Apakah anda ingin belajar kesaktian? Bahkan bisa tembus alam gaib dan dapat karomah? Kalau iya baca artikel Cari Guru Biar Sakti & Bisa Tembus Alam Gaib? Temukan diisni.
CARI GURU UNTUK MEMBUKA MATA BATIN & ALAM GAIB? BACA SAMPAI SELESAI BIAR TIDAK GAGAL PAHAM
Minta mf ya pk ust...apa bisa bljr ilmu hikmah on line ya pk? trim ksh. Sy pengen membuka mata batin, alam goib pk ust. Sy cri guru utk bljr susah di sni
Jawab: Tema tentang alam gaib, membuka mata batin, kasyaf, kesaktian, karomah dan semacamnya akan selalu menarik banyak sekali orang orang yang kepo. Membuka kegaiban (kesaktian) adalah sebuah ilmu yang digandrungi sebagian manusia. Lalu ilmu ini dibungkus dengan banyak istilah istilah yang membuatnya semakin samar.
Ilmu kegaiban yang endingnya adalah bertujuan untuk memenuhi hajat hawa nafsu dibungkus dengan istilah ilmu kebatinan, ilmu hikmah, ilmu asihan Nabi Yusuf, ilmu bintang daud atau apalah namanya. Intinya bertujuan untuk membuat orang suka, supaya kaya raya, supaya naik jabatan, supaya terlindungi dll.
Ada juga ilmu yang tujuannya kesaktian yang dibungkus dengan istilah istilah yang samar. Misalnya dalam bentuk mujahadah, pengajian, dzikiran dan lain sebagainya. Intinya bertujuan supaya penganut ilmu tersebut bisa sakti, tembus alam gaib, bisa punya karomah, bisa menghilang, bisa memukul jarak jauh dan lain sebagainya.
Atau ada yang mengajarkan ilmu gaib, bisa tamasya ke alam jin, ketemu wali, nabi dll. Dibungkus dengan padepokan hakikat, makrifat, dzikir nafas dan masih banyak lagi.
Atau dalam istilah modern ada ilmu mengaktifkan energi chi, yin yang, reiki, kundalini, cakra mahkota dan istilah lainnya. Konon tujuannya untuk kebijaksanaan, pengobatan, mengobati orang lain, mengaktifkan indera ke enam, intuisi dll.
Atau ada juga kelompok yang belajar kitab. Dibungkus dengan istilah kajian tauhid. Mereka mempelajarinya dengan sangat keras. Tetapi tujuannya sama yaitu supaya menajdi orang sakti. Bukan sakti karena k3bal b4c0k atau tembus alam gaib tetapi sakti karena merasa paling benar dan pintar sementara orang lain semuanya salah. Mereka suka sekali adu kesaktian (baca adu dalil) dengan pendekar lainnya sehingga terjadilah peperangan sampai kiamat.
Karena istilah istilahnya samar kemudian banyak memperdaya umat. Misalnya dikarnakan judulnya mujahadah atau kajian makrifat atau kajia tauhid banyak orang berbondong bondong untuk belajar. Akan tetapi seringkali ilmu yang diajarkan tidak sebagaimana penggunaan istilah tersebut.
Kalau mujahadah, pengajian, makrifat, tauhid dll adalah istilah dalam agama islam. Tidak ada yang salah dengan istilah tersebut. yang salah adalah paham versi manusia yang hendak diajarkan kepada umat yang masih awam. Jika anda pernah dengar kelompok 1S1S mereka mengklaim kembali ke Al Quran dan Sunnah loh. Nyatanya ajarannya adalah ngeb0m, bnh orang yang tidak sepaham dan berbuat kekacauan.
Terkait dengan pertanyaan sahabat diatas yang ingin belajar membuka mata batin dan melihat alam gaib maka belajar ke dukun jauh lebih cepet. Bahkan hari itu juga bisa dengan cara transfer energi (baca transfer jin). Artinya jika anda ingin belajar sama saya untuk membuka kegaiban maka anda berada ditempat yang salah. Mengapa demikian? Tentu saja dikarenakan saya nggak bisa.
Pada saat hidup saya hancur (karena sihir) saya memang pernah beberapa kali melihat alam gaib. Saya pernah terbang ke langit pertama sampai ke 7, melihat pemandangan yang indah indah. Saya melihat bintang berwarna warni thawaf dengan indahnya. Melihat masjid dan bangunan berkubah dilangit. Melihat bidadari yang cantiknya nggak ketulungan. Atau melihat diatas gunung ada istana yang sangat indah, masuk ke gerbang dengan bangunan kuno yang unik. Dan macam macamlah.
Tapi apakah yakin apa yang nampak oleh mata adalah bener? Karena bisa jadi itu kasyaf setan. Artinya Iblis menipu pandangan matamu dan menyangka kamu sudah mampu tembus alam gaib. Apalagi disana anda ditawarkan karomah. Saya jamin setelah itu anda akan merasa paling tinggi ilmunya, paling makrifat, paling mengenal Allah. Padahal sebaliknya, anda ditipu oleh iblis.
Padahal pandangan mata (lahiriah) itu banyak yang menipu. Iblis jagonya menipu pandangan matamu, pikiranmu, sukma dan jiwamu. Yang tidak bisa ditipu adalah pandangan qalbu yang diisi dengan iman kepada Allah.
Yang mengherankan adalah mereka yang sakti, punya karomah, bisa tembus alam gaib banyak dijadikan guru, ustadz atau mursyid. Meskipun mereka mengajarkan cara nyantet tetap saja banyak yang berguru, hanya dikarenakan mereka pakai gamis dan imamah. Mereka (umat) belajar dengan harapan bisa menjadi sakti. Hmmm
Sakti itu apa? Ingin menjadi sakti artinya anda ingin memiliki kelebihan dibandingkan dengan orang lain. "Diri (ego)" mu ingin punya kelebihan dibanding "diri" orang lain. Waah kalau ego sudah diturutin ujung ujungnya jadi repot dah. Artinya tidak harus sakti karena punya tenaga dalam, tetapi apapun yang membuatmu berkeinginan untuk memiliki kelelbihan dibandingkan dengan orang lain.
Sakti itu bisa sakti secara akal, sakti secara jiwa dan sakti secara batin. Jika anda belajar kitab lalu menjadi sakti (jadi ustadz, kyai) dimana hal ini mendorongmu untuk menyalahkan orang lain ini bukan ajaran yang benar. Jika anda belajar dzikir (baca mantra) lalu dengannya menjadi sakti karena bisa tembus alam jin dapat karomah ini juga bukan ajaran yang benar.
Dan ingat bahwa saya tidak mengajarkan kesaktian apapun bentuknya. Karena ada sebagian sahabat yang WA supaya saya jadi gurunya. Atau sebagian sahabat yang membaca tulisan saya sepenggal sepenggal lalu WA, "ustadz tolong diterawang, tolong dilihat, tolong ditembus dll". Artinya sebagian sahabat menyangka saya seperti mereka mereka yang menawarkan jasa penerawangan. Kalau saya mau bisa saja memb0hongimu dengan minta transfer 1 juta untuk terawangan dan hancurkan santet. Bisa kaya raya akunya, hehehe 🙂
"Lalu saya mengajarkan apa?"
Lebih tepatnya mengajak bukan mengajar. Saya mengajak diri sendiri dan anda semua untuk menjadi orang yang nggak sakti, nggak bisa apa apa, nggak kuasa apa apa. Biarlah yang sakti hanya Allah saja tidak ada yang lain.
Kita sebagai mahluk ibarat wayang. Oleh karena itu terima saja takdirmu dijadikan wayang. Artinya saya mengajarkan (mengajakmu) untuk menerima peranmu. Mau dihancurkan kek, dibanting banting kek, dibentur benturin kek, nerimo aja. Mau dirimu kena santet kek, rumah tangga dibikin kandas kek, bisnisnya dibikin hancur kek, nerimo saja. Bahasa lainnya belajar sabar dan ikhlas. Mau dibawa kemana cerita kita terserah Allah. Kita ikut sambil nonton saja.
Ketika kamu sudah terbukti pasrah (ngikut aja) maka Allah akan menunjukkan kesaktianNya kepadamu. Artinya bukan kamu yang ingin sakti tetapi Allah memperlihatkan kesaktianNya kepada orang orang yang merasa dirinya tidak sakti. Kalau dari dirimu yang ingin sakti artinya ada niatan hendak menyaingi Allah. Khan tidak ada yang sakti kecuali Allah, kok kamu ingin sakti? Kalau sudah demikian kira kira Allah marah nggak disaingi?
Sekali lagi ketika saya dan anda sudah pasrah maka Allah akan menunjukkan kesaktianNya kepadamu. Bisa jadi kamu akan dibawa dan diperlihatkan alam iblis, alam malaikat, alam surga, alam neraka, lauh mahfudz, arsy dan lain sebagainya. Ketika engkau tamasya ke alam gaib sudah pasti dirimu tidak merasa karena sakti, apalagi ngemis karomah. Sebab saat itu imanmu mengatakan Allah yang Maha Sakti sedang memperlihatkan kepadaku sebagian dari tanda tanda kekuasaanNya.
Atau bisa jadi dalam bentuk lainnya. Misalnya engkau dipahamkan ilmu agama padahal baru belajar sebentar. Atau paham Al Quran, paham hadits, paham tafsir dll. Maka pada saat itu engkau tidak merasa sakti dan berilmu karena yang engkau imani adalah Allah sedang membawamu dan meneteskan sebagian ilmunya kepadamu. Kalau imanmu sudah begini saya jamin anda tidak akan pernah menyalahkan orang lain lagi. Apalagi debat kusir sampai kiamat.
Atau paling tidak ketika anda sudah di maqom pasrah lalu rumah tangga dibikin harmonis kembali, rezeki tiba tiba terbuka dan lancar, hubungan sosial normal, relasi bertambah dll. Maka pada saat itu anda tidak merasa punya kesaktian sehingga rezeki bisa lancar. Sebab yang anda lakukan hanyalah pasrah, lalu tiba tiba berbagai peluang datang sendiri. Yang anda imani saat itu adalah Allah yang maha cinta yang membuat rumah tanggamu harmonis, Allah yang Maha Kaya yang memberimu rezeki, Allah yang Maha Mulia yang membuatmu dihormati orang lain.
Sehingga ketika pada saat itu anda bisa jalan jalan ke alam gaib, tiba tiba paham Al Quran dan hadits, tiba tiba rezeki mengalir derasa dll maka saya jamin tidak ada kesombongan dalam hatimu. Mengapa tidak sombong? Sebab yang anda imani yang berbuat adalah Allah, bukan dirimu.
Naaa ini dia yang ingin saya share ke dirimu. Bahasa lainnya inilah ajaran yang ingin saya bagi kepada anda semua. Bagi yang mau ayuuuk, bagi yang belum mau tidak apa apa. Tidak ada paksaan untuk pasrah.. Bahasa arabnya tidak ada paksaan untuk islam.
Artinya anda boleh pasrah lalu ikut apa kata Allah, atau anda mau jalan sendiri. Silahkan saja. Tapi semua ada konsekwensi masing masing, cepat atau lambat. Kalau diri/ ego anda inginnya begini maunya begitu silahkan saja, tapi percayalah ujung ujungnya tersesat. Tetapi kalau anda membiarkan inginnya Allah begini, maunya Allah begitu maka percayalah anda akan diberikan petunjuk.
Begitu kira kira... Share ya?
Wallaahu a'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar