Ini Dia Obat Hilangkan Stress dan Raih Kebahagiaan

Banyak masalah bikin stress. makin banyak masalah makin stess dan depresi. Bagaimana cara menyembuhkannya? Simak  Ini Dia Obat Hilangkan Stress dan Raih Kebahagiaan.


CARA MENGHILANGKAN STRESS DAN MERAIH KEBAHAGIAAN

Alhamdulillah pake minyak ruqyah bereaksi seperti sebelum sebelumnya saya gunakan seperti biasa. Cuman kali ini kok seperti tambah kurus saya ustdz. Dulu sampe 65 ustadz.. Paling kurus 55. Sekarang 48-49🥹😂 Kerjaan saya minggu ini banyak nguras pikiran. Sampe kaki nginjak lantai ngilu sangkin kurusnya. Emang bisa gemuk lagi saya ustadz?

Jawab: Banyak wanita yang ingin kurus loh? Sudah kurus ingin gemuk, sudah gemuk ingin kurus lagi. Kurus itu khan ramping. Semua perempuan juga ingin badannya ramping.

Badan kurus bisa saja karena kurang makan. Atau bisa jadi faktor genetik. Orang yang kurang makan kalau keturunan gemuk biasanya tetap gemuk. Sebaliknya meskipun ngemil setiap saat tapi turunan orang kurus, nggak gemuk gemuk juga. Atau bisa jadi terlalu kurus karena cacingan.

Cuma kalau kurusnya karena sihir berarti harus diruqyah. Memang ada sihir yang efeknya badan jadi kurus. Meskipun makannya rakus tetap saja nggak jadi daging. Karena sari sari makanannya sudah disedot sama jin jinnya. Makanya bisanya makan rakus tapi tidak ada rasa kenyang.

Kalau dalam dunia medis makan rakus tapi nggak kenyang disebabkan beberapa hal. Misalnya karena sedang mens atau PMS, karena kadar gula tinggi, ada riwayat diabet, hormon nafsu makan berlebihan, dan juga bisa disebabkan karena stress. Nah anda ada indikasi diatas tidak? Misalnya kadar gula yang tinggi memicu kekurangan energi. Kekurangan energi memicu sinyal ke otak untuk terus makan demi kecukupan energi.

Dan atau karena stress?

Nah ini yang akan saya bahas yaitu dampak stress bagi kesehatan tubuhmu. Apalagi dalam dunia kedokteran mengatakan 80 sampai 90 persen penyakit berawal dari kondisi pikiran. Kalau pikiran anda stress tentu memicu banyak penyakit, salah satunya tetap kurus meskipun banyak makan.

Dan apapun penyakitnya, stress menjadi penyumbang besar dari penyebab atau akar masalahnya. Contoh yang gampang karena mikirin hutang memicu migren, insomnia atau asam lambung kumat. Udah gitu mood hilang, cepat marah, cemas dll.

Jika pikiranmu tenang, nyaman dll akan memicu hati yang bahagia. Ketika hatimu bahagia maka sistem metabolisme dalam tubuhmu akan bekerja dengan optimal. Sekaligus rasa bahagia bisa mendetoks berbagai penyakit dalam tubuh kita. Efek selanjutnya produktifitasmu jadi lebih meningkat.

Sehingga supaya makananmu bisa menjadi daging lalu berat badan  bisa naik caranya kurangi stress. Atau kalau bisa hilangkan stress. Apapun penyakitnya kalau anda bisa mengurangi stress akan lebih cepat sembuhnya. 

Bisakah? Jawabannya tidak semudah itu fergusso. Tidak mudah mengurangi atau menghilangkan stress. Karena stress muncul dengan sendirinya seiring dengan banyaknya permasalahan kehidupan. Misalnya banyak hutang, suami acuh, anak bandel, dagangan sepi, berantem dengan tetangga, beras habis dan masih banyak lagi.

Apalagi ditambah sihir, waaah bisa dipastikan stress setiap hari. kalau sudah begitu penyakit akan bermunculan, mulai dari migren, demam, asam lambung, susah tidur, darah tinggi sampai munculnya tumor dan kangker. 

Oleh karena itu saya dan anda wajib tahu ilmu penetralisir stress. Setelah itu anda juga harus menguasai ilmu meraih kebahagiaan. Stress hilang dan hati bahagia. Maka segala penyakit akan pergi dengan sendirinya.

Bagaimana belajar ilmu langka ini?

Saya dulu kutu buku dimana buku saya ada ribuan. Beberapa diantaranya membahas tentang ilmu kebahagiaan. Dan kebanyakan buku tersebut membahas tentang manajemen stress dengan cara mengubah gaya hidup. Artinya kebanyakan membahas dari sisi ilmu akal.

Ada juga buku tentang kuantum ikhlas, keajaiban bersyukur, buku laa tahzan alias jangan bersedih dll dimana membahas dari sisi jiwa dan hati. Cuma dari puluhan buku tentang spiritual ini saya malah nggak paham. Apalagi buku agama karangan beberapa ustadz dan ulama makin pening kepala saya karena kebanyakan dalil.

Dahulu saya meyakini buku meraih kebahagiaan karangan ulama islam adalah buku otentik yang bisa menjadi jalan menghilangkan stress dan meraih kebahagiaan. Saat itu saya sok sok paham saja padahal aslinya nggak ngerti. Apalagi setelah kena sihir makin nggak ngerti dengan buku agama yang kebanyakan dalil. Mau dikasih seribu dalil tetap saja stress, depresi dan nyaris gil4 dibuatnya.

Sehingga pada satu titik saya buang semua buku dan kitab saya. Karena saya menganggap buku buku tersebut nggak bisa menjadi solusi obat stress. Anehnya, justru setelah buku dan kitab kitab saya buang malah saya jadi mengerti ilmu ikhlas, ilmu kebahagiaan, ilmu bersyukur dll. Sehingga kesimpulannya buku buku tersebut sama seperti buku meraih kebahagiaan lainnya, yaitu masih sebatas ilmu akal. Meskipun judulnya ilmu hati tetap saja itu teori yang harus diingat dengan akal pikiran. 

Teorinya semakin memusingkan kepala karena harus hapal banyak dalil. Misalnya harus hapal dalil tentang ikhlas, hadits tentang kesabaran, ayat tentang ketenangan hati, tentang kebahagiaan dan masih banyak lagi.

Terus bagaimana menghilangkan stress? Atau bagaimana cara praktek ilmu kebahagiaan?

Jadi ceritanya begini. Dulu saat kena sihir saya dibombardir dengan banyak kejadian kejadian yang membuat pikiran stress luar biasa. Rumah tangga nyaris kandas, bisnis bangkrut, ditinggal teman dan lain sebagainya. Ditambah hinaan orang dan juga provokasi setan. Artinya stress itu berasal dari luar. Anda stress karena dibombardir berbagai masalah yang berasal dari luar. Luar itulah yang disebut dengan dunia. Pahami dulu paragraf ini ya? Kalau sudah paham lanjut

Rongrongan dan serangan dari luar ini masuk ke pikiranmu.. Banyaknya serangan (baca: masalah) yang berasal dari luar membuat pikiranmu ruwet, kemrungsung, pening dll sehingga melahirkan stress. Yaitu stress pikiran. 

Dari pikiranmu masuk ke jiwamu. Jiwa loh ya bukan hati... Jiwa ini bertanggung jawab tentang masalah "rasa". Pada saat pikiranmu ruwet lalu masuk ke jiwamu memicu rasa sedih, marah, dongkol, cemas, khawatir dll. Rasa negatif inilah yang menutup lalu menggelapkan hatimu.

Ketika hatimu sedih, cemas, marah dll mendorongmu untuk melakukan sesuatu. Artinya perbuatan anda didorong oleh kemarahan akibat stress karena ditimpa banyak masalah kehidupan. Bahasa lainnya pelampiasan. Yang namanya pelampiasan tidak ada yang hasilnya baik, pasti lebih buruk dari sebelumnya. 

Contohnya anda pusing mikirin hutang, lalu melihat anakmu ngacak acak rumah yang membuatmu marah besar. Lalu anak anakmu dibentak dan dijewer. Sambil menyalahkan istrimu yang dituduh nggak becus ngurus anak anda ngeloyor pergi. Eh pas dijalan ditelpon bosmu suruh lembur. Karena dadamu masih panas anda menolak lembur yang berefek pada SP3. Jadinya anda dipecat. Sebulan pasca dipecat anda sakit sakitan dan harus dirawat di rumah sakit. Makin runyam deh masalahnya.

Artinya sekali lagi penyebab stress adalah faktor dari luar yaitu dalam bentuk berbagai masalah kehidupan. Masalah kehidupan ini masuk ke pikiran dan memicunya pening, lalu meresap ke jiwamu yang memicu marah, sedih, kecewa dll. Dan inilah dalam agama yang disebut dengan UJIAN. Ujian apa? Ujian kepada jiwa.

Artinya sasaran ujian adalah JIWA. Apakah dengan ujian itu jiwamu bergolak atau tetap tenang. Kalau bergolak maka akan melahirkan masalah masalah baru. Dalam bahasa lain kalau anda berontak maka ujian ujian baru akan berdatangan. Kalau jiwamu bisa tetap tenang maka ujian itu akan berakhir.

Yang jadi masalah adalah, anda mencoba menghilangkan stress dengan ilmu ilmu akal. Termasuk buku agama sekalipun, misalnya dengan judul "laa tahzan, jangan bersedih Allah bersama kita", tetap saja anda stress. Sebab saat anda membacanya lalu condong untuk menghapalkan. Misalnya menghapalkan dalil tentang keutamaan iklas, keutamaan sabar dll. Bahkan anda membaca ribuan ceramah agama tetap saja stress. Atau stress ilang sebentar esoknya kumat lagi.

Pun anda membaca semua tulisan saya tidak akan mampu membuatmu hilang stressnya. Mungkin hilang sebentar lalu kumat lagi. Sebab tulisan saya dan buku karangan orang lain hanyalah panduan saja. Bahasa lainnya teori yang harus anda resapkan.

Maka ketahuilah bawa obat stress itu bukan asupan dari luar. Ilmu kebahagiaan itu bukan diinjeksi dari luar melainkan dari dalam. Imu ikhlas, sabar, syukur dll bukan berasal dari manusia siapapun itu. Ilmu kebahagiaan bermula dari hatimu sendiri, yaitu hati yang mengenal Tuhan. Artinya ilmu kebahagiaan itu berasal dari Tuhan.

Kalau diurutkan begini.. Panca indera > akal > jiwa > hati > ruh > Allah. Atau saya bikin begini iblis > akal > jiwa < hati < ruh < Allah. Bingung nggak anca mencerna urutan diatas? Intinya adalah permasalahan hidup sebagai bagian dari ujian akan menyerang sampai ke dalam jiwamu. Serangan ujian kehidupan ini akan membuatmu stress dan menderita. Inilah yang disebut dengan kegelapan. Bahasa lainnya inilah neraka.

Anda berjalan dalam kegelapan maka pasti nabrak nabrak. Oleh karena itu anda butuh cahaya untuk menerangi gulita. Darimana cahaya itu? Cahaya itu berasal dari hati. Maka bayangkan hatimu seperti lampu. Ketika lampu dinyalakan maka teranglah kamarmu.

Artinya ketika lampu hatimu menyala maka jiwamu akan terkena pantulannya. Jiwa yang sebelumnya gelap menjadi terang. Bahasa lainnya jiwa yang sebelumnya sedih, kecewa, takut dll akan menjadi ikhlas damai dan bahagia. Sementara jiwa yang terang akan menerangi akalmu, sehingga yang semula stress dan ruwet berubah menjadi smart. Ketika akalmu smart maka akan mudah menemukan berbagai solusi masalah kehidupan. Endingnya adalah kesuksesan, kesembuhan, keberhasilan, kemenangan dll.

Pertanyaannya, ketika anda menemukan solusi masalah kehidupan, sumber solusinya dari mana? Atau pertanyaannya, apa yang membuat jiwamu bersinar (bahagia)?. 

Kalau jawaban anda karena hatimu bercahaya maka itu jawaban yang belum tepat. Arahnya sudah benar tapi belum tepat. Sebab pertanyaan berikutnya adalah, apa yang bisa membuat hatimu bercahaya? Atau bahan bakar apa yang membuat hatimu bersinar? Atau minyak apa yang membuat lampu menyala?

Kalau anda menjawab Allah maka saya tidak menghendaki jawaban itu. Karena itu jawaban hapalan yang nggak akan bisa membuat hatimu damai dan tenang. Saya menginginkan jawaban yang benar benar mengena dihati, bukan hanya sekedar hapalan. Meskipun anda hapal semua dalil saya tidak butuh itu. Yang saya butuhkan adalah jawaban yang membuatmu shock dengan ucapan, "Ooh iya ya, mengapa baru sekarang aku sadar?"

Jawabannya adalah... Bersambung. Karena saya masih belum nemu kalimat yang tepat, artikel ini bersambung Insya Allah.

Bagi kamu yang ingin stresnya hilang berganti dengan kebahagiaan pastikan ikuti sambungannya ya?

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Cara Belajar Ilmu Makrifat?

AKhir akhir ini banyak yang membahas tentang ilmu makrifat. Apa sebenarnya ilmu makrifat? Apakah belajar ilmu ini bisa jadi sakti? SImak Bag...