Cara Merubah Nasib/ Takdir dengan Instan, Terbukti...

Mau meribah nasib menjadi lebih baik? Mau hidup tenang dan bahagia? bahkan mau masuk surga? Anda bisa lakukan sekarang juga. Simak Cara Merubah Nasib/ Takdir dengan Instan, Terbukti...

 

CARA MUDAH MERUBAH NASIB DENGAN INSTAN

Bapak maaf nggih sya curhatnya panjang2 sya bahagia semenjak ada bapak, Alhamdulillah seperti ada harapan yg sangat besar untuk sembuh dari semua penyakit sya yg sudah 35 tahun sya alami

Jawab: Tahukah bahwa sebenarnya anda bisa sembuh detik ini, sekarang. Bagaimana caranya? Simak tulisan ini sampai khatam.

Cara merubah nasib sebenarnya sederhana. Yaitu bagaimana kamu merubah pikiran dan perasaan. Rubah rasamu maka nasib akan berubah.

Artinya merubah nasib itu sama dengan menyetel channel pada radio atau TV. Kamu mau film seperti apa? Cukup putar frekuensinya pada channel yang diinginkan. Yang dirubah channelnya adalah frekuensi pada rasamu...

Tugasmu cuma pindah channel saja, tidak usah repot repot bikin film. Filmnya sudah ada yang bikin, anda tidak perlu capek capek membuat naskah dan skenario. 

Oleh karena itu setel frekuensi rasamu pada channel hati yang pasrah, ikhlas, syukur, sabar dalam bingkai berserah. Putar tuningnya pada frekuensi hati yang damai, tenang dan bahagia. Jika anda pindah channel pada frekuensi yang damai, tenang dan bahagia maka layarnya akan menampakkan film yang engkau inginkan.

Ketika filmnya sudah mulai jangan pindah pindah channel. Serahkan (berserah) kepada sutradara yang membuat film karena mereka lebih tahu skenarionya. Serahkan (islamkan) jalan ceritanya, anda cukup nonton sambil ngopi atau ngemil pop corn.

Dalam sains dikatakan bahwa ketika pikiran dan perasaanmu sudah disetel pada frekuensi positif maka akan merubah getaran energimu menjadi positif. Engkau menjadi lebih peka dan memiliki intuisi yang lebih tajam. Hal ini akan mendorongmu untuk bergerak menemukan solusi kehidupan yang sebelumnya terasa rumit.

Analoginya seperti balapan moto GP dimana sirkuitnya luas, halus dan lurus. Wuuusssh motor anda bisa gas poll tanpa takut terjatuh. Tidak seperti sebelumnya ketika pikiranmu kemrungsung, anda menemukan jalan terjal berbatu sehingga gedebag gedebug nggak karuan yang menyebabkan motor anda sering terjatuh lalu remuk.

Camkan bahwa dalam sains (sudah diteliti) bahwa semesta tidak mengenal kata tapi "rasa". Dalam LOA dikatakan energi negatif akan menarik hal hal negatif terjadi dalam hidupmu. Sebaliknya energi positif yang anda pancarkan akan menarik kejadian kejadian positif dalam hidupmu.

Jika anda mengkhawatirkan sesuatu maka akan muncul lebih banyak lagi kekhawatiran kekhawatiran baru. Hidupmu penuh kekhawatiran yang memicu banyak kejadian menakutkan. Misalnya, "saya takut miskin". Maka ketakutan itu akan menjadi nyata yaitu anda akan selalu merasa kekurangan. Sebagai contoh hari ini anda pegang uang 100.000 tetapi hatimu ketakutan, jangan jangan ini uang terakhir, lalu jadilah anda kikir.

Sebaliknya jika anda berbahagia maka hidupmu akan diliputi dengan berbagai kebahagiaan lainnya. Misalnya, "saya sudah lebih dari cukup", inilah perasaan berlebih yang akan membawamu kepada karunia karunia lainnya tanpa batas. Sebagai contoh hari ini anda pegang uang 100.000 dan anda sangat bersyukur karenanya. "Alhamdulillah banyak sekali uangku hari ini". Lalu sebagian anda belikan beras, sebagian anda belikan gorengan untuk diberikan kepada kerabat dan saudara. Lalu anda melihat senyuman orang lain yang membuatmu semakin bahagia. Tambah bahagia lagi ketika melihat kucing makan ikan asin yang barusan anda beli.

Soo rubah pikiran dan rasamu, maka hidupmu pasti akan berubah... Fix ini... 

Masalah terbesarnya adalah "bagaimana mengkondisikan hati untuk selalu tenang damai dan bahagia disaat realita tidak sesuai yang kita inginkan? Bagaimana mempertahankan channel hati agar tetap berserah diri disaat berada ditengah badai?"

Ada beberapa jawaban. Jawaban pertama sebagaimana saya tulis diparagraf awal. Yaitu tugas kita adalah memilih channel apakah channel kebahagiaan atau ketakutan. Ketika channel sudah ditentukan maka serahkan cerita dan skenarionya pada sutradara, jangan direcoki. Ketika anda tidak setuju dengan satu episode dalam film artinya anda sudah pindah channel.

Maknanya adalah hari esok tidak ada yang tahu. Emang kamu bisa menjamin hari esok bisa begini dan begitu?. Esok lusa dan selama lamanya sudah ada ditangan Sang Sutradara. Artinya kita tidak akan pernah mampu membuat takdir meskipun hanya satu detik. Oleh karena itu serahkan takdir kepada Sang Pembuat Skenario Kehidupan. 

Tugas saya dan anda adalah berbahagia hari ini, saat ini, sekarang. Jangan sampai kamu kehilangan hari ini karena berada dalam kesedihan masa lalu dan ketakutan akan hari esok. Nikmati nasi kecap plus krupuk hari ini, nikmati keringat hari ini berapapun hasilnya, sambut dengan bahagia sahabat yang datang meskipun mau ngutang, hadapi bos yang ngomel dengan senyuman, layani pasangan yang suka marah marah dengan gembira, lihat anakmu yang bandel dengan tertawa. Lihatlah apakah hari ini ada kesedihan dan ketakutan? TIDAK ADA. Yang ada hanya kebahagian dalam bingkai rasa syukur yang dalam.

Cara yang kedua supaya hidupmu bahagia adalah belajar mengesakan Allah sebagai Sang Sutradara Tunggal alam semesta. DIA adalah satu satunya pencipta realitas/ takdir hidupmu dan seluruh mahluk. Bahasa kerennya belajar tauhid real dilapangan. Real dilapangan loh ya? Bukan dilisan saja. Kalau belajar tauhidnya dilisan saja yang terjadi hanyalah debat sana sini merasa paling benar sendiri.

Bagi sahabat yang kena musibah, hidup ditengah badai atau bagi anda yang kena sihir wajib belajar nih. Yaitu setel frekuensi hatimu dalam keadaan pasrah dan bahagia dengan segala skenario dari Allah. Mengapa pasrah? Karena meyakini ada hikmah didepan sana. Mungkin saat ini episode hidupmu sedang terombang ambing ditengah badai di lautan yang dalam. Tapi yakinlah bahwa Allah akan menolongmu lalu bisa selamat dari badai menuju pelangi di pagi hari. Mungkin sekarang episodenya sedang dapat musibah tapi percayalah bahwa semua akan happy ending. Pasti ada episde dimana musibah itu berganti dengan karunia yang besar.

Mengapa bahagia dengan episode yang tidak baik baik saja? Karena melihat Tuhan sedang membuat cerita hidupmu sendiri. Mosok nggak bahagia melihat Allah dibalik segala cerita dan dibalik segala galanya? Mosok khawatir dan takut dengan cerita Allah?

Bagi korban sihir belajarlah bahagia yuk? Ketika mimpi menyeramkan tetap bahagia, "Waah keren sekali Allah mensetting dunia falaq. Ada hantunya, ada ularnya, ada iblisnya. Wah wah keren binggiiit". Ketika pikiranmu ruwet dan dadamu bergemuruh berisi kebencian dan kemarahan jangan diikuti, tetapi jadilah penonton, "Ooalah begini toh rasanya suntikan setan, ooo baru paham ternyata begini cara setan mengadu domba. Waah keren sekali ceritanya, sampai mengaduk aduk jiwa dan raga".

Belajarlah untuk melihat Allah dibalik segala cerita dengan mata qalbumu. Ucapkan marhaban... Ketika datang mahluk yang menjadi bagian dari penggalan cerita kehidupan katakan dalam hatimu, "Alhamdulillah, makasih ya Allah". Ketika berpapasan dengan pelaku sihir ucapkan, marhaban. Ketika bertemu dengan tetangga nyinyir, ngobrol dengan pasangan yang suka marah marah, ketika rumahmu kemasukan ular, ketika bosmu marah marah, ketika orang tua menyalahkan dll ucapkan marhaban. 

Pandang dengan mata dzohirmu itu memang mahluk, tetapi pandang dengan hatimu itu adalah Allah yang bersembunyi dibalik mahluk lalu berbahagialah. Ketika bosmu marah marah lalu teriak, "aku pecat kamu...!!", maka katakanlah dengan tenang, "maafkan saya kalau salah, dan jika bos mau memecat saya nggak apa apa". Tapi energi hatimu seakan akan berkata begini, "Ya Allah keren sekali skenarionya, amazing. Kalau saya dipecat kira kira Engkau akan menempatkanku dimana ya? Iiih jadi kepo".

Lihatlah seakan akan anda berada ditengah badai. Seakan akan anda sedang kena musibah besar. Tapi jika hatimu melihat Allah dibalik segala sesuatu ternyata tidak ada masalah sama sekali khan? Anda menikmati setiap kisah dan episodenya dengan bahagia. 

Yang selama ini menjadi masalah adalah hatimu sendiri yang gelap. Yang jadi masalah adalah dirimu sendiri yang ingin merecoki skenario seraya mengatakan, "harusnya khan ceritanya tidak seperti ini?". Seakan akan anda adalah tuhan pencipta takdir. Atau dalam bahasa mak jlebnya seakan akan saya dan anda lebih hebat dari Allah. Padahal kenyataannya anda tidak akan mampu membuat cerita satu detik ke depan.

Kesimpulannya adalah berbahagialah sekarang jangan nunggu nanti. "Nanti kalau aku bahagia" adalah ucapan nafsu. Bahagia jangan nunggu nanti termasuk keyakinan "nanti disurga aku akan bahagia", karena itu hanya persangkaan belaka. Iya kalau masuk surga, kalau masuk neraka gimana? Bahagia adalah sekarang... Sekarang saat makan nasi kecap, sekarang saat dimarahi bos, sekarang saat berpapasan dengan pelaku sihir, sekarang saat memeluk anak, sekarang saat ngobrol dengan pasangan, sekarang saat jadi bos, sekarang saat kaya raya, sekarang saat...... 

Ingat bahagia itu sekarang bukan nanti. Sekarang saat di dunia, sekarang saat di alam barzakh, sekarang saat di surga dan sekarang saat dimana saja selama lamanya.

Jangan sampai dan jangan biarkan sekarang dalam ketakutan, kemarahan, dendam dan kekecewaan. Buang rasa itu dalam dadamu. Jangan sampai sekarang hidupmu penuh ketakutan, sekarang saat di dunia, sekarang saat di alam barzakh, sekarang saat dineraka dan selama lamanya. 

Karena hidup itu tidak ada kata "nanti", yang ada adalah sekarang....

Semoga mencerahkan, share ya?

Wallaahu A'lam

Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Begini Cara Bertemu & Bertatap Wajah dengan Tuhan Saat di Dunia

Apakah Tuhan atau Allah bisa dilihat? Maka mayoritas manusia mengatakan tidak bisa. Padahal hakikatnya bisa karena Allah itu Yang Maha Nyata...