Wajib Paham, Kaitan Erat antara Ruh, Qalbu dan Jiwa

Sahabat wajib paham apa itu ruh, apa itu jiwa dan apa itu qalbu. Supaya kita paham hikmah dibalik kehidipan. Yuk kita bahas Wajib Paham, Kaitan Erat antara Ruh, Qalbu dan Jiwa.

 


RUH > QALBU > JIWA

Sama pak ustadz klu udh habis Isa , tiba2 aja emosi ngamuk sedih slu ingat kehancuran dari belakang terus menerus,, saya selalu begitu pak ustadz, Padahal tadi sudah lihat ada Allah di balik mahluk,, klu udh kumat parah lagi terbayang sudah wajah dukun nya, memang sulit ya pak ustadz 2 pandangan berbeda 😢

Jawab: Apakah bisa tidak marah saat terkena sihir? Ya nggak bisa. Pasti marah karena kemasukan jin penyebab marah, namanya setan Tibbir.

Kadang marah, kadang benci, kadang takut, kadang syahwat, kadang malas. Setiap rasa negatif disuntik oleh jin yang berbeda beda. Masih ingat 9 dinasti iblis? Kalau lupa baca lagi KPS.

Kalau dalam keadaan kerasukan jin marah, apakah bisa kita memandang Allah dibalik mahluk? Awal awal tentu tidak bisa, saya juga tidak bisa kok. Disinilah perlu adanya pengetahuan untuk melenyapkan amarah. Pengetahuan apa?

Pengetahuan kalau dunia ini hanya permainan alias pura pura saja, artinya anda pura pura kena sihir untuk menguji kemana arah wajah imanmu menghadap.. Atau pengetahuan kalau yang bikin marah adalah jin Tibbir dan Massauth yang memang menghendaki anda marah. Pengetahuan kalau diri kita sebenarnya tiada sehingga tidak memandang dukun ada. Dll

Saya tidak akan membahas tentang pengetahuan diatas. Saya akan membahas tentang cahaya yang melenyapkan kegelapan. Amarah itu ibarat kegelapan maka yang anda perlukan adalah cahaya.

Jadi gini ceritanya... Kita pelan pelan saja tolong benar benar dipahami.

Manusia itu khan ditiupkan ruh Allah. Ruh itulah yang dari sononya sudah mengenal Allah, sudah pernah melihat Allah, sudah jadi CS nya Allah. Ruh itu cahaya Allah. Singkat cerita ruh ditiupkan ke manusia, tepatnya ada di jantung hati sanubari.

Ruh sebenarnya hendak menembus hati, tapi kebanyakan hati manusia tertutup. Jadi bayangkan begini. Pada siang hari matahari bersinar menembus jendela. Sayangnya jendela rumah anda ditutup sehingga sinar matahari tidak bisa masuk. Jendela rumah anda kafir atau ditutup. Makanya di dalam rumah anda gelap.

Jendela rumah itu adalah qalbu. Untuk membuka jendela qalbu perlu pengetahuan. Tapi bukan pengetahuan logika melainkan rasa. Contoh sederhana begini. Ada seseorang yang kelaparan datang ke rumah anda. Anda tidak melihat siapa orang itu, apa agama orang itu, tetapi anda tergerak untuk membantu atas nama kemanusiaan. Lalu dikasihlah makanan. Nah ini disebut dengan kecerdasan hati, yaitu atas nama "rasa" kemanusiaan.

Jika anda sering melakukan amalan atas nama rasa kemanusiaan, empati, simpati, solidaritas, ketulusan dll lama kelamaan jendela atau pintu hatimu akan kebuka. Jika anda berjuang membuang kemarahan, kebencian, ketakutan, kecemasan dan sifat negatif lainnya lama kelamaan jendela atau pintu hatimu akan kebuka. Kalau kata orang ini disebut dengan pembersihan hati atau tazkiyatun nafs.

Ketika jendela hatimu dibuka maka sinar matahari akan masuk ke dalam rumah anda yang menyebabkan rumahmu terang benderang. Yang tadinya nyari dompet atau tas kesulitan jadi mudah, karena awalnya gelap jadi terang.

Dan ingat ingat ini... Dijendela rumahmu ada kaca yang memantulkan sinar matahari. Tergantung kaca/ cerminnya modelnya bagaimana didalam memantulkan sinar matahari. Sinar mataharinya sama tetapi ketika sudah masuk ke rumah anda bisa berubah warna menjadi mejikuhibingiu. 

Artinya mengenal Allah tidak hanya dengan satu warna tapi berwarna warni atau berjuta rasa. Orang kaya bisa mengenal Allah dari Al Ghoniyyu atau Yang Maha Kaya. Profesor bisa mengenal Allah dari Al Ilmu atau Yang Maha Berilmu. Peruqyah bisa kenal Allah dari As Syafii atau Yang Maha Menyembuhkan. Dan banyak contoh lainnya dimana rasa masing masingnya berbeda beda.

Kaca inilah yang disebut dengan jiwa.. Jiwa ini yang bertanggung jawab terhadap rasa. Ketika jendelanya ditutup maka kacanya tidak bisa memantulkan cahaya apapun. Ketika kacanya tidak memantulkan cahaya maka rasanya gelap, marah, benci, sedih, kecewa dll. Tetapi ketika jendela hati dibuka, lalu rumah anda terang benderang maka jiwa merasa lapang, tenang dan bahagia.

Jadi urut urutannya adalah sinar matahari, jendela, kaca. Atau ruh > qalbu > jiwa

Kalau korban sihir itu lain dari pada yang lain, karena jendela hatinya didobrak. Disatu waktu jendelanya terbuka yang membuat jiwamu tenang, dilain waktu setan menutup kembali yang membuat jiwamu marah. Disatu waktu menyadari kalau semua adalah ujian Allah lalu jiwamu tenang, dilain waktu melihat pelaku dzalim sehingga jiwamu berontak.

Oleh karena itu khusus korban sihir butuh pengetahuan qalbu yang mumpuni supaya pintunya terbuka selama lamanya. Pengetahuan jenis apa? Pengetahuan bahwa dibalik mahluk ada Allah. 

Kalau profesor dengan ilmunya bisa menjadi asbab qalbunya kebuka. Yaitu Qalbu ilmu. Dari ilmunya ia bisa melihat Allah. Tapi kalau korban sihir menurut saya yang paling tepat adalah pengetahuan tentang cermin Allah. Maksudnya adalah Allah sedang bercermin melalui cermin jiwamu yang terpantul keluar. Ketika cermin jiwamu sudah bersih maka akan memantulkan sinar dari ruh dimana yang dilihat semua adalah Allah.

Maksudnya begini. Ketika jendela qalbumu ketutup maka cermin/ jiwanya gelap. Tidak mampu melihat Allah dibalik segala sesuatu. Yang dilihat mahluk yang memiliki kekuatan selain Allah. Jiwa yang gelap pasti penuh dengan kemarahan dan kekecewaan. Sebaliknya ketika jendela qalbumu kebuka, maka sinar ruh akan sampai di cermin. Kemudian cermin atau jiwamu akan memantulkan bayangan siapa yang bercermin. Siapakah yang bercermin? Allah. 

Artinya anda melihat bahwa alam semesta ini adalah Allah yang sedang bercermin. Qalbumu melihat Allah dibalik segala sesuatu sehingga jiwamu merasa bahagia. Mata lahiriahmu memang melihat dukun, pelaku sihir dll tetapi mata qalbumu melihat Allah. Karena qalbu melihat Allah menyebabkan cermin jiwamu merasa tenang.

Saya ulangi lagi.. Ada ruh atau cahaya Allah. Artinya Allah itu dekat, tidak kemana mana dan tidak dimana mana. Ibarat sinar matahari ada dimana mana dan tidak kemana mana. Masalahnya jendela qalbumu yang tertutup. Dibelakang jendela qalbu ada jiwa yang bertanggung jawab terhadap rasa. Ketika jendela qalbu tertutup maka jiwamu akan merana dalam kegelapan. Ketika jendela qalbumu kebuka maka jiwamu akan bahagia.

Artinya obat dari kekecewaan, kemarahan, dendam dll adalah bertemu dan melihat Allah. Itu saja yang bisa menyembuhkan sihir secara total dan permanen tidak ada cara lainnya. Oleh karena itu sekali lagi anda butuh kecerdasan qalbu supaya jendela qalbunya kebuka.

Sebagai penutup pahami ini... bagi anda korban sihir butuh kecerdasan qalbu yang terkait dengan kasusmu. Yaitu kecerdasan atau kemampuan melihat dibalik mahluk ada Allah. Dan untuk memulainya anda harus belajar mengenali diri sendiri. Barang siapa mengenal dirinya maka akan mengenal Allah.

Anda harus mengenali dirimu sendiri. Oleh karena itu sering sering saja lihat dirimu dalam cermin. Apakah bener itu mataku, itu pipiku, itu rambutku, itu tanganku dll? Kalau memang ini mataku, sejak kapan aku bikin mata? Atau ketika mau tidur tanyakan kepada diri, apakah ini pikiran ini milikku, apakah ini perasaan ini milikku? Gunakan rasa ketika bertanya tentang diri. Terus saja bertanya kepada dirimu sendiri sampai menemukan jawaban bahwa semua bukan milikmu. Bahkan sebesar dzarahpun tidak ada yang milikmu.

Kalau bukan milikku lalu milik siapa? Maka anda akan tahu jawabannya semua milik Allah. Atau bahasa lainnya dirimu, diriku dan diri semua manusia adalah akunnya Allah. Nah pada saat itu mulailah kebuka pintu atau jendela hatimu sedikit demi sedikit. 

Terus saja latih kecerdasan qalbumu nanti engkau akan paham bahwa kehidupan dunia ini memang hanya permainan saja. hanya pura pura saja, untuk sebuah tujuan. Artinya anda kena sihir juga pura pura saja. Karena kehidupan yang sebenarnya bukan kehidupan di dunia tetapi di akherat.

Ketika saya dan anda berhasil menyelesaikan game di dunia maka saat pulang hati bahagia. Gamenya apa? Permainan/ gamenya adalah menemukan persembunyian Allah. Ketika di dunia ini anda sudah mengenal dan bertemu Allah maka selesai gamenya. Dan di akherat sudah tidak ada game lagi, yang ada adalah Allah. Ketika anda ketemu bidadari di surga maka langsung paham bahwa dibalik bidadari ada Allah. Termasuk ketika jalan jalan ke neraka anda langsung paham bahwa dibalik panasnya neraka ada Allah, niscaya langsung dingin apinya.

Sebaliknya jika di dunia ini anda tidak bisa menyelesaikan gamenya maka saat pulang masih kebingungan. Saat diakherat tidak akan ketemu Allah selama lamanya. Melainkan ketemu ular, kalajengking, malaikat yang menyeramkan dll. Meskipun saat dikejar ular anda berteriak, "Yaa Allah tolong aku" maka selama lamanya Allah tidak akan datang. 

Tapi orang yang di dunia sudah melihat Allah dibalik segala sesuatu maka saat melihat ular diakherat dia langsung paham bahwa saat itu sedang ketemu Allah. Atau ia melihat Allah dibalik ular tersebut. Jika demikian mustahil ularnya akan menelan manusia kekasih Allah. yang ada ularnya hancur, atau jadi jinak... hhehe

Dan saya yakin sekali anda yang kena sihir sampai hancur hancuran adalah calon kekasih Allah. Tapi syaratnya relakan semuanya hancur. Relakan saat pintu hatimu dihancurkan oleh Allah supaya nuur atau cahaya Allah bisa menembus jendela hati. 

Kurang lebih seperti itu, semoga bisa dipahami

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maafkan Orang Lain Karena Allah Kamu Pasti Dapat Surga

Mau dapat surga? Bentuknya solusi dari permasalah hidup, rumah tangga harmonis, rezeki lancar dll. Mau? kalau mau Maafkan Orang Lain Karena ...