Secara umum manusia mustahil melihat jin atau setan dengan mata kepala. Tetapi ada kondisi tertentu yang memungkinkan manusia bisa melihat hal hal gaib. Apa saja? Simak Beberapa Kondisi Manusia Bisa Melihat Jin dan Alam Gaib.
SIAPA SAJA ORANG YANG BISA MELIHAT JIN DAN ALAM GAIB?
Ada benjolan di payud4ra smp pecah keluar darah spt air mancur ustd , smp istri saya pingsan trus dibawa ke RS. Hasil laboratorium negatif kangker, masuk golongan tumor jinak . Tp membesarkannya cepat. Iya ustd , dia skrg sensitif dgn mahluk halus. Bahkan klo ada orang meninggal , selama jasad blom di makamkan bisa datang ke istri saya dan komunikasi. Betul ustd , istri saya waktu di ruang ICU di datangi anak laki2 ganteng , dia bilang KMU HARUS KUAT gitu . Tp ada juga tangan saja yg penuh darah . Begitu cerita istri saya
Jawab: Bagaimana sihir bisa memicu sakit kangker? Benarkah seseorang bisa komunikasi dengan orang yang baru saja meninggal? Siapa saja manusia yang bisa melihat jin?
1. Bagaimana mekanisme sihir menyebabkan kangker
Saya sudah beberapa kali menulis tema ini. Ada beberapa cara sihir memicu kangker. Yang pertama setan numpang pada radikal bebas atau sel rusak manusia. Sel yang rusak ini memicu perubahan genetik (rantai kromosom). Perubahan genetik pada tingkat sel memicu pertumbuhan abnormal. Sel yang tumbuh liar inilah cikal bakar tumor atau kangker. Cara pengobatannya sering konsumsi herbal yang mengandung zat antioksidan. Misalnya makan sayur daun kelor yang diruqyah dulu.
Yang kedua dengan cara mengirimkan daging yang positif kangker melalui sihir tembak. Dagingnya dibawa oleh jin dan dimasukkan ke dalam tubuh korban. Caranya seperti teluh yaitu memasukkan paku dan benda tajam ke tubuh korban. Daging kangker dalam tubuh korban memicu tumbuhnya kangker pada tubuh target. Cara mengobati dengan ruqyah, usap usap daerah yang sakit atau terindikasi kangker. Biasanya muntah daging.
Yang ketiga dengan cara menembakkan jin yang sakit kangker. Jin yang sakit memicu korbannya ikut sakit yang sama dengan parasit yang numpang. Cara mengobati dengan ruqyah sampai jinnya keluar ditandai dengan muntah angin.
2. Apakah manusia bisa interaksi dengan orang yang baru saja meninggal?
Prinsipnya bisa saja kalau Allah menghendaki. Kalau dalam kasus diatas si fulan operasi tumor payud4ra. Dan saya menduga tumornya tumbuh karena dipicu oleh sihir. Pada saat operasi saya menduga jiwa fulan jalan jalan ke alam gaib. Dan ternyata benar dugaan saya.
Setelah pasca operasi memang biasanya korban akan sensitif terhadap mahluk halus. Sama sebagaimana orang yang pernah mati suri, biasanya setelah sadar akan sensitif terhadap alam gaib dan mahluk halus.
Artinya ketika korban bisa komunikasi dengan arwah orang yang meninggal dunia tentu ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama memang benar beliau bisa komunikasi. Kemungkinan ke dua yang datang komunikasi adalah jin qarin orang yang baru saja meninggal dunia.
Jika si fulan bisa melihat mahluk halus karena ada jin dalam tubuhnya maka pengobatannya dengan ruqyah mengusir jin dalam jiwanya. Namun kalau dalam tubuhnya tidak ada jin, tetapi memang dampak dari jiwanya pernah singgah di alam sebelah maka diruqyah tidak akan memberikan dampak apapun.
Orang yang pernah singgah dialam barzakh, surga atau neraka biasanya setelah balik ke alam dunia mata batinnya jadi peka. Misalnya melihat seorang ustadz ceramah tapi lidahnya panjang menjulur. Setelah ditelusuri ternyata ustadz tersebut merasa paling benar dan suka menyalahkan orang lain. Atau melihat seseorang tubuhnya hitam dan penuh api. Setelah ditelusuri ternyata orang tersebut sering makan makanan haram. Kalau orang ini tidak ada gangguan jin, tetapi mata batinnya peka karena pernah singgah dialam sebelah.
3. Siapa saja yang bisa melihat jin atau alam gaib.
Jangan salah, seseorang yang bisa melihat jin dan atau hal hal gaib bukan berarti dia pasti ada jin dalam tubuhnya. Nggak harus begitu. Meskipun dalam beberapa kasus memang demikian. Berikut ini penyebab seseorang bisa melihat jin atau alam gaib
a. Orang yang dalam tubuhnya ada jin
b. Orang yang kena sihir
c. Korban tumbal
d. Orang yang suka wirid
e. Orang yang pernah mati suri
f. Orang yang pernah singgah di alam gaib
g. Ahli dzikir
Saya tidak akan membahas semuanya, nanti kepanjangan. Hanya ingin sedikit mengulas poin "g" yaitu ahli dzikir. Ahli dzikir yang dikehendaki Allah bisa saja melihat jin atau alam gaib. Bahkan tidak hanya melihat alam jin tapi juga melihat alam barzakh, alam arwah, alam iblis, alam malaikat, alam kekasih Allah, alamnya para nabi, alam surga, alam neraka dll.
Orang ini melihat alam alam tersebut bukan karena keinginan sendiri tetapi tiba tiba. Bahasa lainnya dimi'rajkan oleh Allah sebagaimana rosulullah shollallaahu alaihi wasallam dimi'rajkan. Artinya orang ini melihat alam gaib bukan berarti dalam tubuhnya ada jin. Kalau anda menuduh demikian artinya menuduh rosulullah dalam tubuhnya juga ada jin loh.
Orang ini disebut dengan ahli dzikir. Tapi bukan orang yang suka baca wirid ribuan kali dalam sehari bukan itu. Kalau orang yang suka wirid ribuan kali sehari memang pada momen tertentu sukmanya bisa keluar dari jasad lalu jalan jalan di alam jin. Biasanya mereka akan terpedaya karena dialam sebelah ditawari banyak kesaktian dan karomah. Akhirnya benar benar jadi orang sakti yang banyak duitnya dari pasien pasien yang berobat.
Ahli dzikir yang saya maksud adalah orang yang hatinya tidak melihat segala sesuatu, sebab yang dilihat hanyalah Allah. Biasanya orang ini pernah dibanting banting hidupnya sehingga sampai pada sebuah momen dimana ia paham dan sadar bahwa dirinya sendiri sebenarnya juga tiada. Pada satu titik ia paham dengan sebenar benar paham akan makna "laailaaha illallaah".
Mungkin saja pada saat duduk sambil ngopi tiba tiba ruhnya keluar sendiri. Karena si fulan adalah ahli dzikir, ia tidak takut sama sekali. Sebab saat itu ia yakin sedang dimi'rajkan Allah. Ia biarkan ruhnya terbang lalu mampir di alam iblis misalnya. Disitu ia ditawari dengan berbagai kesaktian, linuwih, karomah dll namun dijawab dengan senyuman. Karena ahli dzikir paham dengan sebenar benarnya bahwa dibalik alam iblis ada Allah juga. Sehingga ia tidak tergoda dengan tawaran tawaran tersebut.
Atau ahli dzikir dibawa ke alam yang sangat indah, diperlihatkan bidadari, melihat langit yang indah berisi bangunna berkubah, atau melihat langit 7 dll. Ahli dzikir tetap diam. Mungkin matanya melihat pemandangan yang tak terlukiskan indahnya, tapi mata hatinya hanya melihat Allah. Setiap berpindah alam yang disebut oleh hatinya hanyalah ucapan "subhanallah". Maha suci Allah dari segala apa yang manusia sifatkan.
Artinya ahli dzikir tidak terpedaya dengan segala keindahan, apalagi menuhankannya sebgaimana banyak yang manusia lakukan. Yaitu banyak manusia yang beribadah supaya dapat surga, bidadari, alam yang indah dll. Tidak salah berharap demikian tapi bagi ahli dzikir itu keliru. Sebab ibadah itu supaya bertemu dengan Dzat Yang Maha Indah bukan supaya ketemu surga.
Makanya ucapannya sellau "subhanallah". Ahli dzikir tidak terpedaya dengan alam atau mahluk yang indah melainkan terpesona dengan dzat dibalik segala keindahan tersebut.
Sehingga ketika ahli dzikir ini bisa melihat alam gaib bukan karena ada jin dalam jiwanya, justru sebaliknya. Dalam hatinya hanya ada Allah tidak ada yang lain. Satu satunya dalam qalbu hanyalah DIA.
Ahli dzikir tidak akan menampakkan diri pada dunia. Namun jika anda menemukan orangnya maka bertanyalah kepadanya. Ruqyahlah dengannya, obati hatimu dengan mendengarkan nasehat nasehatnya. Karena dia tahu hakikat kehidupan. Tahu dengan sebenar benarnya.
Artinya: Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada ahli dzikir, jika kamu tiada mengetahui. (QS Al Ambiya': 7)
Demikian semoga mencerhkan, share ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar