Mengapa Ruqyah Tidak Reaksi & Tidak Kesurupan?

Banyak yang sangsi dan ragu kena sihir karena sudah ruqyah tapi nggak ada reaksi. Mengapa tidak ada reaksi? Simak artikel Mengapa Ruqyah Tidak Reaksi & Tidak Kesurupan?

 

MENGAPA RUQYAH NGGAK PERNAH KESURUPAN?

Afwan Ustadz yang membuat saya bingung setiap kali Ruqyah reaksinya biasa saja. Tahun 2005 adik perempuan  saya  kesurupan ketika diruqyah jinnya menyebut nama dukun dan disuruh seseorang, dan itu berkali kali sampai sekarang adik saya mudah kesurupan  dan terkadang melihat sesuatu. Saya sendiri mengalami kesulitan usaha, tidak ada putusnya berusaha,tapi ujungnya selalu kegagalan, saya hampir putus asa

Jawab: Saya menduga jin ditubuh bapak adalah jin kelas tinggi yang perlu ruqyah berkali kali. Buktinya adiknya kesurupan saat ruqyah? Kemungkinan ditubuh bapak ada jin tapi ras yang lebih tinggi. Atau malah bisa jadi jinnya pernah anda undang jadi diruqyah juga nggak akan kesurupan. Solusinya buang pegangan, jimat, rajah, pendaman dll.

Mengapa ketika ruqyah ada yang kesurupan?

Catet ini, karena tidak semua orang paham. Sedikit malah yang benar benar paham. Ketika ruqyah kesurupan karena ada jin yang berada dalam jiwanya. Jin itu yang mendorong pasien kesurupan.

Jiwa itu dimana? Saya juga tahu banyak sahabat yang belum benar benar paham tentang jiwa. Ketahuilah jiwa itulah yang nanti akan diminta pertanggung jawaban saat diakherat. Ketika kamu marah lalu ada dorongan melampiaskan kemarahan itulah jiwamu.

Jadi dalam diri manusia ada jasad, akal, jiwa, hati dan ruh. Ruh adalah tiupan Allah. Cahaya ruh akan menyinari hati, dari hati menyinari jiwa dari jiwa menyinari akal dari akal menyinari amal perbuatan. Proses dan siklus amal perbuatan inilah yang berasal dari insan yang beriman.

Kalau sukma itu apa? Sama artinya dengan jiwa. Sukma bahasa jawa, bahasa indonesianya jiwa bahasa arabnya nafs. Jika dalam sihir ada istilah menculik sukma, maka itu sama artinya dengan menculik jiwa.

Karena jiwa menyinari akal dan akal menyinari amal perbuatan maka jika jiwamnya buruk akalnya juga buruk. Lalu memicu amal perbuatan yang buruk. Ketika jiwamu dirasuki setan, maka akalmu juga akan kena dampak negatifnya. Lalu mendorongmu melakukan sesuatu yang merusak.

Sehingga pertanyaan mengapa diruqyah nggak kesurupan maka jawabannya ada 2.

1. Jinnya terlalu kuat mengeram di jiwa

2. Tidak ada setan dalam jiwa

1 Jinnya terlalu kuat

Jika jin yang merasukimu adalah jin kelas tinggi maka diruqyah beberapa kali bahkan 10 kali tidak akan ada reaksi. Sehingga solusinya ada 2 yaitu ruqyah berulang ulang dan ruqyah dengan orang yang imannya sudah bagus.

Jika ada setan di jiwamu dan akalmu tapi mereka nggak ngefek ketika diruqyah 5 kali maka bisa jadi ruqyah yang ke 6 baru bereaksi. Mereka nggak bereaksi karena kekuatannya masih cukup untuk menahan gempuran ayat ruqyah. Oleh karena itu harus di g3mpur setiap saat.

Atau anda bisa coba minta bantuan diruqyah oleh orang yang imannya bagus. Cuman masalahnya kita tidak akan pernah tahu seperti apa orang yang imannya sudah bagus. Orang yang imannya sempurna tidak harus berpakaian gamis, jenggotan, sering ceramah, sering meruqyah loh ya? Karena indikasi iman itu ada dalam qalbunya.

Apa ciri orang yang imannya bagus? Cirinya teduh, sejuk, tenang dan damai. Dihina senyum dipuji biasa saja. Ia tidak suka hiruk pikuk perdebatan masalah agama, tidak pernah membenarkan diri, tidak juga menyalahkan diri. Sekali lagi ia bisa siapa saja. Jika kamu nemu orangnya segera minta diruqyah kalau beliaunya berkenan.

Mengapa ruqyah dengan orang ini pasti setannya langsung kabur. Sebab setannya silau dengan cahaya dalam hatinya. Dari depan belakang krii dan kanan hatinya bercahaya terang. Sudah tidak ada ruang hatinya yang diisi dengan mahluk, karena isinya adalah cahaya Allah semua. Jika orang ini menempelkan tangannya ke dadamu, atau ke kepalamu saya jamin jinnya langsung ngacir. Kalau tidak mereka bisa h4ngus.

2. Tidak ada jin dalam jiwamu

Mau ruqyah ribuan kali juga nggak akan kesurupan kalau nggak ada setan dalam jiwamu. Mungkin jinnya tidak masuk ke sukmamu tapi ada diarea lain. Misalnya di kulit yang menyebabkan gatal gatal, diwajah yang menyebabkan jerawatan atau di kaki yang menyebabkan eksim.

Sehingga solusinya bukan dibacakan ayat ruqyah, tapi oleskan media ruqyah di kulit atau area yang gatal.

Begitu kira kira, share ya?

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit 

WA 0852-8595-6659

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Cara Belajar Ilmu Makrifat?

AKhir akhir ini banyak yang membahas tentang ilmu makrifat. Apa sebenarnya ilmu makrifat? Apakah belajar ilmu ini bisa jadi sakti? SImak Bag...