Apakah kamu ingin selalu bersama Allah? Ingin selalu ada disisiNya. Kalau mau baca artikel Begini Cara Selalu Bersama Allah.
SANTAPAN ROHANI, JIKA KAMU INGIN BERSAMA ALLAH MAKA IKUTILAH KEINGINAN DAN KEHENDAK_NYA
Terimakasih saudara ku seimanku telah membuka motivasi nya yang membuka mati batinku Alhamdulillah aku sekarang sudah mendapatkan cinta sejati ku karena Allah SWT lah yang sekarang merangkulku sekarang hidupku pasrah ku serahkan segalanya hanya kepada Allah SWT lah hidupku bergantung
Jawab: Saya yakin dan percaya kalau sahabat membaca tulisan santapan rohani dengan hatimu Insya Allah pelan demi pelan dadamu yang berkecamuk akan tenang kembali. Pelan pelan kesedihan akan berubah menjadi kebahagiaan. Gimana nggak bahagia? Sebab Sang Maha Cinta sedang memanggil.
Tapi bacanya dengan cara membuka hatimu lebar lebar. Jangan sampai akalmu, keilmuwanmu, hapalanmu, dalilmu, diikut sertakan. Sebab pasti akan kamu tolak sebab k3racunan. Baca dengan hatimu yang jujur sampai selesai. Setelah kelar membaca baru keilmuwanmu diambil lagi gak apa apa.
Sahabat renungkanlah bawa ada dua keinginan. Yaitu keinginanmu dan keinginan Tuhan. Kehendakmu dan kehendak Tuhan. Kalau kamu ingin dicintai Allah maka ikuti keinginan dan kehendakNya. Mau dibawa kemanapun ikuti saja jangan kau lawan dengan keinginanmu.
Keinginanmu adalah keinginan hawa nafsumu yang maunya begini dan begitu. Maunya sembuh, maunya pelaku dzalim kena adzab, maunya hidup normal lagi, suami kembali lagi, kaya lagi, dihormati lagi dan lain sebagainya. Sementara keinginan dan kehendak Tuhan datang melalui realitas takdir. Keinginan Tuhan adalah kamu kena musibah, kena sihir, rumah tanggamu diujung tanduk, bisnismu ancur, nama baikmu terinj4k inj4k.
Sekarang tinggal dipilih saja. Mau ikut kehendakmu apa kehendak Tuhan yang datang melalui realitas? Kalau kamu ikut keinginan nafsumu maka Tuhan nggak ikut campur alias dibiarkan saja. Kalau ikut kehendak Tuhan maka DIA yang akan bekerja untukmu. Dalam bahasa lain kalau kamu ingin Allah maka biarkan DIA membawamu pergi kemanapun. Kalau kamu cinta Allah maka biarkan dan relakan hanya DIA saja yang melakukan segala galanya untukmu.
Kalau dalam bahasa yang islami, kalau kamu memang benar benar menghamba atau menyembah Allah maka ikutilah hukum hukum Allah. Hukum Allah tidak hanya dalam bentuk sujud ketika sholat atau ritual semata mata. Akan tetapi sujudkan qalbumu kepada apapun kehendka dan keinginanNya. Artinya hatimu harus menerima Tuhan dengan cara ikhlas dan ridho menjalani takdirNya.
Teorinya mudah dipahami akan tetapi prakteknya sungguh ruar biasa. Sebab lawannya adalah thagut yang ada pada dirimu sendiri yaitu nafsu yang liar. Lawannya bukan orang kafir, orang jahat atau orang yang berbeda pemahaman denganmu, melainkan lawannya dirimu sendiri. Dirimu yang merasa bisa dan kuasa itulah lawannya. Nafsumu yang merasa menjadi Tuhan itulah lawannya. Tuhan KW ya itulah kamu, melawan Tuhan yang sebenar benarnya.
Apa buktinya bertuhankan Allah itu ruar biasa tidak mudah?
Buktinya kamu menderita lahir batin karena kehilangan. Kamu marah berontak saat hidupmu dirampasn dengan kejam asbab sihir. Kamu dendam membara mengingat pelaku dzolim. Kamu sedih saat rumah tanggamu berantakan. Kamu kecewa saat kehormatanmu dinj4k inj4k. Kamu cemas saat bisnismu bangkrut. Realitasnya hidupmu sedang dihancurkan dan kamu nggak terima lalu mengatakan, "Tuhan tidak adil".
Kenyataannya Tuhan yang datang bersama realitas takdir menginginkan dan menghendaki demikian untuk sebuah hikmah. Dan kenyataannya kamu protes sebab tidak menginginkan demikian. Katakan kepadaku sebenarnya yang tuhan itu Allah apa hawa nafsumu?
Selama kamu tidak belajar menerima ujian/ musibah ini maka selama itu pula Allah tidak akan melirikmu. Bagaimana mungkin DIA melirikmu sementara kamu asyik bermesraan dengan dunia serta tidak mau kehilangannya? Oleh karena itu lepaskanlah duniamu yang memang sedang dihancurkan. Bagaimana tidak dihancurkan, sementara dunia itulah yang membuatmu jauh dari Allah. Dunia adalah sel1ngkuhanmu yang memang sangat layak dihancurkan. Sebagaimana kamu pasti marah dan tiada ampun jika mengetahui pasanganmu menduakan cinta khan?
Sudah bagus saya dan anda diingatkan oleh Allah dengan kehancuran apa apa yang kiita anggap hak milik. CIlaka 12 kalau kita dibiarkan terus menerus dalam kesesatan. Justru ketika duniamu dihancurkan maknanya adalah Allah masih mencintaimu. Masih ada harapan supaya kamu kembali kepadaNya. Bukan malah mempertahankan m4ti m4tian apa apa yang hakikatnya bukan milikmu.
Sahabat renungkan dalam dalam bahwa Allah mencintaimu. Karena DIA cinta sama kamu maka dihancurkanlah dunia yang selama ini melekat dalam hatimu. Oleh karena itu ikhlaskan. Supaya nanti saat pertemuan dengan Sang Kekasih, hatimu sudah kosong dari mahluk. Supaya nanti ada alasan yang valid untuk memasukkanmu ke dalam surgaNya.
Kamu kena musibah besar, atau kena sihir yang menjadi sebab hidupmu hancur itu keinginan dan kehendak Allah. Maka ikutlah saja kemana Allah mau membawamu pergi. Memang sekarang adalah edisi pedih dan perih. Wajar sebab proses detoks qalbu memang tak terperikan rasanya. Akan tetapi ketika terbukti kesabaranmu percayalah kamu akan dibawa kepada cahaya yang terang benderang.
Syaratnya cuma satu. Ikuti kehendak dan keinginan Allah, itu saja. Dalam bahasa lain leburkan keinginanmu kepada keinginan Allah. Ketika keinginanmu sama seperti keinginan Allah maka bersyukurlah, akan tetapi ketika keinginanmu tidak seperti keinginan Allah maka bersbarlah. Atau kalau perlu hilangkan keinginan dan kehendakmu lalu meleburkan dirimu sendiri kepada kehendak Allah.
Andai saja nih... Seandainya saya dan anda dimampukan untuk menghilangkan keinginan diri maka saat itulah semua yang terjadi dalam hidupmu adalah keinginan Allah. Ketika semuanya adalah kehendak Allah maka berlakulah kun fayakuun. Ketika itulah engkau akan menyaksikan dengan terang benderang perbuatan Allah yang ajaib.
Kalau menghilangkan keinginan diri itu sangat sulit. Paling tidak saya dan anda berjuang untuk meleburkan diri kepada keinginan Allah. Ketika keinginan kita supaya rumah tangga harmonis kembali lalu Allah mengabulkan maka bersyukurlah. Akan tetapi kalau memang harus kandas apa mau dikata? Ikuti saja kehendakNya mau dibawa kemana. Maka percayalah jika saya dan anda mengikuti kehendakNya pasti akan dibawa ke surga. Tidak mungkin hamba yang beriman kepada Allah akan di tegglmkan ke neraka. Misalnya diberikan jodoh yang lain dengan spek bidadara/ bidadari.
Ada sahabat yang curhat begini, "Saya udah tau ,,siapa""yg berbuat kurang baik ke saya ,,dulunya kaget,,sedih ,,nelangsa. Sekarang udah lebih mendekati ikhlas,,orang berbuat baik balasan nya juga baik,,orang berbuat buruk juga Akan kembali kepadanya,, Sekarang lebih fokus gimana jalan keluar dari sakit ini ,, ikhtiar nyaSetiap kajian njgn ,,selalu aku ikuti ,,dan Alhamdulillah mulai paham ,,tujuan Allah kirim sakit ini"
Saya lebih seneng ketika anda bisa ikhlas terhadap ujian melebihi senengnya anda sembuh dari sihir. Karena sembuh dari sihir tidak jaminan hatinya sudah ikhlas. Sedangkan ketika hatimu ikhlas artinya anda sedang dalam perjalanan dibawa oleh Allah dalam surgaNya.
Memang benar orang baik balasannya baik dan orang buruk balasannya buruk. Akan tetapi ketika anda sudah mendapatkan janji Allah yaitu surga yang luasnya seluas langit dan bumi sudah tidak lagi memikirkan itu. Bahkan anda berharap orang yang buruk akan bertaubat dari kejahatannya sehingga bisa merasakan surga sebagaimana yang sudah anda rasakan. Dan surga yang saya maksud bukan hanya surga akherat loh ya? Akan tetapi termasuk surga yang bisa anda rasakan di dunia.
Ada juga sahabat yang WA, "Pak ustad saya mengerti kenapa saya di kirimi teluh sihir dan guna guna… ternyata Allah hendak membersihkan dosa dosa di masa lalu… karena dgn di dholimi oleh orang lain maka dosa kita di tanggung oleh orang yg mendholimi jadi tarima keun we lah he he he"
Ya benar, ujian adalah jalan pembersihan dosa. Bahkan saat kaki anda tertusuk duri lalu kamu bersabar dengannya karena Allah maka berguguran sebagian dosa dosamu. Dan benar juga bahwa ketika anda didzolimi orang lain maka di akherat nanti dosa dosamu akan dipikul olehnya. Inilah hukum Allah dimana hanya Allah saja yang menegakkan bukan saya dan anda.
Akan tetapi ada lagi satu dosa yang menjadi hijab kita yaitu hasad. Hasad adalah perasaan hati yang menginginkan orang lain celaka apapun alasannya. Termasuk ingin melihat orang lain menderita diakherat karena harus dipaksa memanggul dosa orang lain. Saat diakherat hakimnya adalah Allah bukan mahluk. Tugas kita adalah membersihkan hati sebersih bersihnya bukan membayangkan pelaku kejahatan tersiksa dalam n3raka karena pernah mendzalimimu.
Sebesar apapun dosa anak adam, sekeji apapun, sedzalim apapun peluangnya tetap sama. Yaitu sama sama berkesempatan untuk mendapatkan rahmat dan ampunan Allah. Saya, anda, mereka, dukun, jin, pelaku sihir dll sama sama mahluk Allah dan sama sama berpeluang mendapatkan cintaNya. Oleh karena itu berlomba lombalah dengan cara membersihkan hati sebersih bersihnya. Yaitu membersihkan hati dari segala penyakit hati sampai yang paling halus. Apa itu? Yaitu "ana khoirum minhu" alias merasa saya lebih baik darinya. Nya itu dalam hal ini dukun, jin dan pelaku dzalim.
Apa pesan dari santapan rohani kali ini?
Pesannya adalah sama seperti santapan rohani kemarin yaitu, "bring me to life". Kalau memang ucapan lisanmu jujur ingin bersama Allah, ingin berada disisi Allah, ingin dekat dengan Allah maka ikutilah keinginan dan kehendakNya. Takdir yang menurutmu sangat buruk itulah keinginan dan kehendak Tuhan. Kamu sudah ikut belum?
Tandanya kamu ikut keinginan dan kehendak Allah adalah ketundukan hati tanpa adanya pemberontakan. Tunduk pasrah ikhlas dan ridho, bahasa arabnya islam. Ketika qalbumu sudah terbukti islam maka pintu surga mulai terbuka. Dan kamu benar benar akan melihatnya dengan terang benderang lalu masuk ke dalamnya.
Demikian semoga mencerahkan, share ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar