Bagi anda yang sedang belajar tauhid wajib baca ini ya? Saya jamin penjelasan tauhid kali ini belum pernah anda dapatkan dimanapun juga. Simak penjelasan Segala Sesuatu Tidak Ada, Yang Ada hanya Allah
SANTAPAN ROHANI, YANG DATANG DALAM MIMPI PENDEKAR LANGIT ATAU TENTARA ALLAH?
Yg sy tanyakan sdh bbrapa hari ini sy lepas shalat Malam trus kirim Alfatihah ke Pendekar langit, kok dalam alam mimpi ketika bertemu "setan kok nda ada ya pak Ustad?😰Biasanya stelah sy kirim Alfatehah ke Pendekar Langit trus tidur, di Alam mimpi ada yg bantu basmi setan, kmn pendekar langitnya? Nah ini yg belum sy yakini, sy yakini ya Pendekar langit itu tentara Allah..ternyata Allah sendiri itu pendekar langitnya ... Enggeh pak ustad. Berarti tdk ada kata yg di rubah, enggeh suwun pak ustad...🙏
Jawab: Suliiit sekali memahamkan tauhid kepada orang lain. Sebagaimana sulitnya dahulu saya mengerti hal ini. Padahal saya sudah ngaji ilmu tauhid ke sana kemari kemudian merasa paling paham. Tapi faktanya belum ngerti sekali. Harus dihancurkan dulu sehancur hancurnya baru paham. Harus dibanting kesana kemari sampai mentok baru mengerti.
Artinya saya harus dihancurkan sehancur hancurnya dulu oleh takdir baru mengerti. Sedangkan Allah datang bersama realitas takdir. Dalam bahasa lain Allah datang menguji setiap hambanya bersama dengan takdir yang membawa ujian tersebut. Dalam kata lain ternyata Allah sendiri yang mengajari tauhid kepada hamba hamba yang dikehendaki_Nya.
Kalau anda benar benar merenungi paragraf diatas artinya mengenal Allah lalu mengesakan_Nya tidak diajarkan oleh seluruh mahluk. Tauhid atau mengesakan Allah itu tidak diajarkan oleh ustadz, kyai, ulama, habib atau manusia sehebat apapun. Manusia berilmu yang mengajarkan tauhid baru sebatas ilmu pengetahuan. Ibaratnya hanya sekedar peta saja.
Dan belum tentu orang yang mengajarkan peta tauhid sudah pernah melaluinya sehingga sampai kepada Allah. Analoginya belum tentu orang yang mengajarkan peta harta karun sudah melaluinya lalu menemukan harta karun tersebut. Meskipun sebagian orang yang mengajarkan tauhid sudah pernah melewati peta tersebut lalu menemukan harta karunnya.
Artinya yang mengajarkan ilmu tauhid itu boleh saja mahluk yaitu orang orang yang ilmunya luas. Tapi yang menjalani adalah dirimu sendiri bersama Allah. Yang melalui jalan demi jalan berdasarkan peta tersebut adalah kamu. Kesimpulannya yang mengajarkan ilmu tauhid bukan mahluk akan tetapi Allah sendiri.
Bagaimana caranya Allah mengajarkan tauhid kepada hambanya? Caranya DIA datang bersama takdir. Dan takdir yang datang biasanya kenyataan yang teramat sangat buruk yang menghancurkan semua mua sendi kehidupanmu. Jiwa ragamu dihancurkan semua muanya sampai mentok tidak ada jalan keluar. Barulah setelah itu saya dan anda akan paham tauhid dalam artian yang sebenar benarnya.
Kapan seseorang paham tauhid yang sebenar benarnya? Yaitu pada saat dirinya menyerahkan jiwa raganya kepada Allah. Segala gala miliknya, jiwa raganya, lahir batinnya diserahkan kepada Allah, inilah tauhid yang sempurna. Artinya kalau masih ada sedikiiiit saja yang belum diserahkan maka tauhidnya belum sempurna alias masih ada cacat.
Contoh kongkret ketika bisnis, pekerjaan, harta benda, aset dll hancur lebur tiada tersisa. Ini maknanya harta benda diambil semua mua oleh Allah. Lalu Allah akan melihat seberapa hatimu bisa lapang dengan kehilangan harta benda ini. Ketika hatimu sudah lapang maka anda sudah lulus salah satu ujian tauhid. Yaitu pada saat hatimu lapang kehilangan seluruh harta benda karena meyakini bahwa harta benda itu milik Allah.
"Ya sudah tidak apa apa harta bendaku ludes, itu semua milik Allah. Yang penting keluarga sehat". Naah anda terjebak pada ujian tauhid berikutnya yaitu rumah tangga dan keluargamu juga akan diambil oleh Allah. Misalnya rumah tangga kandas karena orang ke 3, anak sakit sakitan bahkan meninggal. Lalu Allah ingin melihat hatimu apakah engkau akan marah atau lapang. Ketika hatimu lapang kehilangan harta benda dan rumah tangga dll karna meyakini semua milik Allah maka lulus ujian tauhid berikutnya.
"Ya sudah gpp harta benda ludes, rumah tangga hancur. Semua milik Allah, aku ikhlas. Yang penting badan sehat dan harga diri masih baik baik saja". Naah perkataan anda ini akan diuji kembali yaitu dalam bentuk penyakit yang menggerogoti dan kehormatan yang hancur. Kira kira kalau ujian tauhid sebegitu beratnya anda masih mau lanjut tidak? 100 persen manusia pasti tidak mau. Makanya Allah sendiri yang menyeret sebagian hamba_Nya dengan cara paksa supaya mengenal akan diri_Nya.
Bagaimana cara Allah menarik sebagian hamba_Nya kepada diri_Nya? Sekali lagi dalam bentuk kehancuran. Artinya semua mua tidak terkecuali akan dihancurkan oleh Allah sampai saya dan anda benar benar menyerah. Yaitu menyerahkan segala galanya kepada_Nya. Sampai hati anda lapang dan mengakui bahwa harta benda, rumah tangga, keluarga, kehormatan dll semua milik Allah. Anda mengakui ilmu, kecerdasan, pengetahuan, kebijaksanaan, kesholehan, kefasihan dll semua milik Allah. Sampai pada puncaknya yaitu anda menyerahkan dirimu sendiri kepada Allah. Inilah tauhid yang paripurna.
Apa itu tauhid paripurna? yaitu keyakinan didalam hati bahwasanya saya dan anda tidak mengakui memiliki apapun dilangit dan dibumi sekarang dan selamanya. bahkan anda tidak memiliki dirimu sendiri. Semua milik Allah tanpa kecuali meskipun sebesar dzarah. karena semua milik Allah maka suka suka Allah mau melakukan apapun pada dirimu dan pada alam semesta. Anda tidak memprotes apapun yang terjadi dilangit dan dibumi, sebab semuanya adalah cerita Tuhan.
Kalau keyakinan/ iman itu ada dalam hati, maka tauhid ada dalam ruh. Yaitu relung hati yang paling dalam. Didalam relung hati yang terdalam melihat bahwa segala sesuatu itu hakikatnya tidak ada, yang ada hanya Allah sendirian, ahad, esa, tunggal tiada duanya.
Relate dengan WA sahabat diatas ketika kirim fatihah kepada pendekar langit biasanya bermimpi bertemu setan setan dan anda yang membantu membasminya. Tapi dilain waktu sudah kirim fatihah kok pendekar langit tidak nongol? Kemana pendekar langit?
Maka saya katakan yang membantumu membasmi setan setan dalam mimpi adalah tentara Allah. Jika dalam mimpimu ada pendekar langit atau siapapun yang membantumu maka itu semua adalah tentara Allah. Terus dimana pendekar langit? Jawabannya nggak ada. Sehingga ketika pendekar langit atau siapapun yang membantumu dalam mimpi itu semua tentara Allah. Kalau pendekar langit dkk tidak muncul ya bagus malahan.
Mengapa bagus? Supaya anda tidak bersandar kepada mahluk yang bernama pendekar langit, malaikat, tentara Allah atau apapun. Tapi bersandarlah kepada Allah. Kalau hatimu hanya bersandar kepada Allah lalu tidak ada malaikat yang membantumu ini khan bagus? Ini pelajaran buatmu supaya hati tidak bersandar kepada mahluk. Supaya kamu tidak meyakni ada mahluk selain Allah yang memiliki daya kekuatan untuk membantumu.
Supaya lebih mudah paham saya jelaskan gini aja.. Bedakan antara pandangan dzohir dengan pandangan batin. Pandangan dzohir nampak mahluk, pandangan batin nampak Allah. Contohnya pandangan dzohir nampak bos yang kasih kamu gaji, tapi pandangan batin nampak Allah yang memberi rezeki. Atau pandangan dzohir nampak hidupmu dihancurkan oleh dukun yang bermain sihir, tapi pandagan batin nampak Allah sedang mengambil sebagian milik_Nya yang dititipkan kepadamu.
Kalau dalam kisah sahabat diatas secara dzohir nampak pendekar langit membantu membasmi setan setan, tapi secara batin nampak Allah sedang menolongmu. Secara dzohir nampak tentara Allah yang membantumu, secara batin nampak Allah sendiri yang melindungimu.
Artinya bukan berarti pendekar langit adalah Allah sendiri, bukan begitu cara memandangnya. Pendekar langit hanyalah mahluk yang tidak memiliki daya kekuatan apapun kalau tidak digerakkan oleh Allah. Sehingga cara memandangnya, pandang secara dzohir ada pendekar langit, kemudian pandang secara batin ada Allah. pandangan dzohir itu diutarakan, dijelaskan, digambarkan dan semacamnya, tapi pandangan batin jangan dijelaskan dengan satu patah katapun. Cukup diam dan mengerti.
Sebab kalau dijelaskan lewat kata kata akan jadi berbeda. Ketika diucapkan akan jadi mahluk. Kalau diuraikan dengan ilmu dan akal akan menjadi sesuatu selain Allah.
Sehingga tauhid paripurna ketika dirimu terdiam tanpa mengeluarkan satu patah katapun. Diam karena mengerti bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Atau dalam bahasa lain terdiam karena paham bahwa segala sesuatu sebenarnya tidak ada, yang ada hanyalah Allah. Hanya ada Allah yang meliputi segala sesuatu. Hanya ada DIA sendirian, ahad, esa, tunggal tiada duanya.
Dan sekali lagi pemahaman tauhid ini bukan hapalan dalam akal pikiranmu. Akan tetapi pengalaman. Pengalaman menempuh takdir yang berliku itulah perjalanan menempuh peta tauhid. Dan dari pengalaman itulah Allah mengajarkanmu pelan demi pelan tentang tauhid ini. Yaitu mengajarkan ke dalam hatimu bahwa yang mendatangkan takdir beserta mahluk mahluknya ke dalam hidupmu adalah Allah. Dalam bahasa lain tidak ada dukun, setan, jin, pelaku sihir, pasangan, tetangga, kerabat dan semuanya sebab yang ada hanya Allah.
Atau dalam bahasa lainnya tidak ada mahluk apakah itu iblis kek, malaikat kek, sihir kek, kakek kek yang memiliki daya kekuatan selain Allah. Karena segala mahluk tersebut tidak memiliki kekuatan maka mahluk tersebut jangan dijadikan Tuhan dalam hatimu. Kalau saya dan anda meyakini mahluk mahluk tersebut sebagai Tuhan yang memiliki daya kekuatan maka kamu pasti akan berontak. Hatimu pasti penuh kemarahan dan dendam ketika dihancurkan oleh mahluk yang bernama Iblis atau orang dzalim misalnya.
Akan tetapi ketika hatimu memandang dibalik iblis, dukun, setan dll ada Allah maka hatimu menjadi lapang. Siapa yang membuat hatimu lapang? Allah. Ketika cahaya Allah bersemayam dalam hatimu maka sudah pasti hatimu akan merasa tenang meskipun ada badai dan halilintar diluaran sana. Hatimu tetap tangguh, tegar dan kuat meskipun diserang iblis dan sihir setiap hari. Mengapa bisa demikian? Sebab hatimu meyakini yang menyerang (mencubit) adalah Allah sendiri.
Ketika maqom hatimu sudah duduk disitu, maka saat itulah anda sudah bertauhid dengan benar. Saat itulah anda tidak menuhankan mahluk lagi. Anda tidak meyakini bahwa mahluk memiliki daya kekuatan selain Allah. Saat itu ruhmu mengatakan, "Tidak ada Tuhan selain Allah".
Demikian Segala Sesuatu Tidak Ada, Yang Ada hanya Allah
Syukron
Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar