Buat sahabat yang saat ini sedang menderita karena musibah wajib baca ini ya? Jangan lupa saat membaca buka hatinya. Simak penjelasan Ternyata yang Kafir Musrik itu Bukan Iblis Tapi Anda Sendiri.
SANTAPAN ROHANI, TERNYATA IBLIS YANG KAFIR MUSRIK ITU DIA YANG BERDIRI DIDEPAN CERMIN
Mereka iblis yg dibungkus tubuh manusia ustadz,mereka bersindik4t. Pakai ilmu ikhlas ya ustadz,bahwasannnya yg terjadi semua ini atas kehendak Allah,,.Ilmu ikhlas ini kdang naik turun ustadz,tp insyallah kami akan belajar ustadz,.
Yw Allah ustdz, santapan rohani ustdz, adlah pola penyembuhan yg Allah kirim ke kami semua. Jgn pernah tinggalkan edukasi ini ya tadz, walau apapun profesi ustdz ke depannya nt. Saya sgt merasa berhutang budi atas kebaikannya ustdz (Sahabat 1)
iya,ustadz,sdh ikhlas saya ustad sejak mimpi itu dan tambah ikhlasku setelah bertemu pl di dantapan rohani,dan sering menagis tersedu sedu krna telah menduakan allah krna selalu menyalahkan pelaku nya pdhal allah yg menyapa tp tdk paham,akhirnya setelah membeli bukunya dan membacanya,akhir nya hidayah itu dtng menghancurkan egoku yg gk pahan arti dari beriman. (Sahabat 2)
Jawab: Alladzii kholaqol mauta wal hayaata liyabluwakum ayyukum ahsanu 'amala. Artinya: "DIA yang menciptakan mti dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya... (Lihat Al Mulk ayat 2)
Artinya: "Barang siapa yang ingin bertemu (bertatap wajah) dengan Tuhan, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang terhubung (dengan_Nya) dan janganlah ia menduakan dengan apapun dalam menghamba kepada Tuhannya". (Lihat Al Kahfi ayat 110)
Sahabat yang dirahmati Allah..
Kemarin saya menulis bagaimana caranya ikhlas. Caranya adalah hatimu harus tenggelam kepada kebesaran Allah. Saya menganalogikan seseorang yang berjalan dipantai. Awal awal kakinya akan tengg3lam lalu sampai lutut, perut, dada dan akhirnya tengg3lam semuanya. Ketika sudah tengg3lam di laut maka tidak terlihat dirinya yang terlihat adalah lautan yang sangat luas.
Kebesaran Allah itu ada dimana? Ada di segala kejadian dan takdir alam semesta termasuk takdir dirimu sendiri. Artinya kalau dirimu ingin merasakan ikhlas yang sebenar benarnya maka mau tidak mau anda harus tengg3lam dalam takdir_Nya. Atau kalau sulit paling tidak tengg3lamkan dirimu sampai sebatas dada. Sehingga apapun ikhtiar anda pada akhirnya tawakal kepada keputusan takdir. Syukur syukur bisa tengg3lam seluruh jiwa ragamu kepada takdir maka itulah ikhlas yang paripurna. Sebab saat itu tidak terlihat dirimu lagi, yang kelihatan hanya Allah yang sedang mengelar takdir.
Inilah makna dari Al Mulk ayat 2 dan Al Kahfi ayat 110. Maknanya adalah jika anda ingin ketemu Allah syaratnya dirimu harus tenggelam seluruhnya kedalam kebesaran_Nya. Janganlah menduakan Allah dengan apapun juga tak terkecuali. Dalam bahasa lain jangan mencoba menampakkan diri meskipun sehelai rambutmu. Tengg3l4mkan semua di samudera kebesaran Ilahi.
Namun kenyataannya untuk benar benar ikhlas dari hati adalah sesuatu yang sangat sulit sekali. Buktinya dirimu masih marah dan berontak terhadap takdir. Nyatanya dadamu masih berisi kemarahan, dendam, kekecewaan, kesedihan dll. Ini adalah bukti nyata bahwa saya dan anda sulit sekali untuk ikhlas menerima ketetapan Allah. Analoginya anda melihat laut tapi masih belum mau berjalan kesana. Atau sudah berjalan tapi masih sebatas mata kaki yang terendam.
Btw bolehkan saya menulis sebuah paragraf yang bisa membuatmu sangat tersinggung? Kalau boleh lanjutkan baca, kalau nggak boleh skip saja sampai disini. Tahukah anda mengapa dirimu sangat sulit untuk ikhlas? Jawabannya karena hatimu ketutup dari Allah. Hatimu tidak mampu melihat Allah dibalik segalannya. Yang kamu lihat adalah mahluk yang memiliki kekuatan selain Allah. Ini disebut menduakan atau mempesekutukan Allah dengan mahluk. Dengan itulah hatimu panas membara. Tahukah anda apa bahasa arabnya hati yang tertutup? Bahasa arabnya kafaro orangnya disebut kafir. Dan tahukah anda apa bahasa arabnya menduakan Allah? Bahasa arabnya syaraka orangnya disebut musyrik. Sehingga jawaban pertanyaan mengapa sulit sekali untuk ikhlas? Jawabannya karena anda kafir musyrik.
Mungkin anda tersinggung dengan paragraf diatas. Yaa silahkan saja. Meskipun sebenarnya paragraf diatas menggambarkan diriku sendiri saat dahulu marah dan berontak terhadap takdir. Dahulu saya pernah jadi Iblis yang enggan untuk sujud kepada perintah dan ketetapan Allah. Dahulu saya kafir musrik sehingga masuk neraka penderitaan. Artinya paragraf diatas untuk saya, bukan untuk anda...
"Ust asal menuduh saja saya kafir musrik. Ini sama saja mendoakan saya bersama Iblis kekal dalam neraka. Mana ada saya kafir musrik sementara saya sholat, ngaji, menjalankan sunnah dll?".
Saya tidak hendak menuduh, tapi saya memberikan fakta yang tidak akan pernah mampu engkau sangkal. Kalau memang dirimu tidak kafir musrik otomatis hatimu lapang dan ikhlas menerima ujian. Sebab hatimu meyakini yang mengujimu adalah Allah bukan mahluk. Dikarenakan yang dilihat hatimu adalah dukun, pelaku dzolim, pasangan yang berkhianat, tetangga yang nyinyir dll menyebabkan dadamu panas membara berisi dendam kemarahan dan kekecewaan. Dan itulah yang disebut dengan neraka. Artinya miniatur neraka sudah anda alami dan rasakan sekarang.
"Berarti ust mendoakan saya bersama iblis masuk neraka dong?". Khan memang sudah terjadi. Anda sudah masuk neraka sekarang disebabkan beriman kepada selain Allah. Yang anda imani adalah mahluk yang memiliki kekuatan selain Allah. Dan segala sesuatu selain Allah memang nerakalah tempatnya. Ini dikarenakan anda mengikuti bisikan iblis supaya melawan dan berontak terhadap takdir_Nya. Yaitu melawan takdir yang menurutmu tidak masuk akal. Artinya dirimu sudah mengikuti ajakan iblis untuk masuk neraka. Dan hakikatnya iblisnya adalah dirimu sendiri.
Dan memang kekafiran dan kemusrikan akan kekal dalam neraka. Kekafiran dan kemusrikan itu sifat bukan dzat. Adapun dzat atau orangnya bisa saja masuk surga asalkan melepaskan sifat kekafiran dan kemusrikan itu dalam hatinya. Dalam bahasa lain penderitaan anda akan berganti dengan kebahagiaan jika dirimu mau belajar beriman kepada Allah. Dirimu mau melepaskan akal dan tenggl4m dalam kebesaran Allah. Maka dengan itu surga akan didekatkan.
Disisi lain kekafiran dan kemusrikan itu adalah keyakinan dalam hati. Bahasa kerennya akidah. Kalau secara lahiriah memang anda tidak melakukan kekafiran dan kesyirikan karena rajin sholat, rajin ngaji dan menjalankan sunnah. Itu semua adalah ibadah ritual pada dimensi akal bukan dimensi hati. Jika ibadah ritualmu tidak nembus sampai ke hati maka sama saja alias sami mawon. Yaitu pada saat diuji hatimu akan memberontak. Saat hidupmu hancur karena sihir hatimu penuh kemarahan, dendam dan kekecewaan. Mengapa demikian? Sebab ibadahmu tidak menembus qalbu.
Saya tahu artikel santapan rohani kali ini sangat menyakitkan bagi egomu dan nafsumu. Mosok sudah sholat ngaji menjalankan sunnah dll disebut kafir musrik. Yang kafir musrik itu dukun baru bener. Tapi coba renungkan dalam dalam dengan hati yang terbuka. Apakah saya menulis ini supaya dirimu terus tengg3lam dalam penderitaan? Khan enggak. Justru sebaliknya saya mengharapkan hatimu kebuka lalu dengan itu penderitaan akan berubah menjadi kebahagiaan. Dalam bahasa lain saya mengharapkan dirimu jangan lama lama dalam neraka, segera mentas ke surga. Puncaknya adalah supaya saya dan anda bisa bertemu dan bertatap wajah dengan Robbmu.
Bagaimana caranya?
Caranya adalah tundukkan ego dan letakkan akalmu. Bukankah ujian sihir yang anda alami benar benar tidak masuk akal? Bukankah anda sudah melakukan segala daya upaya tapi semua tetap saja hancur? Kalau begitu sekaranglah saatnya letakkan akalmu. Biarkan saja takdir menghancurkanmu, memojokkanmu dan menguncimu disudut ring. Yang perlu anda katakan hanya satu yaitu, "aku menyerah". Maka menyerahlah kepada takdir, dan biarkan takdir berbuat sesuka dirinya. Dalam bahasa lain biarkan DIA yang menggelar takdir membuat cerita.
Ketika ego dan akalmu engkau letakkan maka saat itulah sebuah cahaya terang menembus ke dalam hatimu. Cahaya ini sebelumnya tertahan oleh tembok akal dan ilmumu. Bahkan tertahan oleh tembok yang bernama ritual ibadah dalam bentuk sholat, ngaji dan menjalankan sunnah. Ketika semua engkau letakkan maka cahaya ini akan mampu menerobos lalu menyalakan lentera dalam qalbumu. Ketika itulah pelan pelan hatimu menjadi lapang seiring dengan rasa ikhlas yang bisa anda rasakan secara natural.
Mengapa hatimu pelan pelan jadi lapang? Sebab beban yang ada dalam akalmu sudah engkau lepaskan. Dalam bahasa lain yang terjadi terjadilah, terserah Allah saja, aku sudah tidak mau melawan. Nah inilah awal hatimu menyala berisi keimanan kepada DIA yang ada dibalik takdir. Analoginya anda sudah berjalan pelan pelan menuju samudera yang luas sampai lutut, perut dan dadamu tengg3lam. Tinggal selangkah lagi yaitu tengg3lamkan semuanya sehingga dirimu tidak tampak yang nampak hanya samudera yang luas.
Bagaimana caranya supaya hatimu terus melangkah menuju kebesaran Allah? Atau kalau relate dengan Al Kahfi ayat 118 bagaimana caranya supaya bisa bertatap wajah dengan Allah?
Caranya adalah seiring berjalan menuju samudera yang luas seiring anda wajib membuka kepekaan batinmu. Dalam bahasa lain terus kikis akalmu dan hidupkan hatimu. Hati yang meyakini bahwa segala sesuatu berasal dari Allah. Ketika proses meletakkan akal maka yakini semuanya berasal dari Allah. Contoh kongkret ketika hari ini makan nasi sama kecap yakini itu dari Allah bukan gara gara sihir. Ketika membaca tulisan ini yakini dari Allah bukan dari pendekar langit. Ketika ruqyah lalu muntah muntah dan merasa lega yakini itu dari Allah bukan dari bacaan ruqyahmu. Lakukan untuk semua yang anda alami dengan cara meyakini semua adalah perbuatan Allah.
Ketika anda berjuang meletakkan akalmu lalu beriman kepada Allah dibalik semua pemberian maka Allah akan memberikan reward. Nah disinilah anda harus peka mata batinnya. Misalnya ketika anda meyakini nasi kecap yang dimakan hari ini adlah pemberian Allah lalu esok hari diberikan rezeki sehingga bisa makan nasi sama ayam maka pekalah. Itu bukan kebetulan, itu adalah pemberian Allah karena engkau mau bersyukur dengan nasi kecap kemarin. Ketika makan nasi sama ayam maka berbahagialah hatimu. Bukan berbahagia karena menunya tapi berbahagia karena DIA yang menambah menunya. Terapkan untuk semua kelancaran urusanmu hari ini esok dan seterusnya. Sampai hatimu benar benar yakin seyakin yakinnya kalau semua adalah pemberian Allah.
Sehingga hatimu mulai meyakini sihir juga dari Allah. Rumah tangga, ekonomi, relasi dll hancur juga dari Allah. Allah menghancurkanmu supaya engkau mengenali_Nya. Dan dirimu semakin hancur karena selama ini buta kepada_Nya. Dan ketika engkau sadar kehancuranmu juga dari_Nya maka saat itulah hatimu menjadi lapang. Saat itulah anda ikhlas menerima teguran dari Robbmu.
Ketika engkau mampu mengenal Allah dibalik musibahmu maka pasti surga akan mampu engkau cium baunya. Engkau meyakini yang menghancurkanmu DIA maka yang akan menyembuhkan juga DIA. Inilah yang disebut dengan rasa iman yang sebenar benarnya. Dan iman itu pasti akan mengantarkanmu kepada surga. Surga di dunia dalam bentuk solusi segala permasalahanmu, dan surga akherat adalah surga yang kekal.
Demikian Ternyata yang Kafir Musrik itu Bukan Iblis Tapi Anda Sendiri
Syukron
Pendekar Langit
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar