Benarkah hidup hanya permainan? kata pak ustadz memang seperti itu. Tapi kenyataannya banyak manusia yang menganggap hidup di dunia adalah serius sehingga mengejarnya sampai ke ujung dunia. Yuk simak Benarkah Hidup Ini Hanya Permaiann & Senda Gurau Belaka?
BENARKAH HIDUP INI HANYA PERMAINAN?
Benarkah yg terjadi semua ini ada suatu permainan... Yg dimana korbannya di suruh mengkaji...kembali ke kesadaran kita... Bahwa semua ini bukan terjadi karna kebetulan...🙏 Semakin kita melawan...makanya semakin trus siklusnya bgni.. Siklus berulang... Knapa di buat hancur... Karna kita melawan nya.. Mohon penjelasannya pak ustad...🙏🙏🙏
Jawab: Dalam petikan surah Al An'am ayat 32 berbunyi, "Wamal hayaatut dunya illa la'ibuw walahw", yang artinya dunia hanya permainan dan senda gurau. Atau bahasa lainnya dunia itu seperti main game, tebak tebakan, teka teki dan semacamnya.
Selengkapnya firman Allah: "Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?" (QS al-An'am ayat 32).
Diatas adalah dalil bahwa dunia hanya main main. Atau bisa dikatakan hidup di dunia itu nggak serius alias pura pura saja. Yang hidup kaya hanya seolah olah saja hidupnya kaya. Yang miskin juga seakan akan saja alias nggak serius. Yang kena santet juga demikian, seolah olah kena santet aja padahal aslinya hanya main main.
Oleh karena itu tidak usah terlalu kagum dengan seseorang yang hebat, yang alim, yang kaya, yang berkuasa dll. Karena identitas mereka hanya main main saja. Disisi lain jangan angkuh dan sombong atas karunia/ kelebihan yang anda miliki, karena itu hanya pura pura saja. Itu semua bukan hak milik melainkan tempelan/ titipan saja yang akan dilepas pada waktunya.
Kalau anda kagum kepada seorang tokoh/ publik figure lalu mengelu elukannya berarti anda terjebak permainan. Pun jika anda berbangga diri dengan apa yang anda miliki artinya anda terjebak permainan. Atau anda kagum dengan kelebihan anda lalu merendahkan orang lain artinya anda masuk perangkap permainan. Yang terperangkap adalah anda, sementara tokohnya disebut setan/ iblis.
Pertanyaannya adalah, emang bener demikian? Emang bener dunia hanya main main?
Kalau kita baca secara tekstual atau mendengar kajian memang seperti itu, yaitu dunia hanya permainan. Tetapi masalah hati tidak bisa dibohongi. Ada yang percaya bahwa dunia hanya main main tapi mayoritas ragu ragu dan sebagian besar tidak percaya. Bahkan mayoritas tidak percaya adanya negeri akherat.
Kita bicara hati loh ya? Bukan bicara bahasa lisan dan pikiran. Karena lisan boleh saja bicara "saya beriman", tetapi ketika diberikan ujian belum tentu "hati mengatakan hal yang sama".
Mengapa kebanyakan manusia hatinya tidak percaya bahwa hidup hanya main main? Mengapa banyak manusia yang tidak percaya bahwa kehidupan sebenarnya adalah negeri akherat? Karena belum berhasil menemukan jawaban dari teka teki kehidupan. Kebanyakan manusia belum berhasil menemukan jawaban bahwa "dunia ini hanya permainan dan senda gurau saja".
Artinya untuk memiliki keyakinan bulat bahwa hidup adalah permainan maka mau tidak mau manusia harus memecahkan teka teki kehidupan. Itulah mengapa kita dianjurkan untuk iqro' atau membaca peta kehidupan kita sendiri. Teliti mempelajari kejadian demi kejadian. Kalau bahasa Qurannya dalam ayat diatas adalah, "Lilladziina yattaquun" (teliti). Lalu dilanjutkan "afalaa ta'qiluun", apakah engkau tidak berpikir?
Sama seperti kena sihir, kalau anda berhasil memecahkan teka tekinya maka akan cepat sembuh. Sebaliknya kalau anda sulit menemukan teka teki sihir maka akan sulit untuk sembuh. Ketika anda tidak paham bahwa dada bergemuruh di hari tertentu karena ulah sihir pasti akan mengikuti iramanya lalu ngamuk ngamuk. Lain cerita ketika sudah paham maka akan berusaha keras untuk mengendalikan amarah dalam dada.
Untuk paham pola sihir saja bisa bertahun tahun loh? Dan yang sudah paham pun masih perlu berjuang untuk mengendalikan diri dari serangan sihir. Apalagi memahami pola kehidupan?
Dan sihir sebenarnya adalah bagian dari teka teki kehidupan. Sihir hadir sebagai bagian dari permainanmu yang harus kau pecahkan. Ketika engkau berhasil memecahkan teka takinya maka satu tirai penutup akan kebuka dan anda mulai memahami bahwa dunia ini memang hanya sekedar permainan dimana salah satu tokoh antagonisnya adalah setan.
Next akan ada lagi sebuah tes/ ujian kehidupan yang menuntut anda untuk memecahkannya sehingga satu lagi tirai kebuka. Setelah berlangsung waktu yang lumayan panjang akhirnya semua tirai penutup akan terbuka dan anda meyakini dengan haqqul yakin kalau dunia ini memang hanya pura pura saja.
Apa tujuannya hidup hanya pura pura? Tujuannya untuk menguji wajah imanmu. Apakah saat diberikan ujian hati anda melihat mahluk atau melihat Allah? Kalau anda melihat mahluk maka hatimu pasti sakit terluka dan kecewa. Kalau anda mampu melihat Allah maka hatimu akan tenang. Dan ketenangan hati/ jiwa inilah modal untuk pulang kampung kembali kepada Allah. Pulangnya pasti tidak tersesat karena mampu melihat.
Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku. (Q.S. Al-Fajr: 27-30)
Sahabat kita diatas bertanya yang kurang lebihnya, "apakah karena kita melawan lalu hidup kita dibikin semakin hancur?". Konsepnya nggak begitu. Akan tetapi hancurnya kehidupan kita adalah bagian dari permainan itu sendiri. Seolah olah saja anda hancur tapi sebenarnya nggak. Ini hanya pura pura supaya anda melakukan sesuatu.
Oleh karena itu penting untuk kita sering lakukan adalah, "muhasabah diri", bahasa lainnya merenung. Cobalah untuk melakukan perenungan pada saat sepi misalnya di malam hari. Ingat ingat kembali apa yang sudah terjadi dimasa lalu, kemarin dan hari ini. Apakah semua terjadi hanya kebetulan saja atau memang ada rahasia yang harus dipecahkan?
Libatkan hati pada saat melakukan perenungan, atau bahasa lainnya kontemplasi. Mata boleh melihat kehancuran hdiup anda karena orang dzalim tetapi hati jangan melihat apa yang dilihat oleh mata. Hati membaca "ada apa dibalik itu semua?".
Mata melihat secara lahiriah tetapi hati jangan ikut ikutan melihat secara pandangan dzohir. Kalau hati ikut ikutan melihat mahluk maka yang terjadi anda semakin nyesek dan terluka. Akan tetapi Hati harus dilatih untuk melihat apa yang tidak terlihat oleh mata dzohir. Hati harus belajar melihat "pesan" tersembunyi dibalik ujian.
Dalam Al Quran atau hadits sebenarnya sudah diberikan clue cluenya, misalnya sebuah hadits yang berbunyi, "Ketika Allah mencintai suatu kaum maka akan diuji". Atau dalam Al Quran dikatakan kurang lebih yang maknanya, "bahwa manusia akan diberikan ujian dalam bentuk ketakutan, kelaparan dan kekurangan. Dan mereka yang mendapatkan petunjuk adalah orang orang yang mengatakan innalillahi wa inna ilaihi roojiuun" (Lihat Al Baqarah ayat 155-157)
Artinya tugas saya dan anda adalah memecahkan teka tekinya dengan clue yang ada pada Al Qur'an dan Sunnah, "emang benar kalau Allah mencintai seorang hamba maka akan diberikan musibah? Bukankah seharusnya diberikan karunia, kekayaan, ketenaran dll? Tapi mengapa harus musibah?". Nah pertanyaan pertanyaan inilah yang harus anda temukan jawabannya melalui lika liku kehidupan anda sendiri.
Cuman khan tidak semua ikut kajian sehingga pahal Al Quran dan hadits. Misalnya orang dipelosok, orang yang tinggal dilingkungan non muslim, para muallaf, orang yang sangat awam dll. Kalau anda tidak paham bahasa Al Quran tetap bisa memecahkan teka tekinya karena bahasa Allah ada dalam alam semesta, asalkan anda mau belajar membaca pesan/ pola kehidupan. Yang penting anda sering melakukan muhasabah diri dengan melibatkan hati Insya Allah akan paham pada waktunya.
Sekali lagi ketika sedang melakukan perenungan di malam yang sunyi gunakan qalbumu untuk melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh mata. Ketika anda mengenang kehancuran hidupmu jangan terbayang orang orang dzalim yang merampas kehidupanmu nanti malah menangis ditengah malam. Tetapi cobalah mengenang kembali kisah kisah tragedi dalam hidupmu lalu berikan pertanyaan kepada hatimu, "ada apa dibalik ini semua ya?"
Percayalah nanti selangkah demi selangkah anda akan dipahamkan. Paham sesuatu yang tidak terlihat oleh mata. Sedikit demi sedikit anda akan paham bahwa semua hanya permainan saja sebagai bagian dari ujian. Datangnya pelaku sihir, dukun dan jin hanya pura pura saja alias tidak serius serius amat. Kedatangan mahluk sebenarnya untuk menguji wajah imanmu menghadap kemana.
Sama seperti seorang anak yang bermain topeng topengan dengan ayahnya. Mungkin anaknya akan ketakutan ketika ayahnya menggunakan topeng hantu yang menyeramkan. Tapi ketika paham kalau dibalik topeng adalah ayahnya maka permainan jadi seru dan asyik.
Sama seperti ujian kehidupan. Ketika anda paham bahwa dibalik dukun, pelaku, jin dll ada Allah maka permainan jadi mengasyikkan. Yang semula anda ketakutan akan berubah menjadi berani. Yang semula hati dipenuhi amarah dan dendam pelan pelan reda berganti dengan penerimaan.
Ketika saya dan anda ridho diberikan musibah yang bertubi tubi karena tidak memandang mahluk melainkan yang dipandang adalah Allah artinya anda berhasil memecahkan teka teki kehidupan. Dan pada saat itulah keadaan akan berubah seiring dengan kebahagiaan hati yang anda rasakan. Selanjutnya anda akan memiliki semangat baru dalam menjalani kehidupan yaitu semangat tauhid. Yaitu mengahadkan Allah dalam segala hal tidak terkecuali.
Mungkin saja seiring waktu apa yang pergi akan kembali, apa yang hilang akan diganti bahkan berlipat lipat. Tapi pada saat itu pandangan anda bukan lagi materi tetapi ruhaniah yang meyakini itu semua hanya permainan.
Ketika anda sudah paham maka Game is over alias permainan selesai. Ketika selesai permainan maka saatnya pulang. Pulang kemana? Baca lagi surat Al Fajr diatas.
Akan tetapi proses hidayah/ petunjuk jalan pulang ini memang harus melalui proses yang berliku liku. Prosesnya panjang bertahun tahun bahkan puluhan tahun baru nyadar. Dan sadarnya biasanya ketika diberikan musibah yang bertubi tubi.
Oleh karena itu bagi anda yang sudah sampai, tugasmu adalah mengajak orang lain supaya sampai dititik dimana anda berada. Tugasmu adalah memahamkan orang lain bahwa "hidup adalah permainan". karena hidup cuman permainan jangan terlalu serius serius amat. Karena hidup hanya permainan jangan sampai dibawa ke hati. Sebab kalau permainan ini dibawa ke hati bisa menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan.
Terus yang dibawa ke hati apa? Jawabannya adalah "Allah". Lihatlah dalam hatimu bahwa sebenarnya semua adalah permainan Allah seorang. Yang mengkondisikan sedemikian rupa adalah Allah. Yang mendatangkan dukun, jin dan pelaku adalah Allah. Sutradaranya adalah Allah.
kalau anda sudah di maqom ini saya jamin penderitaannya akan hilang berganti dengan ketenangan. Saat itu anda asyik menonton cerita Allah dikehidupan anda sendiri. Anda yang nonton sekaligus anda yang menjadi pemeran utama. Sangking keasyikan nonton nggak sadar kalau ceritanya sudah berakhir happy ending. Saat itulah hatimu berikrar atau bersaksi, "Ashaduan laailaaha illallah wa ashadu anna muhammadar rosuulullah". Inilah syahadat yang benar.
Demikian semoga mencerahkan
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar