Korelasi Weton dengan Waktu Dikirimnya Sihir/ Santet

Dalam menyihir seseorang biasanya dukun konsen dengan weton targetnya. Mengapa demikian? Simak saja artikel Korelasi Weton dengan Waktu Dikirimnya Sihir/ Santet.


APAKAH WETON ADA KAITANNYA DENGAN WAKTU MELEMPAR SIHIR?

Izin bertanya apakah weton (pasaran jawa), bisa sebagai waktu dilemparnya sihir? Soalnya terkadang pas weton, saya pikirkannya kacau, amarah tinggi, malas kerja, di tempat kerja ngantuk berat, kepala rasanya mau nunduk saja kaya ada yg narik, dan pengin mengusir orang2 , suami, dua ponakan yg ikut saya.

Jawab: "Apakah weton bisa dijadikan waktu untuk melempar sihir?".

Jawabannya iya. Justru weton adalah kuncinya. Makanya semua dukun akan menanyakan nama, bin/ binti, bin, foto plus weton. Kalau sudah dapat data diatas maka sihir akan meluncur bebas. Ini bukan kata saya tapi kata mantan dukun yang memberikan kesaksian.

Dari pengalaman kena sihir juga demikian. Saya kalau hari kelahiran (weton) kumatnya parah, demikian juga istri. 

Pertanyaannya mengapa harus hari weton? Nah itu yang saya tidak tahu. Kalau ini penyihir yang paham. Mungkin terkait dengan hitung hitungan, atau energi atau apapun.

Kalau dalam ilmu membuat rajah hitung hitungan weton (neptu) menjadi krusial. Dan dalam neptu terdapat unsur teologis yang mengarah kepada kepercayaan mistis-magic. Dalam artian perhitungan ini bisa digunakan untuk melongok kemungkinan takdir yang akan terjadi untuk kemudian berusaha merubahnya.

Dalam ilmu weton tidak terlepas dari istilah sedulur papat limo pancer. Jika diartikan sebagai arah berarti arah timur, selatan, barat, utara dan tengah. Jika dikorelasikan dengan perjalanan hidup manusia berarti kawah, getih, puser dan adi ari ari. Sedangkan pusatnya adalah ego.

Bagi sebagian masyarakat jawa tradisional hitung hitungan weton menjadi sangat penting untuk menentukan sesuatu. Misalnya jodoh, pernikahan, hajatan, pndah rumah dll. Disisi lain hitungan weton ini disalahgunakan untuk menghitung hari apes seseorang. 

Misalnya seorang praktisi rajah yang membantu kliennya untuk memelet seseorang, maka praktisi akan menulis rajah dengan menghadap arah tertentu sesuai dengan hitungan sedulur papat limo pancer. Sekaligus menyesuaikannya dengan elemen energi yang dominan pada korbannya. Elemen energi ini adalah air, angin, api dan tanah. Sehingga nantinya rajah atau buhul yang dibuat akan ditempatkan atau diletakkan pada elemen energi tersebut.

Detailnya bagaimana?

Mana saya tahu.. Intinya ada korelasi antara wetonmu dengan kumatmu. Begitu kira kira.

Wallaahu A'lam

Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Cara Belajar Ilmu Makrifat?

AKhir akhir ini banyak yang membahas tentang ilmu makrifat. Apa sebenarnya ilmu makrifat? Apakah belajar ilmu ini bisa jadi sakti? SImak Bag...