Banyak yang mengatakan ketemu Allah nanti sesudah meninggal dunia alias di akherat. Padahal menyaksikan Allah harus sekarang. Simak Begini Cara Menyaksikan Allah Sekarang Saat di Dunia.
SAKSIKAN PERBUATAN ALLAH SEKARANG JUGA
Assalamualaikum Ustadz, luar biasa reaksinya (setelah mandi dengan racikan herbal ruqyah tumbuk klinik pendekar langit) Ustadz, hampir seluruh badan saya sakit semua, tp yg paling parah sakitnya: urat nadi besar (leher), pundak, tulang belakang, pinggul terasa mau lepas, siku, telapak kaki minta ampun sakitnya Ustadz. Saya sebelumnya pernah sakit non medis belasan tahun Ustadz, sampe penah terbaring tdk bisa balik kiri-kanan selama 12 hari
Jawab: Waalaikumsalam. Alhamdulillah luar biasa reaksinya ya? Lanjutkan mandinya. Daerah yang sakit dan bereaksi esok hari usap usap lebih lama, pijit pijit dan cabut cabut.
Tahukah sahabat saat anda share testimoni menggunakna media ruqyah Klinik Pendekar Langit hati saya menyaksikan kehebatan Allah. Saya tidak merasa meracik media ruqyah, dan saya juga tidak merasa bisa menghancurkan setan. Saya menyaksikan saja perbuatan Allah.
Kemarin saya gajian FB Pro, saya senyum aja. Itu bukan dari FB Pro tapi dari Allah. Ketika banyak teman teman yang pesan media ruqyah lalu transfer ke rekening saya berapapun itu, saya tidak melihat dirimu kasih rezeki ke saya. Yang saya lihat dalam qalbu Allah sedang kirim uang/ rezeki ke kami dan keluarga.
Tadi pagi istri saya ngomel ngomel ke anak saya senyum saja. Sebab mata hati saya melihat Allah sedang menguji kesabaranku. Pagi ini juga saya melihat anak bontot dengan lucunya naik skooter dan motor motoran. Saya tertawa karena melihat dengan mata qalbu Allah sedang menghiburku.
Termasuk ketika saya menulis artikel tentang gangguan jin dan sihir atau tentang santapa rohani. Habis saya menulis saya saya membaca tulisan sendiri tersenyum. Tapi bukan karena bangga dengan tulisanku. Melainkan bangga kepada Yang Maha Berilmu karena telah mengilhamkan sesuatu kepadaku.
Sekali lagi saya tidak merasa sudah melakukannya. Karena dalam pandangan mata hati itu semua perbuatan Allah yang dilewatkan oleh muhammad. Sedangkan muhammad artinya terpuji (cahaya Allah yang terpuji). Saya hanya menyaksikannya. Menyaksikan bahasa arabnya syahadat. Ashaduan laailaaha illallah, waashadu anna muhammadan rosuulullah.
Sahabat harus belajar.. Yaitu belajar melihat dan menyaksikan kebesaran Allah. Teruslah praktekkan dzikir yang sebenar benarnya sebagaimana yang saya jelaskan singkat diatas. Percayalah engkau akan mengalami sendiri bahwa Allah Maha memberi rezeki, Allah Maha menyembuhkan, Allah maha bercanda, Allah Maha kuasa dan lain sebagainya.
Tapi nggak usah diomongin. Sebab iman dalam hati itu cukup diam paham dan mengerti. Kalau diomongin lewat lisanmu bukan akherat lagi namanya tapi dunia. Jangan diomongin nanti jadi salah, jadi sesat, jadi syirik. Cukup dimengerti saja dalam qalbu yang beriman.
Misalnya ketika warung anda kedatangan pembeli yang memborong dagangan anda. Maka yakini dalam hati itulah Allah yang sedang memberimu dan keluargamu rezeki. Lalu seberapapun reseki hari ini senang dan bahagialah hatimu. Mengapa senang dan bahagia? Karena yang ngasih sebenarnya Allah, bukan mahluk. Perasaan senang dan bahagia karena mendapatkan rezeki dari Allah itulah ucapan Alhamdulillah yang sebenar benarnya. Sedangkan ucapan lisan Alhamdulillah hanyalah kenyataan untuk melihat suasana hatimu saat itu. Meskipun tidak usah diucapkan juga tidak apa apa.
Tapi sekali lagi jangan diomongin dengan lisanmu ya? Jangan ngomong kepada pembeli, "Terimakasih ya Allah, sudah memborong daganganku". Nanti pembelimu akan menganggapmu gila. Dan begitulah, orang yang mabuk cinta kepada Allah pasti akan dianggap gila.
Cukup diyakini dalam hatimu/ akheratmu. Yakini dalam qalbumu laailaaha illallaah. Tidak ada tuhan selain Allah. Tidak ada pembeli yang memborong daganganmu, yang ada adalah Allah sedang membagi karuniaNya kepadamu. Kalau kamu meyakini pembeli yang membagi rezeki itu syirik namanya.
Lakukanlah dan praktekkan ini untuk semua hal. Maka percayalah hidupmu akan sangat menakjubkan. Percayalah pada saatnya engkau akan sembuh, sehat, sukses dan lain sebagainya. Percayalah kamu akan merasakan manisnya surga. Yaitu surga yang tidak bisa engkau lukiskan dengan kata kata.
Sampai pada akhirnya engkau tidak peduli lagi dengan uang, rezeki, harta benda, kehormatan, relasi dll. Karena itu juga mahluk. Akan ada momen dimana engaku dimabuk cinta hanya kepada Allah saja. Engkau akan sangat takut kehilanganNya
Praktekkan yak?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar