Ternyata Tipu Daya Setan Itu Sangat Kuat & Besar

Hampir semua orang islam mengatakan bahwa tipu daya setan itu lemah. Sebab Al Quran mengatakan demikian. Tapi saya tidak sependapat. Ternyata Tipu Daya Setan Itu Sangat Kuat & Besar. Simak penjelasannya.

 

SANTAPAN ROHANI, BENARKAH TIPU DAYA SETAN ITU LEMAH?

Sya gk bgtu suka sma orang yg mengatakan sihir itu kuat. Kyk gk bertauhid

Jawab: Saya yakin orang yang mengatakan sihir itu lemah, tipu daya setan itu lemah, dukun lemah, dan semacamnya pasti belum pernah kena sihir. Saya yakin mereka belum pernah merasakan penderitaan ketika rumah tangganya kandas, kehilangan orang yang dicintai, ekonomi hancur lebur, badan digerogoti penyakit aneh, harga diri diinjak injak dll.

Kalau mereka pernah merasakan hidupnya hancur lebur asbab sihir saya jamin mereka akan merevisi ucapannya. Kalau masih berkeras hati maka suatu saat mereka akan mengalaminya. Ketika hal itu terjadi tiba tiba mereka shock, bibir bergetar lalu jatuh terjermbab.

Statement sihir itu lemah, atau orang bertauhid tidak takut sihir dan semacamnya berarti meyakini yang kuat hanyalah Allah. Tipu daya setan itu lemah itu buat Allah bukan buat kamu. Dalam bahasa lain semua mahluk tak terkecuali adalah lemah. Saya, anda, mereka, semua manusia, jin, malaikat, iblis, jibril dan semua mahluk adalah hina dan lemah. Termasuk anda yang mengatakan sihir itu lemah sebenarnya juga lemah dan hina. Karena kita semua lemah maka sangat mudah dihancurkan. Apakah anda tidak paham juga akan hal ini?

Artinya jangan dirimu yang merasa sudah bertauhid adalah mahluk yang kuat. Sedangkan merasa diri sudah bertauhid itu adalah kelemahan yang seseungguhnya. Kalau tidak percaya bayangkan saja mereka yang merasa sudah bertauhid rumah tangganya dihancurkan apakah masih merasa kuat. Atau hidupnya dibikin hancur, nama baik diinjak injak, tubuh tinggal tulang karena penyakit dll apakah masih merasa kuat?

Apakah itu bisa terjadi? Ya bisa saja dan pasti akan terjadi. Paling tidak menjelang sakaratul maut saya dan anda akan mengalaminya. Saat itu anda akan kehilangan semua duniamu bahkan dirimu sendiri. Lalu diakherat saya dan anda akan dijebloskan ke dalam neraka. Apakah dengan itu masih merasa kuat??

Apakah bisa terjadi demikian? Ya bisa saja, suka suka Allah. Bahkan jika saya seorang ahli ibadah dan merasa sudah menjadi mahluk paling sholeh lalu Allah memasukkan ke neraka itu suka suka Allah. Supaya apa? Supaya saya dan anda menyadari bahwa kita semua itu mahluk yang lemah. Supaya kita semua menyadari bahwa hanya Allah saja yang maha kuat dan maha kuasa.

Artinya sekali lagi tipu daya setan itu lemah, sihir itu lemah dll itu buat Allah bukan buat kita. Kalau kita dan segenap mahluk itu semuanya lemah dan hina. Karena kita semua lemah maka sangat mudah dihancurkan oleh sihir, setan, orang dzalim dll. Masih belum pahamkah akan hal ini?

Sekali lagi bayangkan orang yang merasa dirinya sudah bertauhid lalu kena sihir yang sangat menghancurkan apakah dirinya masih merasa kuat? Saya jamin tidak. Pasti ia akan berteriak memprotes keadilan Tuhan dengan mengatakan, "Ya Allah saya khan khan orang baik, saya sudah beribadah kepada_Mu, saya bertauhid kepada_Mu mengapa engkau menghancurkanku? Mengapa Engkau tidak menghancurkan orang orang dzalim saja?". Pasti seperti itu perkataanmu. 

Kalau emang Allah berkehendak mengahncurkanmu emang kenapa? Suka suka DIA khan? Justru ketika saya dan anda dihancurkan lalu memprotes takdir maka ini bukti yang sangat nyata dan jelas kalau kita sebenarnya belum bertauhid, meskipun setiap hari engkau ceramah tentang tauhid. Bahkan saya dan anda belum mengenal Allah dengan sebenar benarnya. Kalau memang bertauhid maka mau dikasih musibah sebesar apapun tetap ikhlas dan ridho. Tapi nyatanya khan tidak?

Tidak usahlah kena sihir karena ujian ini terlalu besar. Ketika anda didebat orang lain, dikritik, disesat sesatkan, dihina dan semacamnya apakah akan marah atau tetap tenang? Saya menduga anda akan marah lalu balik mendebat dengan seribu dalil. "Kamu itu ya orang kemarin sore mau, tidak paham dalil berani menyalahkan saya yang sudah bertauhid? Saya akan membalasnya di hadapan Allah pada pengadilan akherat kelak?". Nah khan, bawa bawa nama Allah ketika dirimu marah marah. Padahal jelas haditsnya bahwa marah itu dari setan. Dan setan hanya akan membawamu ke neraka.

Sahabat yang dirahmati Allah

Bicara tauhid maka akan berbicara tentang kesadaran hati bahwa hanya Allah lah yang maha kuat dan maha kuasa atas segala sesuatu. Allah diatas segala galanya. Sedangkan kita semua hanyalah mahluk lemah yang harus tunduk kepada apapun kehendak_Nya. Karena kita lemah maka pada saat melihat pasangan kita selingkuh pasti membuat hatimu terluka dan patah. Ketika ekonomi hancur maka sudah wajar kita bersedih. Ketika harga diri terinjak injak maka wajar kita marah. Mengapa demikian? Sebab kita semua adalah mahluk yang lemah.

Pertanyannya siapakah yang membuat rumah tangga hancur, ekonomi hancur, harga diri hancur dll? Jawabannya Allah. Hatimu harus mengakui semua dari Allah bukan dari sihir, setan, orang dzalim dll lalu tunduk hati kepada ketetapan_Nya. Inilah hati yang bertauhid.

Kesimpulannya apa? Jangan merasa dirimu kuat hanya karena merasa banyak ibadah dan merasa sudah bertauhid. Percayalah suatu saat nanti kamu akan kena getahnya. Jangan merasa dirimu kaya sehingga bisa membantu orang lain. Percayalah suatu saat kekayaanmu akan dihancurkan. Jangan dirimu menganggap tipu daya setan itu lemah, karena saatnya nanti anda akan dihancurkan oleh setan/ sihir.

Intinya suatu saat ucapanmu itu akan dihadapkan kepada ujian yang sebenar benarnya. Lalu akan dilihat apakah ucapanmu sesuai dengan kenyataan atau hanya kebohongan. Dan ketika itu terjadi pasti saya dan anda akan terhenyak. 

Pertanyaannya siapa yang membuatmu terhenyak? Secara lahiriah memang terlihat ada sihir, setan, orang dzalim, cuaca, maling, teman, pasangan dan lain sebagainya. Tapi secara ruhaniah yang menghancurkanmu lalu membuatmu terhenyak sebenarnya Allah.

Mengapa terjadi demikian? Supaya saya dan anda jangan merasa diri kuat, suci, kuasa, kaya, mulia dan lain sebagainya. Akan tetapi merasalah dirimu lemah, kotor, papa, hina, miskin dan lain sebagainya. Ketika dirimu merasa kuat maka sejatinya kamu belum bertauhid. Sebaliknya ketika dirimu merasa lemah kemudian tunduk kepada ketetapan_Nya maka inilah tauhid yang sebenar benarnya. Sebab ketika kita merasa lemah otomatis melegitimasi hanya Allah yang maha kuat. Allah yang kuat, kuasa, kaya, berilmu dll bukan kamu.

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Mengalahkan Dukun Paling Sakti Sekalipun

bagi sahabat yang kena sihir tentu ingin mengalahkan dukunnya. Bagaimana cara mengalahkan dukun santet? Simak penjelasan Cara Mengalahkan Du...