Ingin Dekat dengan Allah? Lakukan Ini

 Ingin dekat dengan Allah? Caranya tidak hanya rajin sholat tapi juga harua nurut dengan segala ketetapanNya. Yuk simak tulisan yang mencerahkan, Ingin Dekat dengan Allah? Lakukan Ini


SANTAPAN ROHANI, MAKNA KEDEKATAN DENGAN ALLAH

Tapi banyak hikmahnya ustad, aku semakin lebih dekat sama yg bikin hidup,mskipun dunia ,ekonomi ,fitnah hancur lebur 🙏

Jawab: Hikmah kena sihir diantaranya yang sebelumnya jarang ngaji jadi sering ngaji. Yang sebelumnya sholat bolong bolong jadi full. Jadi gemar sedekah, rutin baca ayat ruqyah, sering baca dzikir, puasa senin kamis dll. Sama dahulu saya juga demikian. Lalu dengannya saya menyangka lebih dekat dengan Allah.

Terlepas dari apapun kecenderungan hatinya tetap saja yang dilakukan adalah sesuatu yang baik. Atau terlihat baik. Apakah giat melakukan ritual karena ingin mencari kesembuhan atau mencari Allah itu urusan lain. Karena urusan hati yang tulus semuanya melalui proses dan dinamika yang panjang. 

Mengapa saya mengatakan demikian? Sebab banyak yang menggiatkan ritual ibadah karena ada modus tersembunyi. Koyok koyoe atau seakan akan yang dilakukan adalah baik, tapi didalamnya tersisip nafsu alias tidak murni karena Allah. Misalnya ada orang yang banyak wirid supaya sakti, baca ayat tertentu untuk balas dendam dan masih banyak lagi. Sekali lagi gpp namanya juga proses. Saya dulu juga demikian kok.

Meskipun terpaksa harus saya katakan bahwa melakukan ritual ibadah yang tidak murni karena Allah tidak akan diterima. Bahkan jika amal ibadahnya tersusupi nafsu akan rentan kemasukan iblis. Iblis dan tentaranya dari golongan jin yang akan mengabulkan keinginan hawa nafsumu. Disangka doanya dikabulkan padahal aslinya Iblis yang membantu terkabulnya hajat nafsumu.

Artinya melakukan ritual ibadah seperti ngaji, sholat, puasa dll tidak serta merta disebut pasti dekat dengan Allah. Sebab kedekatan dengan Allah adalah urusan hati. Apakah hatinya hanya ada Allah saja atau terselip keinginan hawa nafsu. Kalau hanya karena Allah saja maka otomatis yang bersangkutan lego lilo alias lapang dengan segala ujianNya. Otimatis hatinya percaya dan bersandar kepada Allah. Tetap percaya meskipun diluaran sana sedang terjadi hujan badai.

Artinya ketika merasa dekat dengan Sang Pencipta sementara hidupnya masih hancur hancuran itu baru tahap awal. Yaitu tahap awal dari pembenahan hati. Hatinya sedang berjuang untuk menerima takdir yang ugal ugalan. Sedangkan ritual amal ibadah adalah sebagai bukti bahwa sang hamba menerima ujian tersebut dengan ikhlas. Bukan sebaliknya, dalam amal ibadahnya tersusupkan banyak sekali permintaan nafsu.

Karena orang yang dekat dengan Allah pasti hidupnya akan damai dan bahagia. Orang yang dekat dengan Allah, hidupnya tidak akan hancur. Orang yang dekat dengan Allah, rumah tangganya pasti harmonis, rezeki mengalir dan nama baiknya terjaga, bukan malah sebaliknya.

Bagaimana jika merasa dekat dengan Allah tapi hatinya masih gersang? Disatu sisi ritualnya sangat tekun tapi disisi lain Hatinya penuh kebencian dengan golongan lain. Hatinya penuh kemarahan, kesedihan dan kekecewaan?. Artinya kedekatan itu hanya prasangkanya saja. Ia telah ditipu oleh ritualnya. Karena faktanya dirinya sedang masuk dalam api/ naar dalam bentuk kebencian, permusuhan, ketakutan, kesedihan, kekecewaan dll. Sedangkan orang yang masuk naar/ neraka tentu tidak bisa disebut dekat dengan Allah. Malah sebaliknya dekat dengan Iblis.

Tapi gpp namanya juga proses.. Mumpung masih di dunia. Termasuk sahabat yang kena sihir lalu menjadi sebab rutin baca Quran, sering sholat, puasa, sedekah dll. Sudah bagus kok, cuman jangan berhenti di ritual. Cobalah naik kelas berikutnya. Yaitu sesekali renungkan makna dari apa yang anda baca dari ayat ayat Allah. Renungkan juga makna ibadah yang giat anda lakukan. Terus lanjutkan sampai anda masuk di kelas qalbu. Yaitu melakukan ritual ibadah yang murni karena Allah. Ritual ibadah yang tidak disisipi kepentingan nafsu.

Makna ibadah sebenarnya berarti ikut, nurut atau manut. Ibadah itu menghamba, yaitu ikut apa kata Allah saja. Sehingga semakin rajin melaksanakan ritual ibadah seharusnya semakin nurut sama Allah. Yaitu nurut kepada DIA yang datang bersama realitas takdir. Mau dikasih ujian sihir yang menghancurkan rumah tangga, bisnis, ekonomi dan nama baik tetap nurut dan manut tanpa berontak. Mau dibanting banting, dijedodin sampai mentok dll tetap nurut. Inilah yang dimaksud dekat dengan Allah.

Yang nurut itu apanya? Jawabannya hatinya. Hatinya ikhlas dan ridho dengan ujian yang ugal ugalan dan nggak masuk akal. Kalau secara lahiriah tetap harus ada ikhtiar yaitu ruqyah, akan tetapi hatinya harus dikondisikan dalam keadaan lapang karena Allah. Jika anda sudah mampu berada di maqom ini niscaya jalan kesembuhan akan ditunjukkan.

Mengapa demikian? karena anda sudah mendekati Allah dengan benar. Semakin dekat dengan Allah semakin sembuh jiwa dan raga. Sehingga saat benar benar dekat dengan Allah tidak hanya sembuh tetapi anda akan masuk surga. Sedangkan manifestasi surga di dunia ini bisa dalam bentuk rumah tangga yang harmonis, rezeki yang mengalir, menjadi manfaat untuk orang lain dan karunia lainnya. Kalau surga diakgerat nanti akan dialami dan dirasakan sendiri pada saatnya.

Btw mau dekat dengan Allah? Kalau mau caranya adalah ngikut, manut dan nurut kepada apapun takdir dan ketetapan Allah pada hidupmu. Semakin nurut atau pasrah semakin baik. Sedangkan ritual ibadah yang giat anda lakukan pada saat kena sihir adalah kenyataan untuk melihat kondisi hatimu yang sedang belajar ngikut alias pasrah kepada Allah. Pasrah tanpa banyak permintaan. Pasrah tanpa protes apalagi pemberontakan. Biarlah Allah yang mengatur hidupmu sekarang dan selamanya.

Semoga mencerahkan, share ya?

Syukron

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kena Sihir adalah Jalan Tol Menuju Sukses Skala Quantum

Kena sihir memang memang menghancurkanmu secara lahiriah. Tapi secara ruhaniah kena sihir satau santet justru jalan kesuksesan dunia akherat...