Cara Ikhlas Ketika Kehilangan yang Paling Dicintai

Ketika kita kehilangan pasti merasa sedih. Apalagi kehilangan sesuatu yang paling dicintai. Bagaimana Cara Ikhlas Ketika Kehilangan yang Paling Dicintai? SImak jawabannya.

 

SANTAPAN ROHANI, GIMANA RASANYA KEHILANGAN SESUATU YANG PALING KAMU CINTAI?

...sy ada kasus di mahkamah untuk penceraian. Kerna suami saya di santet sama pel4kor. Sy hanya berserah saja pada Allah sebab saya sudah habis usaha dan kebanyakan bilang, tidak bisa di rawat dan ngak nampak hasil nya. Buat masa ini saya sudah tidak tahu mahu buat apa.. Kerna kebanyakan perawat bilang ngak bisa..sudah parah..ngak bisa bantu. Saya hanya tawakal pd Allah kerna sy tak tahu g mana lagi. Pernah sy cuba untuk berubat dengan perawat Indonesia 🇮🇩 tp di minta ayam hitam 3ekor..sy jadi buntu..tenggiling

Jawab: Sekarang jam 1 dinihari, belum juga selesai saya meruqyah ulang media ruqyah klinik pendekar langit sekalian membungkus pesanan anda. Tapi berhubung sudah lelah mungkin lanjut esok pagi.

Sebelum istirahat dan terlelap dalam mimpi saya ingin menulis singkat santapan rohani. Baca dengan qalbumu ya?:

Apakah sahabat pernah kehilangan sesuatu yang paling dicintai? Bagaimana rasanya milik kita yang paling berharga dirampas orang lain dengan cara yang sangat kej4m? Sebagai contoh setelah meruqyah ulang media ruqyah PL ada WA dari sahabat malaysia. Baca WA curhatan sahabat malaysia diatas yaitu betapa kesedihannya karena suaminya dirampas oleh pel4kor pakai pelet.

Bagi yang ngalami rasanya pedih perih tak terlukiskan rasanya. Apalagi sampai melihat mantan kita bermesraan dengan orang lain. Benar benar sebuah ujian yang tak terperikan. Hari hari isinya hanya tangisan dan derai air mata. Malas makan, tidak bisa tidur yang membuat mata cekung dan berat badan turun drastis.

Sakit karena kehilangan orang yang paling dicintai, apalagi ada orang ketiga adalah sakit paling sakit diantara yang paling sakit. Mengapa demikian? Sebab selama ini kita mempercayainya, bersandar kepadanya, jiwa raga sudah diserahkan kepadanya. Tak disangka harus berakhir di mahkamah perceraian.

Yang ngalami pasti sepakat dengan QS Ali Imran ayat 14 dimana urutan pertama yang paling dicintai adalah pasangan (zuyyina linnaasi hubbusahawaati minan nisaai.....). Otomatis yang paling sakit diantara yang paling sakit ketika kita kehilangan pasangan yang selama belasan tahun bahkan berpuluh tahun menemani dalam suka dan duka. Apakah itu karena meninggal, kena pelet pel4kor atau menduakan cinta rasanya sama. Suaaakiiit sekali.

Jangankan sebulan dua bukan, setahun dua tahun bahkan selamanya rasa sakit itu tidak akan bisa sembuh, khususnya ketika kehilangan pasangan karena pelet pel4kor atau karena pengkhianatan cinta. Sekali lagi selamanya nggak akan bisa sembuh luka dalam hatimu.

Hanya satu saja caranya bisa sembuh... Tidak ada cara yang lain lagi... Bagaimana caranya?

Caranya adalah melihat tidak dengan mata lahiriahmu, tidak dengan akalmu dan tidak juga dengan nafsumu. Kalau kamu terus menggunakan akal maka tidak akan pernah masuk akal seorang suami/ istri menduakan cinta misalnya. Sampai kapanpun tidak masuk akal... Makanya kalau ada santapan rohani jangan pakai akal ya? Tapi pakai hati saat membacanya.

Akan tetapi lihatlah dengan qalbumu. Lihatlah ada apa dibalik musibah besar yang kamu alami. Apakah memang apa adanya atau ada apanya. Terus saja gunakan hatimu ada apa, kenapa, kok bisa? Ada apa dibalik ujian ini? Artinya kamu harus belajar tidak melihat apa adanya, tetapi ada apanya... Ada pesan apa, ada hikmah apa? Saat engkau menginginkan jawaban ada apanya maka kamu harus menggunakan qalbumu, bukan akal dan logikamu.

Ketika kamu menggunakan qalbumu maka suatu saat akan melihat sesuatu dibalik sesuatu. Sekali lagi kamu akan paham bahwa ada sesuatu dibalik sesuatu. Dibalik sesuatu itulah obatnya.

Pertanyaannya adalah, ada apa dibalik sesuatu? Atau ada sesuatu apa dibalik musibah yang anda alami? terus saja muhasabah diri, sampai kamu menemukan jawabannya sendiri. Di qalbumu sendiri. Sebab kalau saya jawab maka jawabannya mudah. Anak kecil juga bisa menjawabnya. Tapi kalau jawabannya bersemayam dalam qalbumu sendiri maka kamu pasti sembuh dari luka yang mustahil sembuh.

Cuman mau saya jawab saja, supaya anda punya peta dalam proses muhasabah..

Ada apa dibalik sesuatu? Jawabannya ada Tuhan atau ada Allah. Artinya kejadian apa adanya ternyata ada apanya. Yaitu ada Allah dibalik kejadian yang kamu alami dan dibalik segala galanya. Ada Allah yang bersembunyi dibalik takdir. Ada bayang bayang Allah dibalik suami/ istri yang menduakan cinta. Ada Allah yang nyata (dzohir) pada takdir dan ada Allah yang bersembunyi (bathin) dibalik takdir. Ada Allah yang ingin dikenal oleh qalbumu.

Ada Allah yang ingin dijadikan satu satunya sandaran. Ada Allah yang ingin ruang dalam hatimu dikosongkan dari mahluk (pasangan) agar DIA saja yang bersemayam. Ada Allah yang ingin engkau melepaskan apa yang pergi dan melupakan apa yang hilang. Ada Allah yang ingin akal, diri dan nafsumu tunduk hanya kepadaNya. Tunduk kepada skenarioNya meskipun nggak masuk akal. Tunduk kepada rencanaNya meskipun sangat menyakitkan. Maka tunduklah...

Mengapa harus tunduk? Mengapa harus ikhlas? Karna Allah akan menggantikanmu untuk menyelesaikan rencanaNya. Untuk menyelesaikan urusanNya mau nggak mau kamu harus m4ti. Yaitu mema4tikan rasa memiliki segalanya. Agar hanya DIA Yang Maha Hidup dan memilikimu seutuhNya. 

Lalu apa rencana Allah kepadamu? Tentu saja rencana dari Yang Maha Pengasih Penyayang. Paling Penyayang diantara penyayang. Sekali lagi syaratnya kamu kudu m4ti. Mematikan keinginan dan rasa memiliki. Biarlah Allah saja yang memilikimu dan memiliki segala galaNya. 

Sekali lagi apa rencana Allah kepada anda yang diberikan musibah besar? Tentu saja surga. Sedangkan manifestasi surga itu terserah Allah, saya tidak tahu. Bisa jadi pasanganmu akan kembali lagi dan rumah tanggamu lebih harmonis dari sbeelumnya. Atau kamu diberikan pasangan baru yang lebih baik segala galanya. Yang jelas rencanaNya pasti akan mebuatmu puas dan bahagia.

Dan ketika itu pasti dijamin anda sudah tidak ada rasa memiliki segalanya. Diqalbumu sudah tidak ada mahluk, apapun itu. Mengapa demkian? Sebab dari awal khan kamu sudah pasrah, ikhlas dan menerima. Dari awal anda sudah melepaskan apa yang hilang dan pergi. Dari awal kamu sudah m4ti. Justru setelah itu anda akan hidup dengan sebenar benarnya bersama Tuhan.

Dihatimu hanya ada cinta kepada Allah saja tidak dengan yang lain. Mengapa demikian? Sebab dengan itu semua datang tanpa diundang lalu membuatmu puas dan bahagia. Anda tidak menginginkan suamimu/ istrimu kembali, eh malah kembali atau diganti yang jauh lebih baik. Anda tidak minta harta yang banyak, eh malah datang emas segunung. Anda tidak minta kesembuhan, eh malah sembuh jiwa dan raganya. Dan saat itulah anda meyakini dengan seyakin yakinnya bukan anda pelakunya tapi Allah. Anda hanya pasrah terhadap takdir, setelah itu tiba tiba semua datang. Siapa hakikatnya Yang datang? Allah. Saat itulah engkau mencintai Allah melebihi segalanya bahkan dirimu sendiri.

Begitulah kira kira. Begitulah adanya. Begitulah kebenaran yang pasti adanya. Artnya tulisan santapan rohani ini tidak sedang menghibur hatimu yang sedang sedih, tapi inilah peta yang nyata senyata nyatanya. Dan engkau pasti akan melewatinya dengan syarat singkapkan hijab yang selama ini menutupi (mengkafiri) pandangan mata hatimu. Yaitu hijab yang menghalangi qalbumu memandang Allah.

Apa hijab itu? Itulah nafsumu.. Itulah akalmu... Ketika tirai akal dan nafsumu disingkapkan maka terlihatlah apa apa yang selama ini tidak terlihat. Siapa dia? DIA lah Yang Maha Cinta. Dan cintaNya tak pernah sirna, abadi selamanya..

Share ya?

Syukron

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan

Apakah anda kena sihir santet dan sulit meraih kesembuhan? Coba baca ini. Kunci Kesembuhan Yakini Hanya Allah Yang Mampu Menyembuhkan. Simak...