthowaf sambil memuji Allah. Ketika diirmu sudah mampu menerima ujian dalam bentuk musibah yang ugal ugalan lalu hatimu lapang maka engkau akan melihat Kebesaran Allah.
Akan tetapi untuk mampu menundukkan nafsu adalah hal yang paling sulit. Tidak ada satu manusiapun yang dengan suka rela menyerahkan nafsunya kepada Allah. Oleh karna itu Allah sendiri yang memilihmu untuk kemidian meny3mbelihmu dalam bentuk diberikan ujian yang besar. Allah sendiri yang mengambil hampir segala milikmu yang membuatmu menjerit persis seperti sapi yang mengalami sakaratul maut saat dis3mb3lih.
Makanya disunnahkan saat menyemb3lih hewan kurban dengan pisau yang paling tajam. Secara makna pisau yang mengg0r0k lehermu itulah pisau yang paling tajem. Dalam bahasa lain Allah menyem3lihmu dengan pisau yang paling tajem supaya dengannya dirimu cepat m4ti. Pisau yang paling tajem itulah ujian sihir yang anda alami selama bertahun tahun. Pada saat rumah tanggamu diujung tanduk, bisnismu hancur, harga dirimu diinjak injak itulah dampak dari pisau yang tajam tadi.
Meskipun sudah disemb3lih dengan pisau yang paling tajam namun engkau tak m4ti m4ti juga. Bertahun tahun engkau menjerit merasakan sakitnya sakaratul maut. Mengapa demikian? Sebab engkau tak paham hikmah dibalik ujianmu. Engkau tak paham kalau sebenarnya Allah sedang meny3mbelih nafsumu. Engkau tak paham tujuan dirimu disemb3lih supaya segera masuk surga. Mengapa tak kunjung paham? Sebab pandangan hatimu masih ditutupi oleh logika akal pikir. Hatimu masih melihat mahluk yang berbuat dzolim.
Oleh karena itu diawal awal tulisan saya memintamu untuk wukuf/ muhasabah diri ditempat sunyi jauh dari keramaian supaya dengannya anda sadar. Mulai hari ini sadarilah bahwa yang menyemb3lihmu adalah Allah sendiri. Setelah itu relakan otot otot di setiap nyawamu diputus. Sakit memang tapi bertahanlah dalam rasa sakit dengan cara wajah hatimu melihat Allah dibalik segala tragedi yang anda alami. Sampai pada satu titik dimana dirimu m4ti. Apa indikasi nafsumu sudah m4ti? Indikasinya adalah hatimu sudah tidak sakit lagi. Tidak marah lagi, tidak dendam lagi, tidak kecewa lagi dll. Hatimu sudah hambar ketika melihat kehancuran. Yang hilang hilanglah, yang pergi pergilah yang hancur hancurlah. Dirimu sudah tidak mempertahankan yang hancur hilang dan pergi.
Bagaimana mungkin hatimu hambar sementara hidupmu hancur hancuran? Sebab dihatimu ada Allah. Allah sudah bertahta dalam qalbumu. Anda menyadari dengan sesadar sadarnya bahwa yang melakukan semuanya adalah Allah, makanya dengan itu anda bisa merasa lapang. Dalam bahasa lain Allah lah yang menyembuhkanmu.
Yang terjadi selanjutnya justru anda akan melihat keajaiban. Ketika nafsumu sudah m4ti, hatimu sudah lapang, sudah tidak merasa sakit, sudah hambar dan semacamnya justru anda mulai mampu melihat solusi dari segala permasalahanmu. Semakin lama solusi itu semakin jelas. Hingga pada waktunya akan didatangkan segala sesuatu yang dahulu pernah hilang dengan pergantian yang jauh lebih sempurna. Saat itu anda meyakini dengan seyakin yakinnya yang mendatangkan adalah Allah. Mengapa yakin? Sebab anda seakan akan tidak melakukan ikhtiar apapaun, karena semua datang sendiri.
Saat itulah anda memuji Allah dengan pujian yang sebenar benarnya. Ucapan subhanallah alhamdulillah laailaha illallah allahuakbar benar benar berasal dari lubuk hati yang terdalam. Dan kalimat thoyyibah ini disunnahkan dibaca saat thowaf dibaitullah. Artinya saat anda memuji Allah, membesarkan Allah, meninggikan Allah dll itu sama saja diirmu sedang berthowaf di baitullah dalam qalbumu.
Semakin lama dirimu semakin paham dengan pemahaman yang dalam bahwa dirimu sedang berthowaf membesarkan Allah dalam hatimu. Dirimu meyakini dalam hati dengan seyakin yakinnya bahwa apapun yang hadir dalam hidupmu semuanya dihadirkan oleh Allah. Semakin lama diirmu thowaf maka dirimu akan melihat hajar aswad, pintu kakbah, hijir ismail dll. Anda paham makna hajar aswad dengan sepaham pahamnya. Anda juga paham makna sholat di maqom ibrahim.
Ketika itulah anda mengerti bahwa sebenarnya dirimu sudah berhaji meskipun belum melakukan ritual haji di tanah suci. Anda sudah mabrur meskipun belum berangkat haji. Dan anda baru sadar sudah masuk surga meskipun jasad belum dikubur. Pemahaman ini hanya bisa anda alami dan rasakan ketika nafsumu tidak berontak lagi ketika disemb3lih oleh takdir, lalu m4ti.
Bersambung
Syukron
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar