Kisah Mi'raj Piknik Ke Alam Malakut Jabarut SInggasana Tuhan

Ada kasyaf tipuan ada kasyaf beneran. Kasyaf beneran itu bener bener melihat surga dan neraka misalya. Simak Kisah Mi'raj Piknik Ke Alam Malakut Jabarut SInggasana Tuhan.

 

SANTAPAN ROHANI, PIKNIK KE ALAM SINGGASANA TUHAN

Ustadz kemarin saya baca di postingan ustdz yg lain bahwa seperti terbang, jalan di atas air, adalah perbuatan jin, ini cemana mksdnya kita ketika zikir menembus atap rumah? Apa yg begitu an juga ulah jin?

Jawab: Alkisah ada seorang insan yang bersedih karena ditinggalkan oleh orang orang tercinta. Mereka adalah orang orang yang selama ini menemani perjuangannya dengan jiwa dan raga. Setelah kepergian orang orang tercinta karena dipanggil Tuhan, praktis insan ini hanya berjuang sendirian.

Tuhan melihat kesedihan insan mansuia ini, bahkan sebelum alam semesta diciptakan Tuhan sudah tahu. Sebagaimana musibah besar yang anda alami Tuhan sudah tahu sebelum kita semua diciptakan. Mungkin Allah hendak meneguhkan hatimu bahwa tidak boleh ada tempat bersandar selain diriNya. Makanya semua benda, materi dan mahluk yang masih engkau jadikan sandaran diambil olehNya.

Supaya apa?

Semuanya bukan hendak menghancurkanmu, melainkan hendak membangun ulang pondasi keimanan dalam dadamu. Yaitu iman atau yakin hanya Allah saja yang bisa membantumu. Makanya hatimu dikosongkan dari mahluk. Perih sih perih, bahkan amat sangat pedih. Tapi mau tidak mau begitulah caranya. Supaya setelah hatimu kosong dari mahluk dengan itu cahaya Allah bersemayam dalam langit arsy hatimu.

Khan Allah nggak mau di duakan. Selama dihatimu masih ada cinta lain selain diriNya maka DIA tak sudi membersamaimu. Allah hanya mau menjadi satu satunya dalam qalbumu. Ketika dihatimu tidak ada yang lain barulah DIA mencintaimu selama lamanya. DIA akan memberikan segala galanya. Cinta yang sempurna.

Kembali kepada kisah kesedihan seorang insan kekasih Tuhan yang ditinggalkan orang orang tercinta. Saat bersandar disebuat tembok tiba tiba didepannya ada seberkas cahaya. Cahaya itu mengajak sang insan untuk bangkit dari duduknya. Ketika sang insan meraih tangannya tiba tiba tubuhnya ikut menjadi cahaya. Seakan akan menunggang kuda dengan kecepatan cahaya, sang insan melesat terbang tinggi.

Singkat cerita sang insan ternyata diperjalankan oleh Allah, dibawa piknik ke sebagian dari kerajaanNya. Sang insan melihat para Nabi dan Rosul terdahulu, melihat surga dan penghuninya, melihat neraka dan penghuninya lalu lanjut terbang menembus langit tertinggi sidrotul muntaha.

Itulah kisah Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Shollallaahu alaihi wasallam yang saya sampaikan dengan gaya bahasaku sendiri. Dan pengalaman ini adalah pengalaman nyata bukan karena dibawa oleh jin, setan atau iblis. Apakah anda berani mengatakan mi'rajnya Nabi, jalan jalan ke surga, neraka, bertemu para nabi dan rosul, naik ke 7 langit sampai sidrotul muntaha karena dibantu jin? Pasti nggak berani khan?

Artinya pengalaman mi'raj adalah pengalaman "diperjalankan" oleh Allah tanpa ada kemauan dari diri sendiri. Tanpa pakai ritual, amalan, wirid dan lain sebagainya. Tahu tahu aja diajak/ diperjalankan oleh Allah untuk melihat lihat sebagian singgasanaNya dilangit dan di bumi. Dan itu hanya terjadi sekali tidak bisa diulang ulang.

Adapun jalan jalan ke alam gaib berulang ulang karena sebelumnya melakukan ritual tertentu, puasa 40 hari, berendam di air terjun, wirid sekian kali dll saya menduga (baca: meyakini) itu semua dibantu jin. Inilah yang disebut dengan kasyaf tipu tipu. Dengannya praktisi akan takjub dengan alam yang dilihat lalu menerima tawaran mahluk mahluk dialam tersebut. Misalnya ada yang kasih pusaka, akik, sabuk dll sehingga menjadi sebab orang tersebut sakti. Inilah jebakan jebakan yang membuai anak manusia.

"Tapi khan pengalaman mi'raj hanya dialami oleh nabi tadz?"

Kata siapa hanya bisa dialami oleh Nabi? Yang benar dialami oleh Nabi dan orang orang yang dikehendaki oleh Allah. Malahan anda yang sedang diuji dengan ujian ugal ugalan berkesempatan dibawa piknik. Dibawa loh ya bukan karena keinginan sendiri. Allah membawamu untuk lebih meyakinkan hatimu akan tanda tanda kekuasaanNya. Sehingga setelah balik dari tamasya anda akan membawa sesuatu yang baru. Yaitu iman yang menancap dalam dada.

"Apakah ustadz pernah dibawa ke alam gaib?"

Pernah lah, saat kena sihir pernah, setelah kena sihir juga pernah. Saat kena sihir saya dibawa jalan jalan sama jin. Saya melihat berbagai bentuk setan yang menggoda manusia, melihat langit yang indah bahkan melihat bidadari. Tapi saya menduga piknik yang dibawa jin sebagian besar hanyalah tipuan belaka.

Setelah atau pasca kena sihir saya dipahamkan tentang iman, islam, alam kubur, alam barzakh, surga, neraka dll. Bahkan saya sudah mengalami semuanya. Mengalami dengan rasa yang sangat dalam. Mengalami dengan bahasa yang sulit dijelaskan. Kalau saya jelaskan secara apa adanya pasti kamu akan menuduhku macam macam. Makanya saya sampaikan pelan pelan sekali dengan beberapa bahasa yang berbeda beda. Supaya anda paham lalu meyakini akan adanya alam akherat.

Btw apakah anda ingin dibawa piknik oleh Allah? Atau dipahamkan oleh Allah tentang sebuah hikmah? Caranya jalani musibahmu atau ujianmu meskipun menyesakkan dada. Yakini ujian yang luar biasa ini datangnya dari Allah bukan dari mahluk. Terus berjuang menekan ego/ nafsu yang mengatakan ujian ini dari mahluk. Tanda kamu bisa menekan ego adalah hati yang agak lapang dari sebelumnya. Semakin lapang semakin egonya bisa dikendalikan.

Terus berjuang mengkondisikan hati untuk meyakini bahwa semua musibah yang anda alami berasal dari Allah bukan mahluk. Semoga seiring dengan kelapangan dadamu pada saatnya nanti Allah akan menghiburmu dengan mi'raj atau dipahamkan sesuatu yang sebelumnya anda tidak mengerti. Inilah hadiah yang lebih besar dari dunia dan seisinya.

Artinya: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al Isra': 1)

Wallaahu a'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Mi'raj Piknik Ke Alam Malakut Jabarut SInggasana Tuhan

Ada kasyaf tipuan ada kasyaf beneran. Kasyaf beneran itu bener bener melihat surga dan neraka misalya. Simak Kisah Mi'raj Piknik Ke Alam...