Dalam sihir umum terjadi kumat kumatan. Termasuk jebol lagi, ngamuk lagi marah lagi. Yuk simak artikel Mengapa Dalam SIhir Sering Jebol Lagi Meskipun Sudah Ruqyah?.
BAGAIMANA CARANYA SUPAYA TIDAK MUDAH JEBOL LAGI DAN LAGI?
pak ustadz,,mau tanya,,kemarin kan saya mimpi, lihat suami saya bagi2 ikan b4b1 ke banyak org yg rame2 ,,pas di hari senin subuh, dia tiba2 emosi sendiri pak ustadz mana sakit kepala nya,, dia banting semua piring yg ada di rumah,, sampai saya batal puasa berantem hebat sama suami. pertanyaan saya pak ustadz,,saya sudah menahan sekuat mungkin mengendalikan suami saya ataupun saya sendiri tapi kenapa.ttap jebol jga apa yg saya lakukan pak ustadz supaya tidak mudah jebol
Jawab: Kalau dari mimpinya artinya jin jinnya dikasih energi. Makanya kuat kembali dan menyerang lagi. Para setan menyuntukkan racunnya di hawa nafsu anda. Dampaknya dadanya bergemuruh inginnya ngamuk.
Sahabat sudah paham "apa itu hawa nafsu belum?". Meskipun saya sudah menjelaskan berkali kali nampaknya masih banyak yang belum benar benar paham. Dan diluaran sana sedikit sekali yang paham apa itu nafsu. Mereka mendefinisikan nafsu itu sesuai tafsiran dirinya berdasarkan literatur yang dibaca. Bahasa lainnya ahli kitab. Nanti kapan kapan Insya Allah saya bahas lagi lebih detail apa itu nafsu, dimana letaknya dan apa kecenderungannya.
Terkait dengan seringnya jebol saya dahulu juga sama. Mungkin ratusan kali jebolnya. sampai kemudian paham mengapa bisa jebol. Dan ini wajar sekali. jangankan anda, saya atau mereka yang kena sihir. Yang nggak kena sihir juga sering jebol ketika nafsunya disinggung.
Jaman sekarang maunya menang sendiri dan benar sendiri. Sulit sekali ngalah. Susah sekali merendahkan diri atau rendah hati. Yang ada adalah statement, "kamu yang salah, kamu yang jahat/ dzolim..."
Bagaimana supaya tidak mudah jebol?
Tentu saja kendalikan dirimu, egomu atau nafsumu. Membaca ayat ruqyah tujuannya melepaskan setan setan yang menggelayuti hawa nafsu, tetapi tetap tidak jaminan nggak jebol. Ketika jinnya keluar mungkin anda bisa reda, tapi rasa dongkol itu masih tetap ada. Dongkol itulah nafsu. Yaitu ego yang merasa dirinya diberlakukan dengan tidak adil.
Ketika egomu masih dominan maka mau ruqyah ribuan kali sama saja. Tetap kumat kumatan. Sehingga PR nya adalah melemaskan ego/ nafsu. Bagaimana caranya? Nah ini sering saya tulis dalam artikel santapan rohani. Caranya yaitu jangan ingat mahluk tapi ingat Allah yang ada dibalik ujianmu.
Percaya sama Allah. Trust in Allah. berimanlah kepada Allah. Tunduk atau berislamlah kepada Allah. Yakinlah segala ujian yang anda alami membawa hikmah besar. Hikmah akan kebuka pada saat engkau percaya kepadaNya. Hikmah selamanya akan ketutup jika kamu lebih percaya kepada egomu. karena memang egolah yang menutupi pandangan qalbumu. Bahasa arabnya nafsu yang mengkafiri hatimu dari Allah. Inilah yang disebut dengan dzulumat atau kegelapan. karena gelap makanya panas layaknya masuk dalam api/ naar.
Susah ya? Suuussaaaaah banget. Paling tidak saat kena sihir anda jadi paham bahwa beriman/ percaya kepada Allah itu nggak semudah teori. Berislam itu tidak semudah saat ceramah. Saat diuji barulah kita semua paham. Ketika rumah tanggamu diganggu orang ke 3 barulah anda ngerti bahwa percaya kepada Allah itu sangat tidak mudah. Saat hutang numpuk, kerjaan terganggu, bisnis bangkrut dll barulah ngerti kalau tunduk kepada ketetapan Allah itu sulit sekali. Yang ada khawatir, was was, cemas dan berontak kepada takdir.
Sekali lagi Sulit sekali melemaskan ego. Apalagi dalam keadaan kena sihir. Kesinggung sedikit langsung berkobar kobar. Dan setan tahu bener hal ini makanya nafsumu akan selalu dtempeli. Ketika nafsu ditempeli setan ibarat sedang membakar kertas. Mudah sekali dirimu kebakar. Ketika kamu ruqyah setannya pergi, tapi khan nafsumu masih mengeluarkan asap.
Sehingga solusinya 2 yaitu
1. Ruqyah untuk mengusir setan
2. Sering baca santapan rohani
Membaca santapan rohani supaya nafsumu lebih percaya Allah diabndingkan mahluk. Sehingga meskipun hidupmu hancur hancuran hati tetap lapang. Meskipun kamu disalahkan tetap tenang dan ngalah sebab percaya Allah dibandingkan dengan mahluk. Anda yakin dan percaya ketika beriman kepada Allah pasti happy ending. Bisakah?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar