Ruqyah Syar'iyyah Sarana Dakwah Apa Profesi Mencari Nafkah

Kalau sudah berurusan dengan masalah agama dan amalan dalam agama biasanya terkait dengan ikhlas dan tidak ikhlas. Sebagaimana profesi menjadi peruqyah. Ruqyah Syar'iyyah sarana dakwah apa profesi mencari nafkah? Yuk dibahas.


Ruqyah Syar'iyyah Sarana Dakwah Apa Profesi Mencari Nafkah?

Kalau membahas masalah ikhlas biasanya tidak akan ada habisnya. Apalagi manusia yang memiliki nafsu. Menurut saya tidak ada seorangpun manusia yang benar-benar ikhlas klas klas.

Sebab dibalik sebuah amalan ibadah pasti tersembunyi kepentingan. Apakah kepentingan duniawi atau ukhrowi. Yang jelas ada kepentingan.

Apakah biar bisa dapat duit banyak halal dan berkah, biar dapat nama dan popularitas, biar dapat pahala sebagai wasilah masuk surga atau apapun.

Niat karena Allah pun biasanya ada tersembunyi pamrih disitu. Misalnya pamrih supaya dosa2nya diampuni, supaya dapat pahala, supaya terhindar dari neraka dll. Menurut saya ini semua juga pamrih.

Sebagaimana menjadi peruqyah apakah harus ikhlas tanpa pamrih atau ada pamrih yang penting positif?

Yuk simak ulasan singkatnya. Sumber dari grup dan channel pengobatan islam yang saya ikutui.

Check it dot

AAAAAAAAAA


---------------------------

Ada sebuah pertanyaan di sebuah grup ruqyah sbb:

Assalamu alaikum...

Mohon maaf sblm nya,saya mau bertanya kpd semua syekh,ustdz/roqi di group ini,RUQIYAH SYAR'IYAH ITU SARANA DAKWAH atau SARANA MENCARI NAFKAH ?

Pertanyaan saya murni karna kebodohan & ke ingin tahuan saya🙏karna saya kadang bingung lihat pendapat/banyak perdebatan di postingan ttg isu "TARIF" seorang roqi, sbg mana  yg saya ketahui perbedaan antara RUQIYAH SYAR'IYAH dgn RUQIYAH SYIRKIYAH ialah antara Sesuai atau tdk nya dgn Al-qur'an & hadist.

Yg membuat saya bingung ilah ketika ada isu tarif seorang roqi, di sini lah saya lihat semua masing mencari pembenaran, ada yg bilang *dakwah itu harus ikhlas* *boleh nerima tarif asal tdk meminta*   dan bahkan banyak yg bilang..   *seorang roqi jg butuh biaya bwt nafkah,sewa ruko sampai sewa mobil*

Dlm hati & pikiran saya yg bodoh ini tersirat>  menjadi seorang peruqiyah syar'iyah itu berarti harus bisa

> menahan dr yg namanya Menawarkan jasa kecuali di minta tlg,ap lg kpd org yg jarak nya jauh (Kecuali diri ini siap dakwah lillahi taala)

>Menahan dr yg namanya promosi,pasang iklan ap lg sewa ruko ( haqqul yaqin bhwa ilmu itu cahaya alloh & semua mahluk bergerak atas ijin Alloh )

>terakhir saya berpikir..harus menjadi seorang pengusaha yg soleh & Sukses agar bisa menjadi roqi yg leluasa dlm berdakwah😁

Sekali lg mohon maaf,postingan ini tdk bermaksud apa2 kecuali karna ke ingin tahuan saya yg bodoh ini,suara hati & pikiran bodoh nya.

Salam hormat saya kpd para guru,syekh,ustdz, & kpd semua roqi seluruh indonesia🙏🙏🙏


Jawaban 1

Dari seorang peruqyah: Verdy Alkafury

Waalaikumussalam warahmatullohi wabarakatuh...

Masalah ini selalu tidak ada habis-habisnya

Kenapa ini selalu di angkat...? Kerja peruqyah itu lebih berat dari seorang da'i.

Kalau ada yang mengundang da'i tentunya panitia telah menyiapkan segala sesuatu nya. Setelah da'i tersebut di undang kemudian panitia hanya mengucapkan terima kasih. Kira-kira bagaimana itu...? Misalnya ngundang ustadz abdusshomad walaupun ustadz abdusshomad tidak meminta. Inilah adab dan wujud kesyukuran seorang hamba.

Peruqyah kalau di undang juga sama. Harus memperhitungkan tenaga, waktu yang dia habiskan. Ini sebetulnya masalah adab. Walaupun ia tidak mentarif, Disini lah perlunya berhusnuzhan, terkadang peruqyah itu juga punya pesantren yatim dan dhu'afa yang dia tanggung.

Kalau yang di ruqyah itu cuma 1-2 orang sehari bisa saja gratis tapi kalau dalam jumlah yang banyak dan waktu nya habis dengan meruqyah. Terus kapan peruqyah nya cari nafkah...???

Kalau masalah ikhlas jangan di tuntut peruqyah nya saja. Tapi tuntut jugalah pasien nya untuk memberi secara ikhlas

Sama-sama belajar ikhlas. Pasiennya belajar ikhlas memberi dengan yang terbaik, peruqyah nya pun tampil dengan pelayanan terbaik.

Sekali lagi jangan pecah belah barisan para roqi dengan hanya gara-gara tarif. Yang bertarif monggo yang gak pakai tarif juga silahkan. Biar pasien yang memilih.


Jawaban 2:

Dari seorang Pengamat Ruqyah

 Saya bukan peruqyah, tapi sedang belajar. Hanya ingin urun rembug saja tanpa pake dalil. Jadi peruqyah itu resikonya besar. Apalagi ada serangan balik dari dukun. Sedangkan manusia tempatnya alpa, salah dan dosa. Sesholeh2nya peruqyah pasti ada cacat yang bisa menjadi celah serangan balik dukun atau jin khodam sihir. Kalau tidak peruqyahnya bisa jadi keluarganya jadi ancaman, bisa anaknya bisa istrinya atau yang lain. 1 hari kena sihir atau gangguan jin itu jauh lebih berat daripada berhari-hari sakit medis biasa, klo tidak percaya coba tanyakan mereka yang mengalaminya.

Yang menyepelekan begitu beratnya gangguan sihir & jin bahkan Ust faizar pernah menulis semoga yang menganggap demikian diberikan setengah saja bagaimana beratnya ujian ini. Supaya paradigmanya bisa berubah.

Belum lagi manajemen waktu antara pasien dengan keluarganya, dapurnya, waktunya dll. Apalagi pasien yang sudah dikendalikan jin bisa ngamuk2, peruqyah bisa kena tonjok, muntahan, cacian dll.

Maka alangkah baiknya jika pasien mampu maka peruqyah di kasih ucapan terimakasih dengan infaq yang lebih dari pantas, mengingat resiko yang ia hadapi. Masalah ikhlas nggak ikhlas itu urusan Allah. Sebaiknya kita tidak ikut membantu malaikat pencatat amal, sebab kitalah yang dicatat.

Apalagi melihat di negara kita perdukunan begitu menjamur, maka keberadaan peruqyah menjadi kewajiban. Alangkah baiknya setiap peruqyah punya visi misi kedepan agar aktifitas dakwahnya bisa dikenal diseluruh pelosok negeri sebagai penyeimbang menjamurnya perdukunan.

Sebab bagi korban sihir atau gangguan jin yang berat di pikirannya bagaimana supaya bisa sembuh. Mau pakai cara ini atau itu tidak masalah yang penting sembuh. Disinilah para roqy mengcounter supaya kesembuhan pasien digapai melalui cara-cara yang syar'i, bukan syirik. 

Buat para roqy saya hanya menyarankan saja, Manfaatkan medsos, chat apps, situs dll agar supaya pengobatan islami lebih dikenal masyarakat daripada perdukunan. Meski terkesan mempromosikan diri menurut saya tidak ada yang salah. Akan lebih baik mempromosikan pengobatan islami Daripada saudara kita jatuh ke tangan dukun dan dukun dan dukun lagi..

Nanti klo roqynya kaya karena ruqyah gimana? Emang kenapa? Alhamdulillah, bagus malahan. Saya malah mendoakan para roqy jadi milyarder dengan ilmunya. 

Wallaahu A'lam

Nah itulah 2 jawaban dari orang yang berbeda profesi. 

Sumber Bacaan: https://ilmupengobatanislam.blogspot.com/2020/12/7-resiko-besar-jadi-peruqyah-yang-perlu.html 

AAAAAAAAAA


Info RUQYAH SYari


RUQYAH SYARIYYAH DAERAH BEKASI DAN SEKITARANYA

Selengkapnya baca: https://bit.ly/37zRmmm

Kami adalah tim peruqyah syar'iyyah dengan bendera REHAB HATI Ustadz Nuruddin Al Indunessy cabang Medan Satria Bekasi. Silahkan hubungi kami via Whatsapp melalui beberapa tim kami sbb

Ketua:

Divisi Ruqyah
Waketu


Ruqyah Syarie Jawa Barat Tasik

Oleh Abah Roqi, peruqyah syariyah senior dengan pengalaman puluhan tahun dan sudah menangani ribuan kasus gangguan jin.

Kontak Abah Roqi: https://wa.me/6285223187430


Ruqyah daerah Riau Pekanbaru

Oleh praktisi ruqyah yang berpengalaman mengislamkan bangsa jin. Hubungi K-Kank

Kontak peruqyah: https://wa.me/6282392674502


Download Aplikasi Go Ruqyah

Silahkan download apps di playstore untuk mencari peruqyah syari dibawah naungan ARSY.

Download klik: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.arsyi.goruqyah&hl=en&gl=US

Wallaahu A'lam


Tag: ruqyah, ruqyah syar'iyyah, ruqyah aswaja, gangguan jin, sihir, penyakit ain, kisah ruqyah, herbal, pengobatan islam, thibbun nabawi, terapi bekam, sihir tafriq, sihir khumul, sihir maridh, sihir penghancur usaha, sihir penghalang jodoh, sihir perceraian, sihir gila, sihir pembunuh, jin nasab, jin pecinta, jin khodam


Referensi sumber:

Grup wa dan FB ruqyah
https://www.facebook.com/a
Sumber lainnya

Demikian artikel ruqyah syar'iyyah sarana dakwah apa profesi mencari nafkah? Semoga mencerahkan. Share artikel ini ke teman anda ya?

Sukses



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Begini Cara Bertemu & Bertatap Wajah dengan Tuhan Saat di Dunia

Apakah Tuhan atau Allah bisa dilihat? Maka mayoritas manusia mengatakan tidak bisa. Padahal hakikatnya bisa karena Allah itu Yang Maha Nyata...