Musibah adalah Cara Allah Mengambil Sebagian Milik_Nya Darimu

Ya saya tahu bahwa anda didzalimi, difitnah, dirampas dengan kejam. Pandangan lahiriah memangs eperti itu. Tapi pandangan ruhaniah tidak seperti itu. Simak Musibah adalah Cara Allah Mengambil Sebagian Milik_Nya Darimu.

 

SANTAPAN ROHANI, JANGAN MENGHALANGI APA APA YANG ALLAH AMBIL DARIMU

pa ustad..ada tetangga saya yg terang terangan mau mencelakan keluarga saya bahkan mau menyantetnya..dan sekarang keluarga saya sakit²an ,rejeki terasa tertutup dan istri saya sekarang stroke ..saya mohon minta pertolongan pa ustad dengan ikhlas.soalnya saya udah gak punya apa² lagi..saya mohon pa ustad tolong saya🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

Jawab: Bagaimana rasanya kehilangan rumah tangga, kehilangan harta benda, kehilangan kesehatan, kehilangan kehormatan dll? Kalau mau tahu rasanya silahkan tanyakan ke korban sihir yang hancur hidupnya. Meskipun saya tulis rasanya tak terlukiskan tetap saja tulisan tidak mampu menggambarkan keadaan yang sebenarnya. 

Allah mengambil milik_Nya pake cara yang macem macem. Intinya apapun yang hilang dari dirimu hakikatnya Allah yang ngambil. Apakah karena dicuri, dirampas, disihir, dirampok atau apapun. Dan cara cara lahiriah diatas hanyalah asbab saja, sebab hakikatnya Allah sendiri yang mengambilnya.

Kalau secara lahiriah memang anda didzalimi, hidupmu dirampas dengan kej4m, ditusuk dari belakang dan cara cara kej4m lainnya. Tapi secara ruhaniah nggak begitu. Semuanya adalah cara Allah untuk menghancurkan kesombonganmu. Yaitu hatimu yang sombong karena merasa memilki buah khuldy atau buah keabadian. Sedangkan buah keabadian itu milik Allah mutlaq.

Apa saja buah keabadian? Yaitu ilmu, kekayaan, kemuliaan, kebesaran, kekuasaan dan lain sebagainya. Buah buah keabadian ini anda colong dari Allah dengan cara mengaku aku milikmu. Ini hartaku, jabatanku, kekayaanku, ilmuku, amalku, ibadahku dll. Bukti kalau anda nyolong milik Allah adalah merasa sangat kehilangan ketika harta colonganmu diambil kembali. Anda sangat menderita ketika hidupmu diambil kembali oleh pemilik_Nya

Artinya kehilangan yang anda alami adalah sebuah teguran. Yaitu supaya anda sadar dan ingat siapa pemilik semuanya. Ketika sadar maka kembalilah kepada Allah. Yang kembali hatimu yaitu dengan cara merelakan apapun yang hilang dari tanganmu. Kalau anda tidak segera sadar dan tidak merelakan apa apa yang bukan milikmu maka anda akan mencari seribu satu cara bagaimana supaya bisa mengembalikan apa apa yang hilang. Dalam bahasa lain anda berjuang mati matian mengambil kembali buah keabadian tersebut. 

Misalnya dengan cara datang ke kyai, orang pintar, dukun, ustadz, pendekar langit atau apapun untuk mengabulkan hajat duniamu. Dan apa yang anda lakukan dijamin hanya akan menambah penderitaan. Sebab tidak ada satu mahlukpun yang mampu mengambil kembali apa apa yang sudah Allah ambil. Kalau tidak percaya coba saja. SIlahkan kerahkan apapun yang anda miliki untuk mengambil apa apa yang sudah diambil oleh Allah. 100 persen usahamu akan sia sia.

Sehingga cara satu satunya adalah sadar. yaitu menyadari bahwa semua milik Allah dan suka suka DIA mengambil kembali milik_Nya. Maka serahkan apapun yang memang sedang dan akan DIA ambil jangan dilawan. Kembalilah kepada Allah dengan cara mengikhlaskan apa yang hilang. Dan memang hikmah dibalik kehilangan supaya saya dan anda kembali kepada_Nya.

Apa tanda saya dan anda sudah kembali kepada Allah? tandanya hatimu lapang. Kalau hatimu masih sakit karena kehilangan maka taubat anda hanyalah dusta. Maka lapangkan hatimu dan biarkan Allah mengambil apa apa yang memang ingin DIA ambil. Percayalah ketika hatimu benar benar lapang karena Allah, maka semua akan dikembalikan. Bahkan berlipat ganda. Bahkan pengembalian yang kekal selama lamanya.

Dan ketika Allah mengembalikan dengan pengembalian yang sempurna, saat itu anda sudah tidak ngaku ngaku lagi. Anda sudah tidak mengklaim buah keabadian itu milikmu. saat itu anda meyakini dalam hati bahwa ilmumu adalah ilmu Allah, kekayaanmu adalah milik Allah, kemuliaanmu adalah titipan Allah. Sehingga ketika suatu saat mau diambil lagi hatimu sudah tidak sempit lagi. 

"Apakah suatu saat Allah akan mengambil kembali apa apa yang sudah diberikan?". YA tentu. Tapi bukan diambil lalu diabaikan, tapi diambil dan diganti lagi dengan yang lebih baik. Begitu seterusnya.

Demikian Musibah adalah Cara Allah Mengambil Sebagian Milik_Nya Darimu

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inilah Definisi Merdeka yang Sebenar Benarnya

 Merdeka...!! Menurut anda apa itu merdeka? Apakah lunas hutang, hidup kaya, sembuh dari penyakit berat, bisnisnya lancar atau apa? Silahkan...