Apakah ruqyah bisa untuk non muslim? Banyak yangt menyangka tidak bisa, karena memang secara syariat nggak nyambung. Tapi menurut saya bisa bisa saja. Simak Apakah Ruqyah Bisa untuk Non Muslim Kristen Hindu Budha?
APAKAH RUQYAH BISA UNTUK ORANG NON MUSLIM, HINDU, BUDHA ATAU ATHEIS?
Pak ustad saya orang Hindu saya sudah 5 bln sakit non medis tidak sembuh2. Saya udah berobat ke non medis tetap aja ngak sembuh.kepala terasa dingin,di kerongkongan terasa ada yg mengganjal,perut terasa kembung,telapak kaki terasa kesemutan.pak ustad saya mau obat rukyahnya apa yg cocok buat saya terimakasih🙏🙏 (Sahabat Hindu)
Syalom selamat sore pak. Aku dapat nomor bapak di fb kebetulan sy sakit kena santet dah 6 bln gk sembuh. Sudah (didoakan sama pendeta) juga ,tpi gk mempan pak. Bapak bisah bantu sy ka (Sahabat Kristen)
Maaf mau tanya. Saya pengen rukiyah bersihin rumah saya. Tapi saya agama budha. Rmh saya suka gangguan aneh2. Bawaan rmh panas trs hawanya. Dan yg kerja disini suka gak betah. Baru Dateng malem paginya langsung minta pulang. Gak tau kenapa. Saya udah banyak bawa orang liat kerumah. Udah diobatin nanti balik asal lagi. Hanya bersifat sementara aja. Cara rukiyah itu gimana ya (Sahabat Budha)
Ya, saya dari Madagaskar. Saya tertarik dengan buku ruqyah tersebut, bagaimana cara saya bisa mendapatkannya? Saya ingin meminta saran tentang daun yang biasa digunakan untuk membantu orang yang diduga terkena gangguan sihir sehingga mengalami lemah syahwat atau impts pada laki-laki. (Sahabat Madagaskar)
Hello! Can I get more info on this?Salam. Izin menyimpan nmrnya. Iya bg (saya dari Australia). Salam. Bisa bantu sy dan keluarga sampai selesai utk mencapai kesembuhan sehat selamanya lagi. Saya ini dr thn 2012 sampai sekarang masih disihir bang. Mohon doa dan bantuannya bang. (Sahabat Australia)
Jawab: Apakah ruqyah bisa untuk non islam? Bagi sahabat yang pemahaman dan keyakinannya di hukum syariat tentu tidak bisa. Sebab dalam keyakinan hukum syariat orang diluar islam disebut kafir. Maka meruqyah orang non muslim itu tidak boleh secara hukum syariat.
Cuman pandangan saya berbeda. Ruqyah itu bisa untuk semua kalangan baik islam atau non islam, baik beriman terlebih kafir. Justru orang kafir itu malah lebih wajib diruqyah. Cuman makna kafir bukan sebagaimana yang anda pahami selama ini. Yaitu orang orang diluar islam. Bahkan orang islam sendiri banyak sekali yang kekafirannya melebihi orang non muslim.
"Terus apa makna kafir menurut saya?". Kafir itu bahasa arab, bahasa indonesianya terttutup. Yang tertutup apanya? Hatinya. Jadi yang ketutup adalah hatinya bukan akal pikirannya. Sebab banyak orang kafir yang malah akalnya jauuuuh lebih cerdas dari orang muslim. Yang tertutup adalah apa yang ada dalam dada. Tertutup dari apa? Dari Allah, God, Lord, Alah (alah dalam agama kristen), sang hyang widhi, gusti pangeran, Brahman, Yahweh, El atau apapun nama Tuhan tergantung agama dan budaya daerahnya masing masiang.
"Tuhan orang islam namanya Allah, tuhan orang Hindu namanya Brahman, itu personalnya sama atau beda?". Sekali lagi bagi anda yang keyakinannya sampai di hukun syariat keduanya beda. Sehingga sebagian orang Islam tidak menerima nama Tuhan yang lain diluar agamanya. Tapi bagi saya ya sama saja... Tuhan dengan seribu nama semua adalah Tuhannya manusia, alias tidak ekslusif milik golongan tertentu saja. Adapun seribu nama Tuhan yang dikenal di dunia ini itu hanya sekedar nama. Yang penting bukan nama_Nya tapi anda kenal siapa pemilik nama tersebut dengan pengenalan yang sebenar benarnya. Mau namanya Allah, Ar Rohman, Tuhan, DIA, Sang Kekasih, Hu, Anta, Bramhan, Yahweh atau apapun yang penting dirimu mengenal diri pemilik nama tersebut.
Dimana mengenal, melihat dan berinteraksi dengan Tuhan? Sekali lagi jawabannya di hatimu. Atau jauuuh dalam lubuk hatimu. Ketika seseorang tidak mampu melihat Tuhan dalam qalbunya itulah yang namanya kafir atau hati yang tertutup. Terttutup oleh apa? Tertutup oleh seribu nama mahluk, materi, benda dan lain sebagainya. Artinya yang menutup pandnagan mata hatimu siapa? Jawabannya adalah diri atau nafsumu sendiri.
Apa tanda seseorang hatinya ketutup atau kafir dari melihat Allah? tandanya ketika dihina marah, ketika didzalimi dendam, ketika diambil miliknya sedih, ketika ditinggalkan kecewa. Sementara marah sedih dan kecewanya nggak ilang ilang ketika teringat dengan kejadian tersebut. Mengapa demikian? Karena nama nama mahluk yang membuatnya kecewa sudah masuk sampai ke hati.
Kemudian setiap manusia diberikan ujian atau musibah, tujuannya apa? Tujuannya supaya kamu ingat kembali bahwa ada Tuhan dibalik ujianmu. Supaya nama nama mahluk tidak sampai merampok isi hatimu. Makanya kemudian Tuhan menciptakan nama nama lain yang bisa membuat hatimu tersadar. Misalnya ada nama Iblis, setan, jin, dukun, sihir, santet, pelet, pelaku, orang dzaim, pasangan dan lain sebagainya.
Nama nama diatas sebenarnya ujian buatmu. Misalnya ada nama sihir yang kamu sangka memiliki kekuatan luar biasa. Lalu dengan asbab sihir membuat hidupmu hancur, ragamu rusak, jiwamu goncang. Pertanyaanya mengapa jiwa ragamu hancur lebur? Sebab nama nama diatas masuk sampai ke hatimu. Hatimu meyakini dalam karena sihir hidupmu hancur. Jika engkau meyakini demikian, apapun agamamu, seberapapun alimnya drimu maka mau tidak mau harus saya katakan dirimu sebenarnya ketutup dari Allah. Bahasa arabnya kafir. Maaf jangan tersinggung ya?
Oleh karena itu sadarilah bahwa hakikatnya yang menghancurkanmu adalah Tuhan atau Allah atau Sang Hyang Widhi atau apapun namanya. Tujuannya apa? Yaa supaya kamu sadar. Karena ketika kesadaran itu mulai hidup dalam hatimu maka pelan pelan jiwa dan ragamu akan tersembuhkan.
Nantilah tema ini saya bahas dalam tulisan santapan rohani. Intinya adalah ruqyah itu bisa untuk seluruh manusia. Apakah itu muslim hindu, budha, konghucu, atheis, dll. Oleh karena itu sebaiknya yang meruqyah anda adalah orang yang hatinya sudah kenal dengan Tuhannya dengan pengenalan yang sebenar benarnya. Bukan kenal diakalnya tapi di hatinya.
Jadi ketika seseorang membacakan ayat ruqyah kepada manusia dengan agama apapun tujuannya untuk entitas jahat yang hendak merongrong hatimu. Ketika entitas itu pergi maka dirimu akan sembuh. Cuman ruqyahnya tidak berhenti sampai disini. Ruqyahnya harus lanjut dengan membuka hatimu supaya tidak ketutup dari Allah. Sebab kalau setannya pergi sementara hatimu masih meyakini mahluk/ sihir memiliki kekuatan selain Allah, maka setannya akan balik lagi dan balik lagi.
Oleh karena itu ganti ucapanmu... Ketika kamu mengatakan, "Aku diserang jin lagi, sihirnya balik lagi, aku difitnah lagi dll" maka ganti dengan ucapan hati, "Allah datang lagi menguji wajah iman dalam hatiku". Ketika engkau belajar meyakini Allah yang datang maka dirimu akan lebih tegar, lebih sabar, lebih tangguh dan terus bertahan. Bertahan karena apa? Karena Allah bukan karena sihir. Maka pada titik tertentu Allah akan membuka tirai diri_Nya dan anda akan mengenal dan melihat Allah dengan pengenalan yang sebenar benarnya. Bukan hanya kenal nama melainkan kenal dengan siapa pemilik nama tersebut.
Oleh karena itu bagi sahabat yang beragama Hindhu, Budha, Konghucu bahkan atheis sekalipun yang terkena gangguan jin atau sihir bisa diruqyah secara Islami. Insya Allah pasca diruqyah anda lebih lega dari sebelumnya. Dan setelah lega sering sering muhasabah diri dimana bahasa lainnya ruqyah ruhaniahmu. Caranya sering sering baca santapan rohani ya?
Begitu kira kira, share ya?
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit
WA 0852-8595-6659
Web media ruqyah sites.google.com/view/klinikpendekarlangit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar