Bahaya & Nasib Buruk Orang yang Punya Khodam Pendamping

Banyak umat yang menyangka punya khodam jin itu bagus. Padahal sebaliknya sangat berbahaya. Dimana bahayanya? Simak penejlasan Bahaya & Nasib Buruk Orang yang Punya Khodam Pendamping.

 

NASIB BURUK & TRAGEDI MANUSIA BERKHODAM

Sy mulai mandi tadi pagi perut saya enggak nyaman PK ustazd sampai sekarang bawaanya lemas enggak ada tenaga. dulu pernah belajar bnyk  ilmu hikmah klu tidak salah Sabdo pamxxx,,asma karomatul xxx,,, ilmu gendam,, lupa nama yg lainnya ada 7 apa 8 yg saya rutin wiridkan dn saya pelajari itu di kasih minum kapsul sama air  sama gurunya, sy belajar di 4 guru hikmah waktu itu. di ijazahkan ilmu Sabdo laduxxx di 4 guru yg berbeda. bisa lepas enggak dari khodam itu

Jawab: Hapalkan ini ya? Ketika habis ruqyah tubuh merasa lemes, lelah banget, remuk, sakit seperti digebuki artinya ada jin dalam tubuhmu yang sekarat tapi tidak juga keluar. Penyebabnya adalah sbb:

1. Sihir yang terikat

2. Jin khodam amalan

3. Jin pecinta

4. nasab

Ke empat jenis jin diatas akan lebih sulit dikeluarkan. Jin sihir yang terikat oleh mantra dukun sulit keluar karena dirinya diikat. Khodam amalan sulit keluar karena sudah menyatu dengan jiwamu. Jin pecinta rela m4ti mencintaimu. Jin nasab karena teriakt perjanjian leluhur.

Saya tidak akan membahas semuanya, hanya satu yang ingin saya ulas secara singkat yaitu jin amalan/ khodam. Jin ini akan sulit keluar dalam tubuhmu karena sudah menyatu dengan jiwamu. Mereka juga terikat oleh amalan amalan dan wirid yang pernah kamu lakukan. Apalagi dahulu pernah menelan gotri, gabah, batu atau apapun. Apa yang kamu telan itulah mantra pengikatnya.

Banyak umat yang terpedaya dengan jebakan khodam pendamping. Mereka tertipu oleh penampakan guru yang bersurban dan bertasbih. Apalagi menamakan padepokannya dengan nama nama keren misalnya.

1. Padepokan ladunni

2. Ilmu makrifat langit 

3. Kajian hakikat wali

4. Mujahadah aulia

5. Asma rosul

6. Ajian jibril nur muhammad

Atau apapun namanya itu sebenarnya adalah jebakan. Memang sebagian yang dipelajari ada dzikir dan wiridnya akan tetapi tujuannya tetap mengerucut dalam 1 hal saja yaitu kesaktian. Tujuannya benar benar hanya untuk keduniaan. Misalnya supaya bisa sakti, kebal, pengasihan, pengobatan, pengalrisan, kewibawaan dan semacamnya.

Nama padepokan nggak ada yang salah, tapi niatnya yang keliru. Tidak ada yang salah dengan ilmu hikmah, ladunni, nur muhammad atau apapun, yang salah adalah pemahamannya. Ilmu yang saya sebutkan diatas adalah bagian dari ilmu mengenal Allah, tapi kenyatan dilapangan tidak seperti itu. Secara pakaian atau secara kulit memang bagus namanya, tapi pada aplikasinya semakin jauh dari Allah. Yang dicari bukan Allah tapi selain Allah. Sebab yang dicari adalah kesaktian dan keduniaan.

Mereka menyangka dengan tembus alam gaib, punya karomah, memiliki kesaktian dll tanda mahluk suci yang sudah kenal Allah. Karena menyangka sudah kenal Allah maka dikasih kesaktian. Ini salah kaprah namanya. Justru ketika seseorang mengenal Allah akan merasa dirinya sangat tidak sakti, lemah, hina dll. Ini malah kebalikannya.

Percayalah suatu saat orang tersebut akan kemakan oleh ilmunya sendiri. Misalnya seseorang yang menguasai ilmu kewibawaan yang membuatnya dihormati masyarakat. Akan ada waktu dimana dirinya dicampakkan oleh masyarakat. Ketika itu terjadi maka orang tersebut akan terus merapalkan ilmu kesaktiannya supaya kewibawaaannya pulih. 1000 kali berusaha akan mengalami 1000 kali kegagalan. Sampai kapan? Sampai m4ti.

Padahal ketika dirinya dicampakkan oleh masyarakat adalah pesan dari Allah supaya si fulan menyerahkan kewibawaannya. Sebab yang berwibawa, mulia, terpuji dll hanyalah Allah. Tidak ada satu mahlukpun yang boleh memakai selendang Allah. Akan tetapi karena bertahun tahun si fulan sudah diperdaya oleh mantra kewibawaan membuatnya keras kepala. Akhirnya meninggal dalam keadaan mencuri selendang Allah dan ditarik ke alam kegelapan selama lamanya.

Oleh karena itu bagi sahabat yang punya ilmu ilmu seperti ini sadarlah. Buang ilmunya lalu ruqyah. Meskipun untuk mengeluarkan khodam macan, singa, ular, buaya dan lainnya itu tidak mudah. Mengapa demikian? Sebab jin jin yang selama ini menemanimu sudah sangat nyaman tinggal dalam jiwamu. Mereka sudah punya kerajaan sendiri dalam tubuhmu. Dan itulah yang membuatmu merasa sakti. Apakah dengan itu mereka mudah diusir? Enak saja, habis manis sepah dibuang.

Tentu saja sangat tidak mudah. Mereka pasti bertahan mati matian dalam jwamu. Ketika kamu di ruqyah, mandi ruqyah, ngaji Al Baqarah, dll dengan niat ruqyah maka sebagian jin dalam jiwamu akan sekarat tapi tidak akan keluar. Dampaknya dirimu ikut merasakan sakit, lemes, remek seperti digebuki. Mengapa demikian? Sebab sekali lagi para jin memilih m4ti dalam tubuhmu. Sehingga ketika mereka sekarat atau m4ti maka dirimu ikut merasakan sakit. 

Mengapa saat khodamnya sakit dirimu ikut sakit? Sebab dalam 1 nyawa ada 2 jiwa. Ini khan sama ketika kamu bahagia karena dihormati orang, jinnya ikut bahagia. Ketika jinnya sakti maka dirimu ikut menjadi orang sakti. Maka ketika jinnya sakit dirimu juga ikut menanggung rasa sakitnya. 

Ini seperti seorang dukun yang sekarat ketika korbannya ruqyah dengan gigih. Apakah dengan itu dukunnya sadar? Sepertinya tidak. Mereka tidak penah sadar. Mereka terus merapal mantranya, melakukan ritual, membuat sesajen dll supaya sembuh. Apakah pasti sembuh? Mungkin sementara waktu bisa sembuh sebagai bagian dari tarik ulur/ istidraj. Tapi akan ada masanya dimana tidak akan sembuh selama lamanya. Sebab batas toleransi takdir sudah habis. 

Mereka baru sadar ketika nyawa sudah dikerongkongan. Sadar bahwa ilmu ilmu itu tidak akan membantunya saat menjemput kematian. Mereka sadar sesadar sadarnya bahwa seetlah kematian akan menanti adzab yang lebih besar. Mereka sangat yakin dan bisa melihat adzab itu lebih nyata dari apa yang pernah anda pahami. Tapi saat nyawa di kerongkongan khan sudah telat. Sudah tidak ada kesempatan lagi untuk bertaubat. Sebagaimana Firaun saat nyawanya dikerongkongan lalu beriman, itu sudah terlambat.

Tapi anda bukan firaun, bukan pula dukun. Anda hanya orang yang nggak paham bahwa ritual dan amalan yang pernah anda lakukan ternyata jebakan iblis yang menipu hawa nafsumu. Oleh karena itu meskipun pasca ruqyah badan anda sakit, lemes, remek dll harus dilanjutkan. Sampai kapan? Sampai khodam dan jin jin dalam tubuhmu keluar atau m4ti. Ketika khodam dan jin dalam tubuhmu m4ti maka pelan pelan anda akan pulih dan menjadi manusia normal. Ketika itulah kebebasan yang sebenar benarnya.

Meskipun resikonya anda juga sekarat maka saran saya lanjutkan ruqyahnya. Terima konsekwensinya pernah kerjasama dengan jin. Tunjukkan kepada Allah bahwa saya dan anda ingin sekali berlepas tangan dari iblis yang mengikatmu. Tunjukkan kepada Allah bahwa saya dan anda ingin menghadap_Nya dalah keadaan bersih. Ibarat kata meskipun taruhannya nyawa maka anda harus berani. jangan sampai saya dan anda meninggal tapi dalam jiwamu masih numpuk khodam khodam. Sebab kalau demikian setelah m4ti anda hanya akan dibawa ke barzakh mereka, alam kegelapan. Dan disana anda hanya akan mengalami serta merasakan siksaan yang abadi. Mau seperti itu?

Demikian Bahaya & Nasib Buruk Orang yang Punya Khodam Pendamping

Syukron

Klinik Pendekar Langit 

WA 0852-8595-6659

Web media ruqyah klik sites.google.com/view/klinikpendekarlangit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahaya & Nasib Buruk Orang yang Punya Khodam Pendamping

Banyak umat yang menyangka punya khodam jin itu bagus. Padahal sebaliknya sangat berbahaya. Dimana bahayanya? Simak penejlasan Bahaya & ...