Semua ujian pasti ada hikmahnya. Hikmah itu akan kelihatan saat kita mau memandang Allah dibalik segala musibah. Yuk simak Hikmah Besar di Balik Penderitaan Lahir Batin Karena Sihir.
BACA SAMPAI SELESAI NISCAYA ENGKAU MENANGIS SYAHDU
Kemaren habis rukiah mandiri sampai muntah,, Semalam mimpi hajatan, saya melihat banyak orang yg mengambil makanan di prasmanan, sambil sembelih ayam, tapi hanya saya yg ngk dapat makan, karna kehabisan.. Terkadang saya sangat kecewa jga kalo sudah mimpi hajatan bgini, soalnya akn ada serangan Bru lagi, Kenapa ya PK ustadz korban sihir itu di tindas habisan2 ,penderitaan yg tak kunjung selesai 😢😢 ya
Jawab: Ya benar. Biasanya habis ruqyah lalu muntah esoknya mimpi makan atau hajatan. Artinya ketika anda ruqyah banyak jin yang kehabisan energi dan butuh asupan. Mimpi makan dan hajatan artinya para setan sedang dikasih makanan, asupan atau energi.
Setelah itu memang biasanya akan diserang lagi yang membuat korban sihir merasa lelah. Lelaaaah sekali. Capek lahir batin. Seakan penderitaan tiada habis habisanya.
Salah satu bentuk serangannya misalnya dalam sihir pemisah rumah tangga. Habis mimpi makan esoknya dada bergemuruh tidak nyaman. Ingatan digeret kepada kenangan buruk masa lalu. Misalnya pada saat memergoki pasangan sedang chat mesra mesraan dengan orang lain.
Itulah awal mula prahara rumah tangga. Setelah kejadian itu nyaris setiap hari cekcok dan bertengkar hebat. Setiap hari hanya berteman dengan tangisan dan air mata. Karena memang sakit yang paling sakit ketika cinta dan kesetiaan kita dinodai. Sakit yang paling sakit ketika kita ditusuk dari belakang oleh orang yang sangat kita percayai.
Sudah bertahun tahun pasangan dicecar apakah sudah berzina apa belum dan selalu dijawab hanya sekedar chat saja. Tapi anda sangat meyakini kalau pasangan sudah melakukan lebih dari sekedar chat mesra. Pasti mereka sudah ketemuan bahkan sudah melakukan perbuatan yang memalukan.
Dan setelah mimpi makan atau hajatan selalu saja begitu. Yaitu ingatan anda akan digeret kepada pengkhianatan masa lalu yang membuat dadamu bergemuruh sangat kencang. Dadamu berisi kecemburuan, kekecewaan, kesedihan diatas normal. Rasanya memang nggak kira kira...
Lalu dorongan untuk bertanya dan mencecar pasangan tentang pengkhianatan masa lalu datang lagi. Dorongannya begitu kuat yang akhirnya menjadi pemicu cekcok besar besaran. Masing masing tidak terima dengan tuduhan pasangan. Sehingga pertengkaran selalu saja berujung kepada banjir air mata.
Setelah cekcok biasanya tidak selera makan, tidak bisa tidur. Lalu badan panas dingin disertai banyak keluhan yang datang. Misalnya kepala migren, gigi ngilu, nafas sesak, dada sakit dan seabreg penyakit lainnya.
Badannya rapuh bersamaan dengan jiwanya yang terluka. Kepedihannya benar benar diatas normal, tak terlukiskan. Penderitaannya benar benar lahir dan batin. Sungguh tiada kesedihan yang lebih besar dari apa yang korban rasakan.
Sahabat yang saat ini jiwa raganya sedang rapuh, ijinkan saya pendekar langit menyampaikan rasa empati yang sedalam dalamnya. Saya tahu seperti apa rasanya penderitaan anda. Benar benar seperti diiris iris seribu sembilu.
Namun jika anda mengikuti tulisan saya, pasti mulai memahami bahwa musibah adalah tanda. Penderitaan adalah jalan pulang. Kesedihan kepedihan dan kekecewaan adalah panggilan Tuhan. Allah sedang memanggilmu maka dengarkanlah dengan hati yang sunyi.
Palingkan wajah hatimu dari dunia. Ketika kedua mata dzohirmu melihat kehancuran, jangan sampai mata hatimu ikut melihatnya. Penderitaanmu disebabkan karena hatimu ikut larut dalam permainan dunia. Oleh karena itu coba sekali kali hadapkan wajah hatimu kepada Tuhan yang membuat cerita kehidupan.
Sahabat akuilah bawa selama ini wajah hatimu larut dalam sandiwara dunia. Setan menarik narik jiwamu yang rapuh untuk mengenang dan melihat kenyataan dunia yang sungguh pahit. Setan mengatakan, "kamu manusia yang malang. Lihatlah engkau sudah dikhianati, lihat engkau sudah dibohongi. Lihatlah rumah tanggamu yang hancur, lihatlah ekonomimu yang bangkrut, lihatlah harga dirimu yang sudah diinjak injak dengan kejam. Wahai manusia kamu tak seharusnya diam, kamu harus membalas. Hidupmu sudah hancur lebur, kasian sekali kau".
Lalu ucapan Iblis diatas membuat dadamu bergemuruh, sesak, dan semakin membuat lukamu bernanah.
Tapi cobalah hadapkan wajah hatimu ke arah yang lain. Jangan terus terusan menghadapkan wajahmu kepada kehancuran, karena akan membuatmu semakin terluka. Akan tetapi palingkan mukamu dan ingkarilah bisikan iblis. Lalu hadapkan wajahmu kepada Allah yang memberikan musibah ini kepadamu.
Lihatlah dengan mata batinmu ada Allah yang sedang menguji imanmu. Seakan akan ada suara tanpa huruf yang mengatakan, "Aku memang sengaja memberimu musibah yang membuatmu hancur. Apakah Aku marah? Tidak. Apakah Aku benci kepadamu? Tidak. Sebaliknya Aku sangat menyayangimu. Teramat sangat mencintaimu".
"Apakah engkau tidak sadar wahai kekasih, tidaklah mungkin semua yang kau alami adalah sebuah kebetulan. Tidak mungkin mahluk yang datang kepadamu bisa datang sendiri kalau tidak Aku ijinkan. Mustahil Aku berikan ujian kepadamu dengan sia sia. Tidaklah mungkin Aku tega menghancurkanmu dan membuat hatimu terluka selamanya. Justru aku sedang mempersiapkan hadiah yang paling besar untukmu. Khusus hanya untukmu".
"Hadiah dariKu sungguh besar. Dan engkau pasti akan merasa puas dan bahagia. Cuma satu permintaanku, lihatlah Aku. Lihatlah Aku yang berada dibalik ujianmu dan dibalik segala galanya. Hanya dengan itu hatimu menjadi tenang. Apakah engkau belum mampu melihatKu wahai kekasih?. Mengapa engkau memalingkan mukamu dariKu? Mengapa engkau lari dariKu dan lebih memilih menghadapkan wajahmu kepada Iblis yang mengalir dalam hawa nafsumu?. Kalau engkau terus terusan menghadapkan wajah hatimu kepada nafsu, itulah yang membuatmu menderita".
"Lihatlah wahai hambaKU, itu Aku.... Lihatlah sekali lagi ada Aku dibalik ujianmu dan dibalik segala galanya"
Sahabat yang dirahmati Allah....
Coba dengarkan suara yang tak berhuruf itu dalam kesunyian hatimu yang paling jujur. Karena suara itu tidak akan mampu engkau dengar dalam keramaian dunia. Ketika engkau sayup sayup bisa mendegar suaranya maka ketahuilah itu adalah panggilan Tuhan. Maka menghadaplah kepadaNya.
Sehingga waktu dimana hatimu diajak iblis untuk melihat kehancuran hidupmu tetaplah berdiri tegak. Ketika dadamu bergemuruh karena teringat kenangan buruk masa lalu maka tetaplah berdiri tegak, meskipun lututmu mulai bergetar. Saat dadamu penuh dengan kesedihan dan kekecewaan maka tetaplah diam ditempat, meskipun akhirnya engkau jatuh seraya bersujud. jangan sampai engkau larut dengan ajakan iblis lalu melampiaskan kemarahan.
Diamlah... Redam kesedihan dan kemarahanmu dalam hening. Redam penderitaanmu dalam diam, meskipun air matamu tetap mengalir. Karena saya sangat paham, betapa berat perjuanganmu untuk mengingkari iblis lalu belajar untuk percaya kepada Allah. Saya tahu rasanya... Saya tahu bagaimana rasanya mengajak nafsu untuk menghadap Allah.
Palingkan wajah hatimu lalu hadapkan kepada Allah yang sudah menunggu. Lihatlah betapa Mulianya DIA yang ingin membawamu pulang. Lihatlah DIA sudah mempersiapkan surga untukmu. Maka ketika hampir saja engkau bisa diajak iblis segera ingat kepadaNya dan lihat wajahNya yang penuh Kebesaran dan Kemuliaan.
Maka percayalah saat itu engkau akan menangis syahdu. Engkau pasti menangis penuh kesyahduan ketika dirimu lebih memilih Allah dibanding nafsu/ ego atau dirimu sendiri. Matamu akan berlinangan air mata bahagia ketika engkau pada akhirnya lebih memilih menyerahkan dirimu kepada Tuhan.
Seakan akan engkau mengatakan, "Lihatlah aku... Lihatlah kami yaa Robb. Akhirnya kami berhasil mengajak nafsu kami sendiri untuk lebih percaya kepadaMu".
Ketahuilah sahabat ketika engkau lebih memilih Allah itulah yang disebut iman. Dan rasanya sangat manis khan? Ketahuilah ketika engkau berserah (terserah Allah saja) itulah yang disebut dengan islam. Dan pasti engkau akan merasakan kebahagiaan yang tidak terperikan ketika engkau menyerah lalu kembali kepada pelukan Tuhan. Itulah makna bertaubat lalu kembali pulang.. Dan saat engkau kembali karena percaya kepada Allah hatimu pasti akan merasa tenang.
Saat itu sudah tidak ada dendam lagi kepada dukun dan pelaku sihirnya. Saat itu tidak ada lagi kekecewaan kepada pasangan yang pernah melukaimu. Semua sirna dan hilang saat hatimu melihat betapa indah wajah Tuhan yang kekal.
Dan ingatlah ketika Allah memanggil jiwamu dengan panggilan mesra, "hai jiwa yang tenang, kembalilah kepadaKu dengan ridho dan puas hati. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba hambaKu dan masuklah kedalam surgaKu" (Lihat Al Fajr)
Maka ketika engkau meninggal dunia saat itulah masa yang dinantikan. Yaitu masa pertemuan dengan sang kekasih. Saat itulah janji janji Allah pasti ditunaikan dengan sempurna.
Artinya: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan". (QS Ali Imran: 133-134)
Semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar