Cukup Secuil Kesabaran Bisa Masuk Surga?

Buat sahabat yang sedang diberikan musibah maka ketahuilah ini ladang supaya anda masuk surga. Bagaimana catanya? Simak penjelasan Cukup Secuil Kesabaran Bisa Masuk Surga?

 


SANTAPAN ROHANI, SURGA BERSEMBUNYI DIBALIK MUSIBAH

pak ustadz itu semua saya alami pak ustadz smp akhirnya suami ketauan punya hp itu.. Apakah artinya skrg saya sdh kalah pak ustadz krn saya sdh ditalak desember 2025 setelah saya lahiran.. Apakah ruqiyah mandiri ttp saya lanjutkan atau mensudah i saja.. Apakah ini sdh jd takdir saya menjadi janda & takdir anak2 saya harus menjadi anak yg brokenhome..

Jawab: Terkait apakah menyudahi rumah tangga atau tidak saran saya bersabarlah sejenak. Pertahankan rumah tanggamu sebisa yang kamu lakukan. Kecuali perpisahan itu keluar dari mulut suamimu maka apa mau dikata. Yang penting perpisahan itu tidak berasal dari ucapanmu. Ketika perpisahan itu keluar dari lisan pasanganmu, maka saya meyakini ada masa depan cerah didepan sana.

Saya sangat mengerti betapa pedihnya dikhianati. Apalagi diceraikan pada saat melahirkan sang buah hati. Betapa sedih membayangkan anak yang tumbuh dalam keadaan yatim dalam keluarga yang broken home. Saya bisa merasakan luka batinmu sungguh sangat dalam. Dan luka batin itu tidak akan sembuh selama lamanya. Kecuali Allah. 

Sekali lagi luka batinmu tidak akan sembuh selama lamanya kecuali Allah berkenan bertahta dalam batinmu yang terluka. Hanya Allah obatnya tidak ada yang lain lagi.

Makanya beberapa hari yang lalu saya menulis sahabat yang batinnya sangat sangat terluka adalah calon penghuni surga. Mengapa demikian? Sebab ada ruang buat Robbmu didalam hati meskipun hanya sedikit. Ketika cahaya Allah bersemayam dalam hati maka disitulah surga.

Bentuknya seperti apa? Kesabaran.. Ketika ada secuil kesabaran dalam hatimu ketika menghadapi musibah yang sangat berat maka disitulah dimensi surga yang akan anda dapatkan kelak. Meskipun hanya secuil itu sudah cukup.

Mengapa saya katakan hanya secuil? Sebab untuk bisa bersabar ditengah badai dan guntur adalah sesuatu yang sangat sulit. Sebagaimana sahabat diatas yang terluka batinnya maka untuk menggapai secuil kesabaran butuh perjuangan yang sangat besar.

Sahabat yang dirahmati Allah... Tulisan tulisan saya tentang santapan rohani memang bertolak belakang dengan logika akal pikir. Tulisan ini pasti bertabrakan dengan pendapat dan pengetahuanmu. Mosok dikhianati, ditusuk dari belakang, diceraikan dengan hina dll disuruh untuk bersabar?. Harusnya khan marah lalu balas dendam yang setimpal. 

Jawabannya bukan tentang balas dendam yang setimpal akan tetapi tentang seberapa luas ruang hatimu untuk bisa dipukul oleh takdir. Sebrapa luas ruang hatimu yang terbuka menerima takdir itulah yang disebut dengan iman. Iman atau percaya kepada DIA yang datang bersama takdir. Ketika hatimu menerima DIA yang datang bersama takdir bukankah itu surga. Dalam bahasa lain bukankah balasannya pasti surga yang abadi?

Allah yang membawa surga berkali kali datang kepadamu akan tetapi dirimu selalu menolaknya. Analoginya seperti batu yang dilemparkan ke balon karet yang membuatnya mental. Dalam bahasa lain surga yang dibawa oleh diri_Nya kamu mentalkan. 

Mengapa demikian? karena anggapanmu surga itu turun dalam bentuk limpahan karunia, kekayaan dan kemakmuran. Sedangkan yang datang kepadamu dianggap neraka, karena berwajah sangat menyeramkan. Dalam kata lain dirimu tertipu oleh penampakan lahiriah.

Oleh karena itu takdir terus melemparkan batunya supaya dinding akalmu bisa retak sehingga dengannya seberkas cahaya surga bisa menerobos masuk dalam hatimu. Apa cahaya surga itu? Yaitu kesabaran, keikhlasan, ketangguhan, penerimaan dan semacamnya.

Makanya kemarin saya menulis beruntunglah anda yang diberikan musibah besar. Semakin besar semakin bagus untuk akheratmu. Sebab semakin besar ujian akan membuat hatimu semakin retak lalu hancur. Dan dalam kehancuran itulah muncul sedikit kesabaran. Dan surga itu ada dalam kesabaran.

So bagi sahabat yang batinnya sangat terluka bersabarlah karena Allah. Sadari bahwa ujian yang membuat batinmu terluka itu juga dari Allah. Supaya apa? ya itu tadi sudah saya jelaskan, supaya dirimu bisa mendapatkan secuil kesabaran. Sabar karena menyadari bahwa sepahit apapun ujianmu itu semua dari Allah.

Kesabaran itu dari Allah. Artinya yang maha sabar adalah Allah bukan kamu. Sehingga ketika dirimu dibombardir dengan musibah dari depan belakang kiri dan kanan lalu mampu bersabar maka sejatinya itulah cahaya Allah yang sedang bersemayam dalam hatimu. Dalam bahasa lain ketika kamu mampu bersabar maka sebenarnya Yang Maha Sabar sedang bertahta dalam qalbumu.

Diri_Nya (As Shobuur) ingin memperkenalkan diri kepadamu maka kenalilah. Al Qowiyy atau Yang Maha Kuat sedang bersemayam dalam hatimu sehingga dirimu kuat meskipun menghadapi musibah yang berat. Diri_Nya yang Ahad/ Esa bertahta dalam qalbumu sehingga dirimu mampu ikhlas. Bacalah surat Al Ikhlas disitu tidak ada kata ikhlasnya. Sebab ketika dirimu meyakini dibalik segalanya ada Allah itulah ikhlas yang sebenar benarnya.

Soo sekali lagi buat sahabat yang saat ini sedang diuji dengan musibah yang sangat berat maka bersabarlah sejenak. Bersabar karena Allah bukan karena yang lain. Bukan karena pasangan, karena anak, karena harta benda atau karena apapun tetapi karena Allah. Karena yang mengujimu adalah Allah. Selama lama ujianmu pasti ada akhirnya. Dan ketika ujianmu berakhir, saatnya memasuki alam yang terang benderang. Yaitu sebuah alam yang tidak akan ada lagi penderitaan untuk selama lamanya.

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Mengalahkan Dukun Paling Sakti Sekalipun

bagi sahabat yang kena sihir tentu ingin mengalahkan dukunnya. Bagaimana cara mengalahkan dukun santet? Simak penjelasan Cara Mengalahkan Du...