Amalan Kaya Raya Mudah Tanpa Kerja Keras, Lakukan Ini

Mau kaya dan banyak uang? Sudah doa ibadah dll rezeki belum lancar? Amalan Kaya Raya Mudah Tanpa Kerja Keras, Lakukan Ini.

 

SANTAPAN ROHANI, CARA K4YA DENGAN MUDAH NGGAK PAKE KERJA KERAS

Sy merasakan kesulitan ekonomi, sdh berusaha ikhtiar (dari pny usaha servis dari luar/job besar, tp skrng bertahan skdr dari tetangga kdng dpt kdng tdk), dan jg doa (sholat ini sholat itu, amalan ini amalan itu, dzikir ini dzikir itu) tp merasa blm terbuka. Dulu thn 2016 an sy prnh sakit (>10 orng pintar yg sy datangi), rata² smua blng klo sy ini kena santet. Yg ingin sy tny kan, apakah ini murni alami atau mmng ada sesuatu yg lain (santet) nya bgtu pak ? 🙏

Jawab: Loh kok nanya ke saya? Khan sudah nanya ke lebih 10 orang pintar dan semua bilang kena santet. Terus aku harus ngomong apa? Apa aku kudu nerawang juga? Masalahnya aku bukan orang pintar dan gak bisa terawangan, jadi i dont know. 

Kalau sahabat ragu apakah kena santet apa bukan silahkan baca 16 tanda tanda santet yang sudah pernah saya tulis. Di browsing saja di fanpage ini dengan kata kunci 16 tanda sihir, entar ketemu kok. Dan tanda tanda sihir versi saya nggak pake terawangan, melainkan melihat tanda tanda yang bisa dilihat oleh mata dan dicerna oleh akal.

"....doa (sholat ini sholat itu, amalan ini amalan itu, dzikir ini dzikir itu) tp merasa blm terbuka". Jawabannya i dont know juga. Sebab doa khan ditujukan kepada Allah bukan kepadaku. Jadi tanya saja sama Allah jangan tanya kepadaku.

Kalian ini ya sering salah sambung. Berobatnya ke orang pintar nanyanya ke saya, "ustadz kenapa tidak sembuh?". Sudah tanya ke banyak paranormal katanya kena santet, masih juga nanya ke saya "ustadz saya kena santet nggak ya?". Berdoanya kepada Allah, nanyanya ke saya, "ustadz mengapa tidak dikabulkan?". ya mana saya tahu? Khan jdi salah sambung

Kalau tema tentang ibadah, ujian dll silahkan sahabat baca baca tulisan santapan rohani ya? Saya tidak hendak menjawab pertanyaanmu tapi hendak meluruskan hatimu yang seringkali dalam kegelapan. Semoga mendapatkan pencerahan.

Termasuk tulisan santapan rohani kali ini tentang, "bagaimana caranya membuka keran rezeki selebar lebarnya". Jika anda yakin rezeki itu urusan Allah maka sebenarnya jawaban pertanyaan diatas amat sangat simpel sekali. Simak firman Allah berikut ini,

Artinya: Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)". (QS Ali Imran: 26-27)

Nah surat Ali Imran ayat 25 sampai 27 perlu sering anda baca tuh. Bacanya di lisan tapi pahamnya di hati. Paham bahwa rezeki itu ditangan Allah. DIA sangat Maha Kuasa memberikan rezeki kepada seluruh mahlukNya dilangit dan di bumi. Dan DIA mudah saja memberikanmu rezeki tanpa batas tanpa ukuran.

Pertanyaannya siapakah yang membagi rezeki dan atau memperlancar rezeki tanpa ukuran?

100 persen semua orang akan menjawab, "Allah" dengan lisanya. Tapi teramat sedikit sekali yang menjawab Allah dengan qalbunya. Padahal kalau hatimu menjawab "Allah" maka berlakulah firman Allah dalam Ali Imran ayat 26 dan 27 diatas. Yaitu kamu akan diberikan kerajaan oleh Allah.

Cuman karena hatimu penuh sesak dengan mahluk yang disangka bisa memberi rezeki makanya kerajaan itu dicabut. Anda kesulitan mendapatkan rezeki, giliran dapat cepat habisnya. Sudah didapatkan dengan susah payah, kepake untuk hal hal yang nggak terduga. Mengapa demikian? Sebab hatimu meyakini perusahaan, bos, majikan, bisnis, pekerjaan, kecerdasan dll bisa menjamin rezekimu. Kamu meyakini amalan, ayat, dzikir, doa, sholat dll bisa meperlancar rezekimu. Kamu tidak meyakini Allah dengan benar.

Karena kamu meyakini mahluk bisa memberikan rezeki makanya pelit, kikir, medit, itung itungan, matematika, menumpuk harta dll. Kamu sayang mengeluarkan hartamu untuk zakat, infak, sedekah, berbagi dll. Kalau kondangan amplopnya kueciiil, giliran emas segambreng ditangan dan kaki. Termasuk kasih amplop ke peruqyah juga ala kadarnya, beli sayur suka nawar, parkir nggak mau bayar, ada pengamen pura pura nggak liat. Kalau demikian pantas saja rezeki segitu gitu aja.

Mengapa kamu sangat sayang sekali dengan hartamu? Sebab kamu percaya bisikan nafsu dibanding janji Allah. Lisanmu fasih mengatakan, rezeki di tangan Allah, tapi qalbumu mengatakan rezeki ditangan nafsuku sendiri alias tuhannya nafsu. Udah nggak usah kesinggung, diakui saja.

Artinya cara untuk membuka rezeki dengan mudah, dan selalu saja cukup bahkan muntah muntah caranya ingkarilah nafsumu dan yakinlah kepada Tuhanmu. Cuma untuk membuktikan iman kepada Tuhanmu prosesnya cukup lama bisa beberapa tahun. Tapi jika anda lulus maka saya jamin rezekimu akan mengalir deras. Saya kasih tahu caranya...

"Bagaimana caranya?". Makanya ini mau saya kasih tahu...

Pertama sering dzikir Ali Imran diatas dengan lisanmu yang meresap dalam qalbumu. Sampai kamu yakin bahwa Allah lah yang memberikan rezeki bukan mahluk, bos, gajian, kerjaan dll. Maka mulai saat itulah kamu akan diuji. Ujiannya adalah apakah imanmu jujur atau munafik. Ujiannya adalah apakah kamu percaya Allah atau percaya nafsumu. Dan kamu akan terus diuji sampai beberapa tahun sehingga lulus. Oleh karena itu anda harus peka.. Sebab apapun yang didatangkan kepadamu melalui realitas takdir adalah ujiannya.

Pagi itu tanggal tua Budi berangkat bekerja naik bis. Di dalam bis Budi merenung, "perasaan rezekiku ada ada saja habisnya, padahal sudah sholat dhuha setiap hari tapi masih aja seret". Ditengah lamunan tiba tiba ada pengamen, tapi budi pura pura tidur. Setelah turun ada pengemis yang minta minta tapi Budi mengabaikan. Saat dikantor temannya pinjem uang 100,000 tapi Budi tidak memberikannya, "waduh tanggal tua nih bos, duit mau habis, nasehat saya sering doa ya? rezeki ditangan Allah" katanya. Saat sholat jumat ada kotak amal tapi Budi melewatkan. 

Pulang kerja Budi serempetan sama pengendara lain. Budi mencak mencak karena posisinya benar lalu minta ganti rugi kepada orang tua yang menabraknya. "Maaf mas, saya tadi buru buru mau nengok cucu sedang sakit dirumah sakit. Ini saya hanya bawa uang 200.000 rencana buat beli buah untuk cucu saya". Tapi Budi nggak peduli, diambilnya uang 200.000 tersebut. 

Sampai dirumah ada sodara istrinya datang ingin pinjem uang 200.000 buat sekolah anaknya yang nunggak. "Yang dulu dulu aja belum kau balikin mau minjem lagi. Ya udahlah ini aku kasih 100.000 aja sisanya cari sendiri. Kamu ini kalau nggak ada aku pasti sudah m4ti kelaparan dari dulu".

Kesimpulannya apa? Kesimpulannya Budi nggak lulus ujian. Meskipun nggak lulus ujian tetapi setiap malam Budi selalu berdoa kepada Allah supaya rezekinya lancar. Bukannya lancar malah budi di pecat dari pekerjaan. Pada akhirnya budi nganggur, 2 tahunan luntang lantung, tress dan akhirnya depresi.

Ditengah tengah kesunyian budi sering merenung, sampai akhirnya memahami sesuatu lalu tersenyum. "Betapa bodohnya aku selama ini". kata si Budi.

Hari ini budi nguli dari pagi sampai malam. Dapat gajian 100.000 plus 50.000 karena lembur. Sampai dirumah lagi lagi ada kerabat istrinya yang mau pinjem duit 100.000. "Nih ada 100.000 dipakai saja" kata budi. Istrinya protes sebab duitnya hanya ada 150.000. Tapi budi hanya diam sambil tersenyum. Mulutnya tersenyum getir, tapi hatinya berdzikir Allah Allah Allah.

Dilain waktu kerabatnya datang lagi dan minjem 150.000. Dengan sedikit berat hati budi menyerahkan semua uang hasil nguli dari pagi sampai malem yang menyebabkan keluarganya saat itu harus menahan lapar. Ditengah malam mata budi berkaca kaca, "Ya Allah engkau datang minta uang 150.000 dan aku kasih. Mohon tetapkan imanku kepadaMu Yaa Robb"

Tak terasa sudah 2 tahun budi nguli dan sekarang sudah naik jabatan menjadi tukang sehingga gajinya naik 2 kali lipat. Dengan kelebihan sedikit uang sehingga budi bisa memberi setiap pengamen, pengemis, tukang parkir dan peminta minta. Kalau orang lain hanya kasih 2.000an tapi budi kasih minimal 5.000. Sebab hatinya budi tidak melihat mahluk, akan tetapi yang dilihat adalah Allah sedang mengujinya.

Tahun ke 3 Budi berhenti jadi tukang dan mencoba peruntungannya menjadi jasa proyek pembangunan rumah. Karena relasi dan pengalaman budi saat nguli dan jadi tukang akhirnya satu persatu rumah selesai digarapnya. Sekali membangun rumah secara borongan minimal 200 juta budi bisa mengantongi 20 jutaan. Seiring waktu semakin banyak proyek pembangunan rumah dan kantor yang berdatangan yang membuat budi semakin kaya.

Budi hanya bermodal pengalaman dan relasi saja sebab yang ngerjain adalah mandor mandornya. Kerja santai tapi gajinya sangat besar. Apalagi sekarang sudah mulai menggarap proyek perumahan dan kluster.

Disatu kesempatan Bos Budi ditanya sama salah satu peserta seminar porperti. "Pantas bapak menjadi pengembang sukses sebab pengalaman dan relasinya luas. Ditambah pak Budi punya bakat". Pak Budi menjawab panjang lebar kemudian ditutup dengan satu statement penutup yang membuat peserta seminar terdiam.

"Bahkan jika saya disuruh membakar semua aset dan kekayaanku detik ini maka benar benar akan memusnahaknnya. Tahukah kalian siapa yang tidak bisa aku tolak saat menyuruh sesuatu? Dialah yang menitipkan kekayaan ini kepadaku. Dialah Allah. Lebih baik aku kehilangan segala galanya asal tidak kehilangan Allah dalam qalbuku".

Sahabat, tulisan santapan rohani ini bukan teori apalagi tekstual/ hapalan. Tapi ini nyata dan pasti akan anda alami jika benar benar mempraktekkan.

Semoga mencerahkan, share ya?

Syukron

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan Iblis

Sholawat itu dahsyat banget untuk hancurkan setan. Asalkan anda paham makna sholawat. SImak Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan ...