Begini Cara Menjadi Peruqyah yang Paling Hebat & Sakti

Mau menjadi peruqyah yang sakti? Yang dengannya bisa hancurkan sihri santet pelet gendam guna guna? SImak artikel Begini Cara Menjadi Peruqyah yang Paling Hebat & Sakti.


SANTAPAN ROHANI, CARA MENJADI PERUQYAH PALING SAKTI DI DUNIA DAN AKHERAT

baca wa ustad ajah ktakutan ini. langsung mual muntah2 ..sampai kram perutnya... LG reaksi hebat ustad... LG reaksi kuat mau muntah minta dibantu keluar ustad. alhamdulilah ustad saya gabs ngomong ...dadanya terasa lega. sampai menangis hebat....terimakasih ustad....

Jawab: Jadi ceiritanya sahabat diatas saat WA saya mau kerasukan. Lalu saya menyuruh yang didalam untuk keluar. Setelah itu muntah muntah dan dadanya terasa lega. Ruqyah mengeluarkan jin by WA nggak sampai 5 menit.

"Apakah saya sakti sehingga bisa keluarin setan hanya dengan tulisan di WA?"

Jawabannya enggak lah. Saya tidak bisa apa apa dan bukan siapa siapa. Yang sakti itu Allah. Saat WA dengan sahabat saya mengkondisikan hati bahwa yang melakukannya adalah Allah, bukan saya. Makanya ketika jin jinnya keluar saya merasa baisa saja. Nggak ada sesuatu yang spesial dari diriku. Sebab yang spesial, yang hebat, yang sakti, yang maha segala galanya hanya Allah.

Sehingga saat mendengar jin jin keluar hati langsung klik, "itulah perbuatan Allah". Itulah kalam Allah ketika aku menulis by WA, "Fakhruj fainnaka rojiim", keluarlah sesungguhnya kalian adalah mahluk t3rkutuk. Karena itu kalam Allah maka yang berkalam hakikatnya bukan saya tetapi Allah. Bayangkan setan setan yang disuruh oleh Allah untuk keluar, apakah mereka berani tetap bertahan? Pasti tidak akan berani.

Apakah setelah itu setan setan bisa balik lagi? Tentu peluang balik lagi bisa saja. Mungkin beberapa hari kemudian mereka akan kembali ketika melihat cahaya Allah dalam hatimu sudah pudar dan diisi oleh mahluk. Sebab cahaya dalam hatimu hanyalah hasil suntikan saja. 

Makanya saya beberapa kali menulis anda korban sihir yang sudah ancur ancuran sebenarnya calon orang sakti. Btw orang orang yang ingin sakti harus paham nih?. Menjadi sakti itu bukan dengan bertapa, baca mantra, wirid, tenaga dll. Itu malah semakin membuatmu tidak sakti. Sebab ketika kamu memiliki kelebihan lalu kamu merasa, "ini berkat ritualku". Artinya kamu merasa sakti, padahal tidak ada yang sakti kecuali Allah. Mahluk itu sifatnya tidak ada daya dan upaya.

"Lalu mengapa orang orang yang bertapa, wirid mencari kesaktian bisa kebal, bisa nyantet, bisa nyembuhin orang, bisa terbang dll?". Sebab semuanya dibantu jin (baca: iblis). Yaitu nyawa iblis yang nuansanya adalah "ana khoirum minhu" alias aku lebih baik dari kamu. Kalau nggak dibantu jin maka mereka tidak akan memiliki kelebihan itu.

Makanya orang yang mencari kesaktian pasti jiwanya sudah disuntik oleh nyawa Iblis yaitu, "aku orang sakti, aku lebih mulia dari kamu, aku lebih dekat dengan Tuhan, aku punya karomah, aku wali Allah dll". Itulah persangkaan dari Iblis yang dahulu dia katakan saat membangkang perintah Allah untuk sujud kepada adam. Karena pada saat itu Iblis merasa lebih sakti, lebih mulia, lebih hebat dan lebih segala galanya dari Adam.

Itulah yang disebut sihir, yaitu seakan akan saja sakti. Seakan akan saja bisa terbang padahal digendong setan. Seakan akan saja bisa memukul jarak jauh, padahal yang melakukannya adalah jin. Seakan akan saja bisa menyembuhkan padahal aslinya jin memanipulasi rasa sakit. Sekali lagi seakan akan saja sakti, nanti ketika pada setan keluar dari badannya jadilah ia manusia yang paling lemah. Seperti m4yat hidup sebab jin keluar badannya membawa serta sebagian jwianya.

Btw kalian ingin menjadi orang sakti tidak? Ingin menjadi peruqyah sakti? Sakti beneran loh ya? Mau?

Maka saya katakan bahwa anda yang sednag ditimpa ujian apapun, atau musibah apapun punya peluang untuk menjadi orang sakti. Apalagi anda yang kena sihir sampai ancur ancuran berpeluang menjadi orang sakti. Dan kesaktianmu adalah nyata, bukan sihir.

Caranya terimalah ujianmu dengan senang hati. Pinggirkan nafsumu dan biarkan Allah yang bekerja. 

Kamu sadar nggak bahwa musibah yang kamu alami adalah cara Allah supaya nafsumu menyerah. Diri dan nafsumu terus didesak sampai ke pojokan ring tinju, lalu di pkl berkali kali supaya KO. Cuma masalahnya meskipun sudah terpojok tetap saja kamu nggak mau nyerah khan?. Begitulah, perjuangan untuk menyerahkan diri/ nafsumu kepada Tuhan itu ruarrr biasa sulitnya.

Artinya untuk menjadi orang sakti bukan paham dengan tulisan ini lalu anda akan sakti. Sebab kesaktianmu diuji selama bertahun tahun oleh badai ujian. Kalau dikehidupan nyata kamu mudah marah sama pasangan, kecewa sama pasien, merasa aliranmu paling benar sendiri mana bisa menjadi peruqyah sakti? Apalagi kamu protes dan berontak terhadap takdir. Seolah olah saja setannya kepanasan saat kamu baca ayat ruqyah, padahal aslinya pura pura saja.

Tulisan ini sebenarnya bukan tulisan santapan rohani, tapi kok malah menjurus ya? Ya sudah gpp, saya lanjut saja. Untuk detail silahkan dibaca artikel lainnya bertajuk santapan rohani ya? 

Intinya adalah ujian bertubi tubi yang kamu alami adalah jalan supaya kamu menjadi orang paling sakti di dunia dan akherat. Kamu berpeluang menjadi peruqyah paling sakti. Cukup baca basmalah saja setan setan sudah pada ngacir. Kamu juga berpeluang menjadi manusia sakti dibidang lainnya. Misalnya rezeki datang tanpa perlu kerja keras, rumah tangga sangat harmonis, dibutuhkan banyak orang, dicintai banyak manusia dan jin, ditakuti setan dan iblis dan masih banyak lagi.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah menyerah KO. Akuilah kamu menyerah. Akuilah kamu bukan orang sakti. Akuilah kamu tidka bisa apa apa. Buktinya kamu tidak bisa keluar dari kesulitan hidup meskipun sudah berusaha bertahun tahun khan? Setelah mengakui lalu serahkan dirimu kepada Tuhan. Terserah Allah saja mau melakukan apa pada hidupmu. Mau dib4nting2 kayak apa nurut saja, jangan protes.

Menyerah kepada Allah itulah yang disebut muslim. Muslim maknanya adalah orang yang berserah diri kepada Allah.

Jika hatimu sudah duduk dimaqom seperti diatas maka pasti kamu menjadi orang paling sakti di dunia dan akherat. Kamu akan menjadi peruqyah sakti yang ditakuti iblis. Pertanyaannya adalah, sebenarnya siapa yang sakti?

Jawabannya Allah bukan kamu. Khan kamunya sudah menyerah. Dirimu sudah menyerahkan nafs/ jiwamu kepada Tuhan. Sehingga apa yang kamu lakukan pada hakikatnya adalah perbuatan Tuhan sendiri. Disinilah mewujud Kun Fayakuun. 

Ayuk bagi sahabat yang sedang kena musibah dalam hal ini kena sihir, "menyerahlah".

Semoga mencerahkan, share ya?

Bersambung

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Begini Caranya Bergantung Hanya Kepada Allah Saja

Banyak yang mengatakan saya hanya bergantung kepada Allah. padahal aslinya itu perkataan dusta saja. Lalu bagaimana caranya bergantung kepad...