Kemarahan & Dendam adalah Bahan Bakar Sihir Paling Handal

Sihir dilancarkan memerlukan bensin. Bensinnya adalah kemarahan dendam dan permusuhan dari targetnya. SImak Kemarahan & Dendam adalah Bahan Bakar Sihir Paling Handal.

 

DUA BAHAN BAKAR SIHIR YANG WAJIB ANDA CAMKAN

banyak kasus penyakit bukan sihir saja , tapi banyak kasus dari perasaan dendam , jin gak keluar2. dendam kepada dukun santet malah akan memperparah penyakit dan makin kuat jin sihir nya. yang saya rasakan sekarang begitulah , mungkin masih ada rasa dendam , sulit menghilangkan kecuali Allah izinkan

Jawab: Mungkin lebih tepatnya sihir adalah makar iblis supaya antar manusia ada dendam dan permusuhan. Artinya selama masih ada dendam dan permusuhan selama itu pula makar atau pertunjukan sihir akan terus digelar.

Sehingga solusi mempercepat kesembuhan adalah, "Buang kemarahan dan dendam dalam dadamu". 

Bisakah?

Nyatanya sulit sekali. Tidak semudah teori. Bahkan kemarahan, dendam dan permusuhan nyaman banget bertahan dalam hati korban. Itulah yang membuat segala tipu daya lainnya mudah dilancarkan.

Saya mengerti tidak mudah membuang kemarahan dan dendam dalam hati. Pasti sahabat akan protes ke saya begini, "Bayangkan ustadz pelakunya adalah orang yang pernah saya bantu. Tega teganya menusuk dari belakang".

"Ustadz keluarga saya hancur gara gaara mereka. Suami saya menceraikan saya. Anak anak terlantar jadinya. Sementara saat ini saya sakit sakitan. Terus saya disuruh ikhlas gitu?"

"Ustadz nggak ngalami sih, bagaimana shock dan hancur perasaan saya melihat dengan mata kepala sendiri pasangan bermesraan dengan orang lain. Entahlah apa karena sihir atau memang sudah b3j4t kelakuannya. Lalu atas dasar apa saya memaafkan?"

"Bayangkan ustadz, usaha saya sedang dipuncak. Penghasilan saya ratusan juga sebulan. Dengan uang itu saya banyak membantu orang lain. Lalu tiba tiba semua hancur gara gara pelaku dzalim kirim santet. Sekarang saya hanya jadi gembel jalanan. Terus saya harus menerima gitu?"

"Ana dulu dikampung ini orang terpandang. Ekonomi bisa dibilang lebih dari cukup. Ana ditokohkan oleh masyarakat karena ilmu ana banyak ana dakwahkan. Lalu tiba tiba ana jadi samp4h masyarakat, terusir dari kampung secara menghin4kan. Jujur ana sangat terpukul dan belum bisa menerima perlakuan ini sampai sekarang"

Dan pasti ada protes dari sahabat lainnya yang intinya sama yaitu membenarkan kemarhahan, dendam dan permusuhan. Tentu saja wajar dan tidak apa apa. Karena semua butuh proses dan waktu yang tidak sebentar. Butuh waktu mendinginkan hati yang bergejolak setiap hari.

Tapi sahabat harus benar benar mengerti, seperti itulah makar Iblis. Mereka menciptakan kehancuran antar manusia supaya muncul dendam dan permusuhan. Mereka akan terus membisikimu 24 jam untuk memelihara dendam dalam dada.

Iblis dan setan berkata, "Lihat manusia, lihatlah dia yang sudah menghancurkan hidupmu. Dialah yang merebut suamimu lalu membuat anak anakmu terlantar. Bangkitkan kemarahanmu wahai manusia. Mana dend4m kesum4tmu???? Balas perbuatan mereka dengan pembalasan yang lebih kej4m. Bangkit dan b4l4ss..!!!"

Iblis melanjutkan, "Apaaaa.... Semua sudah takdir Allah?? Jangan kau terpedaya tulisan pendekar langit. Dia tidak pernah tahu bagaimana sakit dan pedihnya perasaanmu. Allah tidak mendengar doamu wahai manusia. Buktinya hidupmu tetap hancur khan?. Bangkitlah kemarahan, bangkit dend4m dan permusuhan".

Ketahuilah sahabat bahwa bisikan seperti diatas pasti akan selalu hilir mudik di pikiranmu yang membuat dadamu semakin berkobar kobar. Kalau sudah begitu apapun serangan dan pengaruh sihir lainnya akan mudah dilancarkan. Sebab kemarahan dan dendam adalah bahan bakar sihir.

"Ustadz saya ingin bisa ikhlas dan hati lapang menerima takdir, tapi saya tidak bisa.."

Yang bilang bisa dan mudah siapa? Bahkan sangat tidak mudah. Yang perlu anda yakini dalam hati adalah kemarahan dan dendam itu berasal dari sihir. Sementara Allah menghendaki engkau menerima takdir dengan bersabar dengannya.

Engkau memang kesulitan untuk sabar. Aku tahu engkau tidak bisa untuk ikhlas dan memaafkan. Tapi Allah bisa. Karena DIA As Shobuur atau Yang Maha Sabar. 

Artinya ketika engkau bisa sabar dan ikhlas yang melakukannya siapa? Yang sabar siapa? Jawabannya Allah bukan kamu. Makanya sering sering hadirkan Allah dalam qalbumu. Caranya dengan mengganti segala nama, segala bentuk, segala rupa dengan satu nama yaitu Allah.

Misalnya saat ada bisikan, "Rasakan wahai manusia, sihir telah menghancurkanmu", maka jawab dalam hati yang sudah paham, "bukan karena sihir.. semua karena Allah". Demikian pula ketika melihat setan, jin, pelaku, pasangan, tetangga dll maka dalam qalbumu jangan sebut mereka tapi sebutlah Allah. Niscaya pelan pelan cahaya Allah akan menyala dalam lentera hatimu. Sampai pada satu titik engkau benar benar bisa bersabar dengan ujian yang sungguh berat dirasakan.

Pertanyaannya, yang sabar siapa pada saat engkau mampu bersabar? Jawabannya sekali lagi bukan kamu tetapi As Shobuur

Semoga mencerahkan, share ya?

Syukron

Klinik Pendekar langit 

WA 0852-8595-6659

Web sites.google.com/view/pendekarlangit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Cara Belajar Ilmu Makrifat?

AKhir akhir ini banyak yang membahas tentang ilmu makrifat. Apa sebenarnya ilmu makrifat? Apakah belajar ilmu ini bisa jadi sakti? SImak Bag...