Baca Ini Anda Pasti Paham Apa Itu Taqwa Sebagai Solusi Masalah Kehidupan

Apa itu taqwa? Stelah membaca anda pasti paham. Baca Ini Anda Pasti Paham Apa Itu Taqwa Sebagai Solusi Masalah Kehidupan.

 

SANTAPAN ROHANI, SETELAH MEMBACA ANDA AKAN PAHAM APA ITU TAQWA SEBAGAI JALAN KELUAR SEMUA MASALAH KEHIDUPAN

Ada sahabat WA, "Atau tergantung keyakinan diri masing2 Ya Rabb utk bisa sampai ke derajat takwa sungguh tdklah mudah. Di jaman edan seperti sekarang ini yg baahi kebanyakan org yg hak menjadi bathil & yg bathil menjadi hak. Allahumma ihdishirothol mustaqiim.. Aamiin."

Jawab: Apa itu taqwa? Ketika saya berikan pertanyaan ini maka otakmu langung berseliweran lalu menemukan jawaban sebagaimana yang pernah engkau baca di kitab dan dengarkan saat ustadz ceramah. Sebagian besar akan mengatakan, taqwa adalah menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. 

Jawabannya benar secara kalimat, betul secara akal. Sebab memang seperti itulah yang sering kita dengar. Apalagi bagi sahabat yang sudah belajar ke sana kemari, maka muncullah diotakmu beberapa tambahan jawaban. Otakmu melihat dalil taqwa, ayat tentang taqwa, hadits tentang taqwa dan atau keutamaan orang yang taqwa.

Saya kasih pertanyaan berikutnya, apakah anda sudah bertaqwa? Lagi lagi berseliweran jawaban yang muncul diotakmu. Tentu saja sudah bertaqwa sebab sudah menjalankan perintahNya misalnya sholat, puasa, ngaji, zakat, sedekah, menjalankan sunnah, menjauhi bid'ah, belajar fikih, belajar tafsir, mondok dll. Disisi lain sudah berusaha menjauhi laranganNya misalnta tidak mencuri, tidak berzin4, jarang bohong, tidak menyembah patung, tidak datang ke dukun dan lain lain.

Sekali lagi apakah anda yakin sudah benar benar bertaqwa? Apakah dengan modal amalan diatas anda sudah menemukan jalan keluar disetiap masalah/ musibah yang anda alami? Sebab dalam QS Ath Tholaq ayat 3 disebutkan, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3)

Nah mulai ragu khan?

Kalau memang kamu sudah bertaqwa, apakah anda sudah menemukan solusi masalah rumah tanggamu, apa malah sering cekcok bahkan rumah tangga diujung tanduk? Apakah secara ekonomi kamu sudah cukup bahkan lebih atau malah kekurangan dan banyak hutang? Apakah sudah bekerja di bidang yang kamu sukai apa sudah bekerja tapi jenuh bahkan masih nganggur? Apakah kamu sudah ketemu solusi dari penyakit yang diderita atau malah makin tambah parah?

Kamu sudah menemukan solusi belum? Sudah ada jalan keluar belum? Sudah dapat rezeki atau solusi tak terduga belum? Kalau sudah syukurlah, kalau belum artinya ketaqwaan yang kamu ucapkan patut dipertanyakan. Kalau hidupmu banyak sekali masalah yang nggak kelar kelar artinya ketaqwaanmu masih dipertanyakan.

Kalau kamu memang sudah bertaqwa apakah dirimu sudah mendapatkan janji Allah yaitu surga dan manifestasinya?. Manifestasi surga itu apa? Yaitu segalanya yang membuat hatimu senang, bahagia, damai, aman, nyaman dan sejahtera. Sebagaimana firman Allah, Artinya: "Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya" (QS Al-Qalam: 34).

Btw hatimu sudah bahagia belum?

"Khan surganya nanti diakherat ust, kalau di dunia banyak masalah gak apa apa yang penting diakherat masuk surga". Ya ya ya bolehlah.. Anda meyakini surga itu jauuuuh disana setelah m4ti. Dengan bekal amal ibadahmu lalu kamu meyakini akan masuk ke dalamnya. Tapi apakah kamu benar benar yakin akan masuk ke dalamnya? Apa dasar dari keyakinanmu? Atau hanya prasangkamu saja? Iya kalau masuk? Kalau enggak gimana?

Okelah anggap saja anda nanti masuk surga. Sementara disurga itu tidak ada dendam, marah, sedih, kecewa, takut, cemas dll. Pertanyaannya adalah sekarang didadamu masih ada kemarahan, dendam, kekecewaan dll tidak? Apakah masih kecewa dengan pasangan, marah dengan takdir, dendam dengan pelaku dzolim? Atau apakah didadamu sudah penuh dengan penerimaan, keikhlasan, kesabaran, ketulusan, empati, cinta dan kasih sayang?

Kalau sekarang dadamu penuh dengan kebencian, kemarahan, permusuhan, kekecewaan dll artinya tidak ada surga dihidupmu sekarang. Lalu kamu bermimpi nanti masuk surga. Kamu meyakini sekarang gak apa apa hidupnya penuh dengan kebencian yang penting nanti masuk surga, mana bisa begitu? Bukankah yang benar adalah buang kemarahan dalam dadamu sekarang, baru kamu bisa masuk surga?

"Oke oke ustadz aku akui sampai sekarang belum nemu solusi masalah hidupku. Oke aku akui dadaku masih sempit penuh dengan, kebencian, dendam dan kemarahan. Baiklah ustadz, jika dampak orang bertaqwa adalah menemukan solusi dan jalan keluar setiap permasalah hidup maka aku akui kalau aku belum menjadi orang yang bertaqwa". Nah inilah yang saya kehendaki yaitu ngaku saja. Buka hatimu lebar lebar lalu akuilah...

Tutup dulu otakmu yang berisi ilmu, pengetahuan, kecerdasan, hapalan, dalil, hujjah dll lalu buka qalbumu. Tutup dulu logika otak, "karena aku sholat dan taat beragama maka aku bertaqwa", untuk kemudian buka hatimu. Ada apa dalam hatimu itulah parameter apakah kamu sudah bertaqwa atau belum. Jika kamu jujur maka akan menemukan dadamu itu gelap penuh kebencian, permusuhan, dendam, kemarahan, ketakutan dan kekecewaan. Itulah yang disebut dengan dzulumat atau dzolim sebagai lawan kata dari taqwa. Bahasa indonesianya adalah gelap. Karena gelap sampai kiamat tidak akan menemukan jalan keluar (solusi). Yang ada nabrak nabrak. Masuk pake eko?

Apa itu taqwa?

Kalau memang kamu ingin tahu apa itu taqwa maka yang pertama tutup dulu isi otakmu lalu buka hati lebar lebar. Buka dan akui saja dulu dengan qalbumu bahwa hatimu gelap atau dzulumat. Orangnya disebut dzolim. Hati yang penuh kebencian, kemarahan, kekecewaan itulah hati yang dzolim atau gelap. Akuilah yang dzolim sebenarnya bukan mereka tapi kamu. Sudah diakui dan disadari belum? 

Taqwa berasal dari kata At Taqiy yang maknanya adalah menjaga, menghindari, menjauhi. Kemudian ulama membungkusnya dengan satu kata yaitu takut, atau takut kepada Allah. Dengan modal takut kepada Allah inilah orang yang bertaqwa akan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. 

Jika anda bingung dengan penjelasan diatas ayuk kita ikuti penjelasan yang lain. Insya Allah anda akan paham. Untuk memulainya saya mau bertanya, taqwa itu diotak apa di hati? Kalau di otak itu hapalan, kalau dihati disebut dengan kharakter. Artinya taqwa itu didadamu bukan dikepalamu. Taqwa adalah kharakter atau mentalitas positif. Mulai dong ya?

Kalau arti taqwa secara bahasa adalah menjaga maka yang dimaksud adalah menjaga apa yang ada didalam dada. Atau menjaga hati supaya kharaktermu tetap positif. Dijaga dari apa? Dijaga dari mahluk. Jaga qalbumu jangan sampai ada mahluk yang nyelonong masuk yang membuatmu masuk ke dalam dzulumat/ kegelapan. Jaga keyakinan dalam hatimu supaya jangan berkeyakinan mahluk memiliki kekuatan selain Allah.

Bagaimana caranya menjaga hati dari penyusup berupa wajah mahluk? Caranya jangan sampai hatimu berkeyakinan, "ini gara gara mahluk". Aku begini gara gara sihir, gara gara pelaku dzolim, gara gara pasangan, gara gara jin dan sejuta mahluk lainnya. Sapu dan bersihkan hatimu dari mahluk, inilah yang dimaksud dengan tazkiyatun nafs atau pembersihan hati. Makin dong ya?

Taqwa adalah berbagai macam kharakter terpuji yang tertanam dalam hati misalnya sabar, ikhlas, ridho, tulus, empati, penuh kasih merangkul, tangguh, gigih dan masih banyak lagi. Jika taqwa adalah kharakter terpuji maka apa bahan bakunya? Bahan bakunya adalah iman. Imannya kepada Allah bukan kepada mahluk. Artinya anda memandang semua dinamika kehidupan berasal dari Allah. Wajah hatimu menghadap, mengarah, menyembah hanya kepada Allah dibalik segala ujian dan segala galanya.

Sebagai contoh hatimu meyakini/ mengimani bahwa ujian sihir yang membuat rumah tanggamu diujung tanduk, bisnismu bangkrut, badanmu penyakitan, harga diri terinj4k inj4k hakikatnya semua dari Allah. Semua adalah ujian Allah. Yaitu ujian keimanan. Atau ujian kemana arah wajah hatimu menghadap. Apakah menghadap mahluk atau menghadap Allah. Kalau menghadap mahluk maka akan memicu dadamu panas penuh dengan dendam dan kemarahan. Inilah sekali lagi yang disebut dzulumat atau kegelapan. Dan kegelapan inilah yang akan mengantarkan kepada kesulitan demi kesulitan. Kegelapan inilah yang akan menambah penderitaan. Dan inilah manifestasi dari ner4ka.

Sebaliknya jika hatimu memandang Allah dibalik ujian maka otomatis akan lebih menerima, lebih bersabar, lebih ikhlas, lebih legowo dll. Mengapa lebih mampu menerima ujian yang sangat berat? Sebab trust in Allah atau percaya kepada Allah. DIA yang menguji DIA pula yang akan memberikan solusi. Inilah yang disebut dengan iman. Buah iman dalam bentuk kharakter terpuji disebut dengan TAQWA. Nah sudah paham sekarang ya?

Ketika wajah hatimu beriman kepda Allah dibalik ujian, lalu terus bersih bersih hati dari mahluk yang hendak menyusup maka seiring proses akan tumbuh tunas tunas kharakter yang terpuji (kharakter Muhammad). Dalam bahasa lain ketika hatimu beriman maka akan berbuah taqwa. Iman dan taqwa adalah pasangan yang serasi. Iman adalah pohonnya dan taqwa adalah buahnya. Bagaimana rasanya buah taqwa? Rasanya manis semanis manisnya.

Ketika tunas taqwa terus bertumbuh maka inilah jalan bagi adanya solusi bagi segala permasalahan hidup anda. Dalam bahasa lain jika anda percaya Allah lalu dengannya lebih ikhlas, sabar dan ridho maka anda pasti akan menemukan solusi dari ujian yang anda alami. Inilah pasword bagi datangnya segala rezeki yang tak terduga. Dan anda pasti mengalaminya. Dalam bahasa lain anda akan mengalami dan merasakan surga, tidak bisa tidak.

Jika di dunia ini anda hatimu sudah bertaqwa lalu mengalami dan merasakan janji Allah berupa surga artinya anda sudah tahu peta. Setelah meninggal duniapun anda tidak mungkin akan tersesat dalam kegelapan. Mengapa demikian? Sebab anda sudah tahu jalan. Jalannya seperti apa? Jalannya adalah hatimu beriman kepada Allah lalu ikhlas dan sabar dengan ujianNya. Iman dalam hatimu yang berbuah kharakter taqwa dibingkai dengan satu kata yaitu "PASRAH/ ISLAM". Dengan modal pasrah inilah surga didatangkan oleh Allah. 

”Hai orang-orang yang beriman (iman bahwa dibalik ujian ada Allah), bertakwalah (ikhlas dan ridholah) kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Islam (pasrah/ berserah diri).” (Lihat QS Ali Imron: 102)

Terakhir saya yakin anda bisa menjawab pertanyaan ini. Agama apa yang dibawa oleh rosulullah Muhammad Shollallaahu alaihi wasallam yang akan mengantarkan pemeluknya kepada keselamatan dan surga?. Jawabannya adalah islam.

Saya mau menulis dengan bahasa lain yang artinya sama saja. Agama/ cara pandang yang bagaimana supaya hatimu memiliki kharakter yang terpuji dimana dengan kharakter ini hidupmu pasti akan selamat, damai dan bahagia? Jawabannya adalah pasrah/ berserah diri kepada Allah yang datang bersama realitas takdir. 

Btw apakah anda ingin merasakan betapa manisnya buah taqwa? Maniiiisssss sekali. Meskipun anda petik berkali kali buahnya nggak pernah habis selama lamanya. Inilah yang disebut dengan buah surga. Kalau mau merasakan buah taqwa maka tanam dulu bibitnya. Apa itu bibitnya? Yaitu bibit bibit keimanan kepada Allah. Hadapkan wajah hatimu kepada Allah maka lama kelamaan pohon keimananmu akan bertumbuh.

Rawat pohon keimananmu setiap saat dengan cara menyiramnya, memupuknya, mencabut gulmanya dan mengusir hama. Segala macam yang membuat pohon keimananmu terganggu pertumbuhannya itulah yang disebut dengan mahluk. Cabut gulma mahluk dalam hatimu yang sudah mulai mengakar. Dalam bahasa lain hilangkan keyakinan dalam hatimu bahwa mahluk memiliki kekuatan selain Allah. Hilangkan keyakinan, "ini gara gara dia...".

Setelah itu siramilah pohon keimananmu yang mulai tumbuh ebsar dengan air kesabaran, ketulusan dan keikhlasan. Sabar karena Allah, tulus akrena Allah dan ikhlas karena Allah. Maka percayalah anda akan melihat pohon keimananmu akan berbunga dan muncul buah ketaqwaan dibalik bunga tersebut. Semakin lama buah keimanan yang disebut taqwa akan semakin matang. Dan pada saat itulah engkau akan percaya bahwa buah keimanan itu rasanya maniiiiiiissss sekali. Anda akan paham makna manis yang saya maksudkan ketika sudah mengalami dan merasakan sendiri.

Demkian semoga mencerahkan, share ya?

Syukron

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan

Apakah anda kena sihir santet dan sulit meraih kesembuhan? Coba baca ini. Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan. Simak...